My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 41: Pengaruh Alkohol


__ADS_3

"Aku hanya ingin membukanya saja," ujar Megan melepaskan tangannya dari genggaman pria itu. Astaga, Megan sudah tidak waras lagi. Ini semua karena pengaruh alkohol yang diminumnya. Ia bahkan tidak tau dengan siapa dia bertingkah seperti itu sekarang. Kalau saja ia sadar dipastikan Megan tidak akan pernah bertingkah seperti itu di depan Dexter.


"Aku hanya ingin melihat dada mu, apakah sama seperti dada pria di film-film itu. Aku sangat suka tiap kali melihat mereka dalam keadaan shirtless" ujar Megan mulai merengek.


"Ya Tuhan.. baru kali ini aku melihat wanita mabuk bertingkah seperti ini," gumam Dexter membiarkan Megan membuka kancing bajunya. Ingin menunjukkan pada Megan jika ia lebih bagus dari pria-pria yang dilihatnya di TV. Ia cemburu karena wanita itu lagi-lagi memuja pria lain di depannya.


"Milikmu.." bisik Dexter.


"Oh My God .. ini sempurna" ucap Megan menatap dada bidang dan perut six pack Dexter dengan mata berbinar. Tangannya mengusap lembut dada pria itu. Tidak taukah dia, jika perbuatannya itu membangkitkan gairah Dexter.


"Oh tidak.. hentikan itu Megan.." ujar Dexter menepis tangan Megan dari dadanya.


"Dasar pelit..." ucap Megan memukul dada Dexter. Megan bersandar kembali di dada pria itu.

__ADS_1


"Apa kamu tau.." ucapnya mendongak keatas, melihat Dexter yang menggeleng.


"Ah.. aku lupa, tentu saja kamu tidak tau. Aku kan belum bilang," lanjut Megan.


Tidak tahan, jari wanita itu membuat pola-pola acak di dada Dexter, " Aku punya bos yang menyebalkan, namanya Dexter," ucap Megan dengan jari yang masih bertengger di dada pria itu. Dexter tampaknya mati-matian menahan gairah dalam dirinya. Wanita ini sangat mudah membangkitkan gairah dalam dirinya. Bahkan hanya dengan sentuhan kecil saja.


"Dia selalu saja mencium ku dengan tiba-tiba, bahkan dengan beraninya meraba-raba dada ku," ucap Megan mengecup dada Dexter.


"Apa wanita ini tidak tau jika dia sedang memancing singa yang sedang kelaparan," batin Dexter menahan nafasnya. Bahkan miliknya sudah mengeras dibawah sana.


"Tapi setiap kali dia melakukannya jantungku seperti ingin keluar saja," ucap Megan mendongak, menatap wajah tampan Dexter lalu beralih ke bibir tebal Dexter. Seperkian detik kemudian wanita itu mencium bibir Dexter. Saat Megan ingin melepaskannya, Dexter menahan tubuh wanita itu, secepat kilat ia meraup kembali bibir Megan dan perlahan me.lu.ma.t nya dengan lembut. Ciuman pria itu terlalu menggoda hingga membuat si wanita terbuai dan membalasnya.


Satu tangannya mengusap punggung polos Megan, hingga beralih ke bukit kembar milik Megan. Dexter mer.em.as salah satu gundukan milik Megan.

__ADS_1


"Ssshh..." Megan mend*sah saat pria itu tak henti-hentinya memainkan dadanya. Perlahan bibir Dexter turun, menjelajahi leher Megan. Kedua tangannya menurunkan gaun wanita itu hingga sebatas pinggang.


"Milik ku.." ucapnya serak meraih dua gundukan itu dan memainkannya. Tak puas, Dexter menunduk, meraup salah satu puncak gundukan itu dan mengi*apnya seperti bayi kehausan. Megan yang dikuasai rasa nikmat semakin menekan kepala pria itu, seakan tak ingin pria itu berhenti. Megan bergerak tak karuan diatas pangkuan Dexter, menekan milik pria itu dengan bokong sintalnya.


Puas dengan gundukan yang menjadi favoritnya itu, Dexter kembali meraup bibir Megan. Ciuman itu berlangsung cukup lama, hingga membuat Megan sesak, hingga Dexter melepaskan pagutan bibir mereka.


Megan menjatuhkan kepalanya di dada bidang Dexter dengan nafas yang ngos-ngosan. Tak lama kemudian Dexter merasakan deru nafas Megan sudah kembali normal.


"Aku masih ingin mencium mu," ucap Dexter. Mere*as lembut gundukan Megan. Hening. Tidak ada balasan dari Megan. Dexter melirik ke bawah dan melihat Megan yang tertidur.


"Dasar licik... harusnya kamu bertanggungjawab karena sudah membangunkan milikku, tapi kamu malah tertidur," ucap Dexter terkekeh mengusap lembut wajah Megan.


"Kamu membuat hari-hariku lebih hidup," gumamnya.

__ADS_1


Dexter melepaskan kemejanya dan memakaikannya di tubuh Megan agar wanita itu lebih leluasa saat tidur. Setelah baju Megan terganti, pria itu mengangkat tubuh Megan dan merebahkannya di atas ranjang. Dexter juga membaringkan tubuhnya disamping Megan dan memeluk tubuh Megan kemudian mejamkan matanya.


__ADS_2