
"Jangan pura-pura peduli dengan anakku, aku tau tipe perempuan sepertimu. Kalian hanya berpura-pura baik kepada anak-anak ku untuk mendapatkan hati Dexter dan mengambil hartanya bukan?" pungkas Anastasia menatap jijik ke arah Megan. Seolah perkataan yang dilontarkannya benar
Megan hanya menggelengkan kepalanya sebelum akhirnya ia meninggalkan wanita itu karena tidak ingin meladeninya. Percuma Megan membalas kata-katanya. Hanya menghabiskan waktunya saja.
"Apa yang ku katakan benar bukan? seberapa banyak uang yang kamu butuhkan hah?" ujar Anastasia yang kesal karena Megan mengabaikannya. Megan berhenti ditempatnya tanpa menoleh kebelakang.
"Aku akan memberikannya padamu, asalkan kamu meninggalkan anak-anak ku dan Dexter. Termasuk biaya servis mu di ranjang selama ini bersama Dexter," pungkas Anastasia membuat kemarahan Megan mencapai puncaknya. Wanita itu telah menghinanya seolah mengatainya sebagai pelacur.
"Plak...." satu tamparan keras mendarat di pipi Anastasia. Wanita itu memegang pipinya yang terasa panas karena tamparan dari Megan.
"Berani-beraninya kamu," tukas Anastasia marah ingin menampar Megan namun segera di tahan oleh Megan.
"Sialan kamu," pekiknya tidak mau kalah mendorong kuat tangan Megan hingga terjatuh. Anastasi kemudian menjambak rambut panjang Megan yang digerai.
__ADS_1
"Akh.. lepaskan aku..." ujar Megan mencoba mendorong tubuh Anastasia. Wanita itu seperti kesetanan menjambak rambut Megan. Tidak peduli jika sekarang ia sedang berada di rumah Dexter.
"Mommy..." teriak Amber dan Archer membuat Anastasi terpaku di tempatnya. Refleks Anastasia melepaskan tangannya dari rambut Megan yang sudah berantakan. Bersamaan dengan itu pengawal yang Dexter siapkan du rumahnya menghampiri mereka.
"Are you okay mom.." ucap Amber berkaca-kaca menatap Megan.
"Mommy baik-baik saja sayang," tukas Megan berusaha menahan rasa sakit di kepalanya karena jambakan dari Anastasia.
"Mum, kenapa mummy menjambak mommy. Mummy jahat," ucap Archer menatap Anastasia marah.
"Tidak... apa yang dikatakannya bohong nak, percaya sama mommy," ucap Megan menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Tutup mulutmu, jangan mencoba-coba untuk mempengaruhi anak-anak ku. Aku tidak ingin mereka punya ibu sambung yang licik sepertimu," bentak Anastasia seolah ia adalah korban. Para bodyguard suruhan Dexter lalu menarik tangan Anastasia dan mengusirnya.
__ADS_1
"Apa-apaan ini, lepaskan. Kalian seharusnya mengusir wanita licik itu," ucap Anastasia mencoba melawan.
"Aku akan melaporkan kalian pada Dexter," ucap Anastasia membuat kedua bodyguard itu tertawa pelan.
"Bahkan tuan Dexter lah yang menugaskan kami untuk menjaga nona Megan dari siapapun," ucap salah seorang bodyguard.
Archer menatap iba pada Anastasia yang di tarik paksa oleh bodyguard.
"Lepaskan mummy, jangan menyakitinya," ucap Archer membuat kedua pria itu melepaskan Anastasi. Wanita itu lalu tersenyum senang dalam hatinya karena berpikir Archer percaya padanya.
"Terima kasih sayang, kamu memang anak mummy," ucap Anastasia.
"Sebaiknya anda pulang atau kami akan bertindak kasar pada anda," ucap bodyguard, wanita itu lalu pergi.
__ADS_1
Dorothy membantu Megan masuk ke dalam rumah.
"Mom.. apa ada yang sakit?" tanya Archer menangkup kedua wajah Megan. Megan menggeleng dan mengecup kening Archer.