My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 83: Ancaman Dexter


__ADS_3

Saat tengah malam, Archer terbangun karena merasa tenggorokannya kering. Malam ini ia dan saudarinya tidur bersama dengan Anastasia.


Archer melihat teko kaca di atas nakas kosong. "Mum... " panggil Archer menggoyangkan lengan Anastasia.


Dua kali Archer memanggilnya, wanita itu akhirnya. membuka matanya dengan berat hati.


"Ada apa?" tanya Anastasia serak memejamkan matanya kembali. Ia terlalu mengantuk.


"Archer haus," ucap Archer.


"Kamu kan bisa ambil sendiri di atas nakas," ujar Anastasia.


"Airnya habis mom," ucap Archer. .


"Kenapa tidak ambil sendiri ke dapur. Kamu ka sudah besar Archer," ujar Anastasia membelakangi tubuh Archer. Anak itu akhirnya memilih untuk ke dapur sendirian. Ia keluar dari kamar dan melihat pencahayaan di rumah besar itu cukup remang. Archer merasa takut. Akhirnya ia memilih untuk pergi ke kamar Dexter.


"Tok.. tok.. dad... mom... dad..." ujar Archer mengetuk pintu. Ia mencoba mengayunkan gagang pintu ke atas dan ke bawah. Tidak bisa. Sepertinya dikunci dari dalam. Archer kembali mengetuk pintu dan memanggil Megan dan Dexter.

__ADS_1


Megan yang tidur nyenyak di pelukan Dexter mwnggeliat, samar-samar mendengar seseorang memanggilnya. Dan menyadari jika suara itu milik Archer. Megan melepaskan pelukannya dari Dexter dan menghidupkan lampu kamar, memakai kimononya lalu turun dari atas ranjang. Melangkahkan kakinya menuju pintu kamar.


"Ceklek.." pintu terbuka.


"Mom.." ujar Archer.


"Sayang.. ada apa. Kenapa kamu bangun jam segini," ujar Megan membawa Archer masuk ke dalam kamar. Ternyata Dexter juga terbangun. Mungkin karena pencahayaan kamar yang terlalu terang membuat pria itu terbangun dan bersandar di kepala ranjang.


"Archer haus mom," ucap anak itu.


"Loh, bukannya ada air di kamar kalian?" tanya Megan menuang air ke gelas dan memberikannya pada Archer. Anak itu langsung meneguknya hingga tandas. Memberikan gelas kosongnya pada Megan.


"Kenapa tidak bilang mummy untuk mengambilnya?" tanya Dexter.


"Archer sudah bangunin mummy. Tapi mummy menyuruh Archer untuk mengambilnya sendiri ke dapur. Archer mau ke dapur tapi takut karena rumah gelap," ucap Archer.


"Archer tidur disini ya mom," ucap Archer naik ke atas tempat tidur. Megan mematikan lampu dan naik ke atas ranjang. Anak itu kemudian memeluk tubuh Megan.

__ADS_1


"Good night anak tampan mommy," ujar Megan mengecup kepala Archer kemudian mengusap punggung anak itu naik turun. Mereka lalu kembali tidur.


*********


Pagi harinya Megan dan Dexter bersiap-siap untuk mengantar anak-anak ke sekolah. Liburan musim panas telah usai beberapa hari yang lalu.


"Ayo kids masuk ke mobil," ujar Megan.


"Siap mom," ucap Archer mengambil tas sekolahnya.


"Mummy tidak bekerja?," tanya Amber pada Anastasia.


"Bekerja sayang. Ini mummy juga mau pulang," ujar Anastasia.


Megan kemudian membantu kedua anak itu ke dalam mobil.


"Aku memperingati mu, jangan pernah sekalipun mengancam Megan dibelakang ku. Aku berbuat baik kepadamu hanya karena anak-anak. Jangan sampai batas kesabaran ku habis. Aku akan menghancurkan mu dan keluargamu dengan sekejap," ucap Dexter penuh penekanan membuat Anastasia terbelalak. Dexter beberapa kali melihat Anastasia mengirimkan pesan pada Megan. Untung saja kekasihnya tidak terlalu menggubrisnya. Tapi kalau dibiarkan semakin lama, bisa saja Anastasia mencelakai Megan.

__ADS_1


"Satu lagi, mulai besok kamu bisa bertemu kapan pun dengan anak-anak tapi tidak untuk menginap di rumahku," ucap Dexter pergi meninggalkan Anastasia yang terpaku di tempatnya.


__ADS_2