
Amber dan Archer masuk ke dalam kamar Dexter.
"Daddy..." panggil Archer dan Amber kuat membuat Dexter yang merasa terganggu dengan suara keras si kembar membuka matanya.
Amber dan Archer naik ke atas tempat tidur.
"Dad.. ayo bangun.. kita sarapan," ujar Amber menarik selimut Dexter.
"Auummmm..." Dexter mengaum seperti harimau yang ingin menerkam mangsanya membuat Amber dan Archer terkejut. Dexter menangkap kaki kedua anak itu dan menggelitiknya.
"Hahahahha... dad lepaskan..hahaha.." ucap Amber tertawa.
"Dad... hahahahaa..." Archer tertawa mendorong tangan Dexter. Setelah lepas Archer mengambil bantal dan memukul badan Dexter.
"Aummmm.. daddy tangkap kamu," ucap Dexter menangkap tubuh Archer.
"Lepaskan kak Archer harimau jelek.." ucap Amber memukul Dexter.
"Siapa yang mengatakan aku jelek..aummmm... aku akan memakannya," ucap Dexter menarik tubuh Amber ke pangkuannya, menggigit gemas wajah Amber dan menggelitiki perutnya hingga anak itu tertawa kuat.
"Dad.. ampun..hahahaaa.. dad... perut Amber sakit karena tertawa hahaha..." ujar Amber, ketiganya terdiam ketika mendengar suara kentut Amber yang kuat dan tidak hanya sekali.
"Oppss.. kelepasan dad.." ucap Amber menutup mulutnya. Mereka terdiam sejenak dan kembali tertawa dengan kuat.
"Jam brapa ini? kalian sudah mandi ya," tukas Dexter melihat jam weker. Pukul 8 kurang 15 menit.
"Sudah dad, mom yang memandikan kami," tukas Dexter.
"Lalu dimana mommy kalian?" tanya Dexter.
__ADS_1
"Mommy sedang menyiapkan sarapan bersama Dorothy," jawab Archer membaringkan tubuhnya.
"Ceklek.." pintu kamar Dexter terbuka menampilkan sosok Megan di sana.
"Ternyata kalian disini, mommy mencari kalian ke kamar tapi tidak a__," ucap Megan terpotong.
"Astaga.. apa yang terjadi. Kenapa tempat tidur berantakan seperti ini," ucap Megan menyadari tempat tidur Dexter seperti kapal pecah. Bantal berserak di lantai.
"Hehehe.. kami habis bermain-main dengan daddy mom. Daddy yang jadi harimaunya," ucap Amber terkekeh.
"Oh ya.. pasti menyenangkan," ucap Megan memungut bantal dari lantai. Ketiganya mengangguk serempak membuat Megan gemas ingin mencubit mereka.
"Tapi Amber kentut berkali-kali mom. Kentutnya panjang sekali," pungkas Archer serius membuat Megan tak bisa menahan tawanya, hingga ia akhirnya tertawa.
"Amber tak sengaja mom, kentutnya keluar sendiri," ujar Amber malu.
"Kenapa anak-anak mommy ini sangat lucu sih. Gemas dehh..." pungkas Megan mencubit wajah Archer dan Amber.
"Okay mom.." Amber bangkit dan turun dari atas tempat tidur.
"Mommy akan menyusul," ucap Megan, kedua anak itu lalu mengangguk.
"Morning kiss ku mana sayang..." tukas Dexter turun dari tempat tidur, mendekati Megan dan mengerucutkan bibirnya.
"Cup, sudah.. sana kamu mandi. Aku udah lapar banget," ujar Megan merapikan tempat tidur Dexter.
"Sayang tolong ambilkan handukku ku," pungkas Dexter lalu menutup pintu kamar mandi.
"Tok..tok..tok.. Dex.." panggil Megan menenteng handuk ditangannya.
__ADS_1
"Ceklek," pintu terbuka. Dexter menyembulkan kepalanya sedikit.
"Ini handuknya," ucap Megan memberikan handuk pada Dexter.
"Akh.." pekik Megan saat Dexter menarik cepat tangan Megan hingga ia masuk kedalam kamar mandi.
"Dex.. apa yang kamu lakukan dan__"
"Kamu berbohong," ujar Megan terbelalak saat melihat handuk yang melilit di pinggang Dexter.
Dexter terkekeh dan mengunci pintu kamar mandi.
"Dex, buka pintunya.." ucap Megan menatap horor Dexter.
"Tidak mau, bantu aku mandi," ucap Dexter merengkuh pinggang Megan.
"Dasar gila, mesum.. kamu bukan orang sakit yang perlu bantuan orang lain untuk memandikannya," ujar Megan mencubit perut Dexter.
"Ayolah sayang, hanya membantu saja, tidak lebih. Tapi kalau kamu mau kita aku bisa melakukannya," bisik Dexter menggigit daun telinga Megan membuat wanita itu meringis.
"Akh.. kenapa sifat mesum mu makin menjadi-jadi sih.." tukas Megan memukul dada Dexter.
"Sejak bersama mu," ucap Dexter mengecup leher Megan.
"Oh ya..." ujar Megan sensual, memicingkan matanya, menggoda Dexter dengan mengelus dada bidang pria itu. Dexter memejamkan matanya menikmati sentuhan tangan Megan di dadanya. Megan mencium lembut leher Dexter.
"Sayang dia bangun," ucap Dexter menarik tangan Megan ke intinya, membuat Megan merona. Saat ada kesempatan, Megan mengambil kunci ditangan Dexter dan membuka pintu dengan cepat.
"Mandi saja sendiri," ucap Megan berlari keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
"Sayang... kamu mengerjai ku, tunggu hukuman mu saat malam pertama kita. Aku tidak akan membiarkan mu tidur," ucap Dexter keras mengusap miliknya yang sudah bangkit.
"Tahan... tahan... nanti ada waktunya," gumam Dexter pada miliknya.