
"Lihat mom... buah stroberinya banyak sekali.." tunjuk Amber. Tak sabar ingin memetiknya, ia lalu pergi ke dapur untuk mengambil keranjang.
Arthur yang melihat kedua kakaknya memetik buah stroberi menghampiri mereka dengan senang.
"Apa kamu ingin dibuatkan kopi?" tanya Megan pada Dexter.
"Ya sayang... tolong buatkan untukku," jawab Dexter.
"Tunggu sebentar. Kamu perhatikan anak-anak kita dulu," ucap Megan lalu masuk ke dalam rumah.
"Dad.. lihat Arthur... " pungkas Archer tertawa melihat adiknya yang duduk diatas tanah sedang memakan buah stroberi dari pokoknya. Dexter lalu tertawa melihat tingkah putranya itu dan tak lupa mengabadikannya dalam bentuk foto.
"Hubby ini kopinya," ucap Megan menghampiri Dexter yang duduk di atas rumput yang dilapisi kain.
"Thanks sayang..." ucap Dexter mengambil kopinya dari atas nampan. Megan juga membawa beberapa makanan dan minuman.
Megan duduk dengan posisi punggungnya bersandar di dada suaminya. Keduanya tampak mengamati keceriaan ketiga anak mereka.
__ADS_1
"Aku sangat bahagia bisa memilikimu. Aku mencintaimu sayang... " ucap Dexter memeluk pinggang Megan dari belakang lalu mengecup bahu Megan.
Megan mendongak menatap wajah Dexter, " aku juga sangat mencintaimu dan anak-anak kita," ucap Megan tersenyum.
Arthur berlari menghampiri kedua orang tuanya memegang buah stoberi.
"Mom.. aaakk.." ucap Arthur mengulurkan buah stroberi ke mulut Megan. Wanita itu lalu memakan buah pemberian putranya.
"Terima kasih anak baik mommy.." ucap Megan mencium pipi gembul putranya.
"Althul cayang mommy.." ucap Arthur belum fasih berbicara lalu mencium pipi Megan. Tak lupa ia juga memberikan buah pada Dexter.
"Altul akan lagi ambil," ucap Arthur dengan kata yang terbalik berlari mengambil buah stroberi. Celananya sudah kotor karena ia duduk di tanah.
"Putra kita sangat menggemaskan hubby.." ucap Megan.
"Kamu benar sayang. Apa kamu sudah siap jika kita punya anak lagi. Arthur tidak menyusu lagi. Aku ingin baby perempuan lagi," ucap Dexter pada istrinya.
__ADS_1
"Cepat sekali hubby.. bagaimana jika Arthur sudah berusia tiga tahun dulu baru kita buat adik untuknya," ucap Megan menatap Dexter.
"Terserah padamu sayang. Aku juga tidak ingin memaksa mu. Aku akan selalu menunggu kesiapan kamu," balas Dexter mencium bibir Megan. Sebenarnya ia ingin mel.umat bibir itu. Hanya saja putranya sudah kembali. Bisa-bisa anak itu memarahinya karena mengira dia sedang memakan mommy nya.
Inilah salah satu dari sekian banyak yang Megan suka dari suaminya. Sejak mereka menikah, Dexter tidak pernah memaksanya. Selalu saja mengutamakan dirinya.
Arthur kembali dengan si kembar menghampiri kedua orang tua mereka. Amber tampak menggenggam tangan kanan adiknya. Tangannya yang menenteng keranjang kecil berisi stroberi hasil petikannya.
"Mom.. lihat ini. Aku mendapatkan buah stroberi yang paling besar dari semua yang sudah ku petik. Besar bukan mom," pungkas Archer menunjukkan buah stroberi ditangannya.
"Tapi tak sebesar cinta kami pada mommy. Stroberi ini Archer persembahkan untuk mommy tercinta," ucap Archer mengulurkan stroberi pada mulut Megan.
"Putra mommy romantis sekali. Terima kasih nak. Mommy mencinta kalian," pungkas Megan bahagia. Ia lalu menggigit stoberi di tangan Archer. Mereka kemudian memakan buah stroberi bersama sembari bercerita sesekali tertawa. Sebuah keluarga yang selalu Dexter dan anak-anaknya inginkan selama ini.
End
...****************...
__ADS_1
**note:
Terimakasih untuk semua readers yang tetap setia mengikuti cerita ini dari awal hingga akhir. Terima kasih untuk semua komentar, like dan vote nya. Terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca novel author. Semoga kedepannya author semakin semangat untuk menulis cerita-cerita berikutnya**.