
Dua Minggu Kemudian
Hari ini adalah hari dimana pernikahan Jack dan Vivian dilangsungkan. Semalam Megan datang ke rumah Dexter karena mereka akan berangkat bersama dari rumah pria itu. Sejak tadi ia sudah sibuk untuk menyiapkan keperluan anak-anak. mulai dari sarapan, pakaian hingga kado anak-anak.
"Sayang.... aku pakai baju yang mana," ujar Dexter hanya memakai handuk di pinggangnya menghampiri Megan yang sedang membantu Amber dan Archer memakai pakaian mereka. Kedua anak itu ikut menjadi pengiring pengantin.
"Astaga.. apa kamu tidak bisa memilih baju sendiri. Aku sedang sibuk membantu anak-anak ini," pungkas Megan geleng kepala dengan sikap Dexter. Dan jangan lupakan dengan perut sixpack Dexter yang membuat Megan menelan ludah saat melihatnya.
"Tapi aku mau kamu yang memilihkannya untuk ku," ucap Dexter duduk di tepi ranjangnya.
"Permisi nona Megan, saya ingin mengantar sepatu tuan Archer dan nona Amber," ucap Dorothy masuk membawa dua pasang sepatu.
"Terima kasih bibi Dorothy, tolong taruh di bawah saja," ujar Megan. Dorothy mengangguk lalu pamit.
"Oke bajunya sudah selesai, tunggu sebentar mommy mau ngambil baju daddy dulu," ucap Megan. Kalau tidak, pria itu akan terus berdiri disana sampai Megan mengambilnya.
"Oke mom.." pungkas Archer duduk di sofa yang ada di kamar Dexter.
__ADS_1
Megan melangkahkan kakinya menuju walk in closed diikuti oleh Dexter dari belakangnya.
Megan tampak memilih tuxedo hitam di antara jajaran tuxedo di lemari. Megan mengambil kemeja putih dan dasi kupu-kupu hitam. Setelah memberikannya pada Dexter, Megan kembali menemui kedua anak kecilnya.
"Loh.. kalian udah pakai sepatunya," ucap Megan melihat kedua anak itu sudah memakai sepatunya. Kedua anak itu mengangguk.
"Kalau begitu, mommy menata rambut Archer duluan ya.." ujar Mega mengambil sisir dan minyak rambut.
"Apa Aron juga ikut jadi pengiring pengantin mom?" tanya Archer.
"Iya sayang.." ucap Megan mengoles minyak rambut di kepala Archer.
"Aunty Briana datang mom," timpal Amber.
"Yap. Mereka baru tiba di rumah grandma semalam sore," balas Megan. Tadi malam ia mendengar pembicaraan Clarence dengan Dexter melalui telepon sebelum mereka tidur.
"Yeay.. akhirnya Amber akan bertemu lagi dengan Aurora," ujar Amber senang.
__ADS_1
"Waooww.. anak mommy tampan sekali," tukas Megan memuji Archer lalu mencium pipi anak itu.
"Thank you mommy cantik," balas Archer mencium wajah Megan.
Megan kemudian menata rambut Amber dengan menggulungnya hingga membentuk model rambut Basic Bun dan menambahkan flower crown di kepala Amber. Wanita itu kemudian memoles wajah Amber dengan make up tipis.
"Oke.. sudah sayang. Mommy ganti baju dulu. Kalian tunggu disini ya," ujar Megan. Bersamaan dengan itu, Dexter keluar dari ruang ganti dengan penampilan yang sudah rapi.
"Wow.. anak- anak daddy tampan dan cantik sekali, tidak salah kalian anak daddy," ujar Dexter memuji anak dan juga dirinya.
"Dad.. Amber mau berkaca," ucap Amber merentangkan tangannya agar Dexter mengangkat tubuhnya ke atas kursi dan melihat penampilannya di kaca rias.
"Dex... tolong semprotkan parfum untuk anak-anak. Aku lupa tadi," ucap Megan sebelum masuk ke ruang ganti.
Tak lama kemudian Megan keluar dari ruang ganti dengan memakai dress pemberian Dexter.
"Sepertinya mereka sudah ke bawah," gumam Megan melihat kamar Dexter yang sudah kosong.
__ADS_1
Megan beranjak menuju meja rias untuk menata rambut dan wajahnya.