My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 74: Siapa yang Menganggu


__ADS_3

Dexter menjeda pangutan mereka saat merasakan Megan butuh bernafas. Megan tengah mengatur nafasnya dengan posisi mereka yang begitu dekat, bahkan hidung mereka bersentuhan.


"Kau tau sayang aku bahkan ingin memakan mu," ucap Dexter serak dengan tatapan memuja.


"Tidak sekarang.. " ucap Megan menggeleng, Dexter mengangguk dan kembali mencium leher Megan, menghirup aroma vanila yang begitu nyaman untuknya. Tangannya kembali bergerak nakal, mere.mas dada kenyal Megan.


"Ssshh... Dex.. nghh.." Megan men.desah kala pria itu mengecup puncak dadanya berkali-kali. Megan tidak tahan, ia menginginkan sesuatu yang lebih. Megan me.re.mas rambut Dexter, menekan kepala pria itu ke dadanya. Dexter yang paham dengan keinginan Megan langsung meng.hi.sap lembut puncak dada merah merekah itu. Membuat tubuh Megan berdesir hebat.


"Ouhhh.. Dexxhhh..." desah Megan me.re.mas rambut Dexter. Megan menutup kedua matanya menikmati sentuhan lembut Dexter di daerah intimnya.


"Akhh.. Dex.. Ahhh... jangan terlalu kuat," ucap Megan menyugarkan rambut Dexter kala pria itu menyedot kuat puncak dadanya.


"Suaramu sangat indah sayang, hanya mendengarnya saja membuat ku tidak tahan untuk menenggelamkan milik ku di sini," ujar Dexter dengan suara beratnya mengusap milik Megan.


Kegiatan panas mereka terhenti saat ponsel Dexter berdering. Dexter mengabaikannya. Namun ponselnya berdering untuk ketiga kalinya.


"Dex.. angkat dulu.." ucap Megan mendorong pelan tubuh Dexter dari atas dadanya.

__ADS_1


"Akh... sial.. siapa yang berani menganggu ku," tukas Dexter menggeram marah meraih ponselnya dari atas nakas.


"Itu artinya kita harus segera mengakhirinya Dex," ujar Megan bangun dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang tidak memakai apapun kecuali CD nya.


"Tapi aku belum puas sayang.." ucap Dexter lalu melihat layar ponselnya.


"Anastasia.." Dexter mengernyitkan kedua alisnya.


"Angkat saja," ucap Megan mengecup pipi Dexter saat melihat pria itu ingin mematikan ponselnya. Megan sudah tau jika Anastasia adalah mantan istri Dexter. Hanya saja ia belum tau cukup dalam seperti apa dulu hubungan Dexter dan mantan istrinya itu. Mungkin setelah ini Megan akan menanyakannya pada Dexter.


"Dex... tadi siang aku datang ke rumah mu, ingin bertemu anak-anak. Kata pelayan kalian sedang menghadiri pernikahan Jack. Besok aku berencana mengajak mu dan anak-anak untuk bermain ke taman hiburan, apa kamu sibuk?" tanya Anastasia. Dexter menyatukan alisnya, mengira jika mantan istrinya itu sedang tidak sehat. Sejak kapan ia berani mengajak Dexter untuk menemani si kembar bermain bersama.


"Aku sibuk, kamu ajak anak-anak saja," balas Dexter datar. Satu tangannya bergerak menurunkan selimut yang menutupi dada Megan dan kembali memainkannya.


"Dex.." bisik Megan melotot pada Dexter dan menutup kembali dadanya dengan selimut.


Dexter sangat nakal.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu. Besok siang aku akan menjemput anak-anak. Tolong sampaikan ucapan selamatku pada Jack dan___,"Dexter langsung mematikan ponselnya sebelum Anastasia menyelesaikan pembicaraannya.


"Dex.. kenapa kamu langsung mematikannya, dia belum selesai berbicara," ujar Megan menatap wajah Dexter yang kesal.


"Aku malas mendengar basa-basinya. Lagipula kenapa tidak dia saja yang menyampaikannya pada Jack. Dasar wanita aneh.." ujar Dexter bangun dan menyimpan kembali ponselnya.


Megan mengambil kembali gaun tidurnya dan memakainya, namun Dexter menahannya.


"Biarkan seperti ini saja sayang," ujar Dexter membuang asal gaun tidur Megan dan menarik tubuh wanita itu ke dalam pelukannya merasakan kulit mereka yang saling menempel.


"Dex.." ucap Megan terbelalak kala tidak sengaja bergerak dan merasakan benda keras menonjol dari balik boxer Dexter tepat di depan miliknya. Refleks Megan memundurkan bokongnya.


"Biarkan saja, dia selalu seperti itu saat bersamamu," ucap Dexter menggoda Megan dengan menggesekkan miliknya. Megan terlihat merona, menyembunyikan wajahnya di dada bidang pria itu.


"Aku mencintaimu Dex.." ucap Megan.


"Aku juga sangat sangat mencintaimu sayang," balas Dexter mengecup kepala Megan.

__ADS_1


__ADS_2