My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 73: Cium Aku Dulu


__ADS_3

Setelah Megan selesai mandi ia lalu mengeringkan rambutnya.


"Sayang.. kamu sudah selesai mandi ya," ujar Dexter mengecup bahu Megan. Ia baru saja mengakhiri pembicaraannya dengan salah satu rekan bisnisnya yang meneleponnya tadi.


"Sudah, kamu sebaiknya mandi juga," ucap Megan. Dexter mengangguk.


Sembari menunggu Dexter selesai mandi, Megan melihat foto-foto mereka yang diambil tadi pagi hingga sore saat pernikahan Vivian. Sesekali Megan tertawa melihat pose berfoto anak-anak yang lucu.


"Apa yang kamu tertawakan," tukas Dexter keluar dari ruang ganti hanya memakai celana tidur panjang, sembari mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk kecil.


"Aku tertawa karena melihat pose anak-anak yang lucu," ujar Megan turun dari ranjang.


"Kemari, aku akan membantumu mengeringkannya," ujar Megan menghidupkan kembali hair dryer. Dexter duduk di kursi menatap wajahnya di pantulan cermin. Megan dengan telaten mengeringkan rambut Dexter. Pria itu tersenyum mengamati wajah kekasihnya yang terlihat serius dan sangat menggoda.


"Okay... sudah selesai," ujar Megan menekan tombol off di hair dryer. Megan mengambil handuk di leher Dexter lalu menyimpannya.

__ADS_1


Megan kembali setelah menyimpan handuk yang di pakai Dexter. Wanita itu meneguk segelas air karena merasa haus. Megan melirik Dexter yang menatapnya dengan senyuman menyeringai. Ia yakin pria itu pasti memikirkan hal-hal aneh di kepalanya tentang dirinya. Tatapan pria itu turun ke bawah, tepat di dada Megan.


"Dasar mesum kamu," ucap Megan memukul lengan Dexter yang sedang bersandar di kepala rajang.


Dexter terkekeh, "mesumnya cuma saja kamu aja," ucapnya menarik tubuh Megan dan terjatuh di atas tubuhnya. Dexter mengecup bibir Megan berkali-kali. Megan diam saja tanpa membalasnya.


"Dex, lepas.. aku mau tidur," pungkas Megan saat pria itu memeluk erat pinggangnya.


"Kalau begitu cium aku dulu," ucap Dexter manja memajukan bibirnya.


"Huh... keras kepalanya muncul kembali," gumam Megan lalu mengecup bibir Dexter.


"Lagi..." ucap Dexter. Megan kembali mengecupnya hingga lima kali.


"Sudah puas tuan? kalau begitu lepaskan aku sekarang. Aku mau tidur," ucap Megan. Dexter tersenyum dan melepaskan tubuh Megan.

__ADS_1


"Aku belum puas," ucap Dexter menindih tubuh Megan t.Dexter langsung mencium bibir merah wanita itu dengan lembut. Dexter bisa gila. Ini terlalu manis. Bibir Megan selalu menjadi candu untuknya.


Dexter melu.mat bibir atas dan bawah Megan bergantian.


Niat hati ingin tidur, tapi karena ulah Dexter yang menciumnya mata Megan seolah kembali segar. Ciuman pria itu selalu membuatnya melayang. Megan tak menolak hingga akhirnya membalas ciuman pria itu. Dexter menggigit kecil bibir bawah Megan agar terbuka, dan langsung diterobos oleh lidah nakal Dexter dan mengajaknya bergulat.


ciuman keduanya semakin intens, membuat suasana disekitar mereka menjadi panas.


Tangan kekar Dexter mulai nakal, bergerak kemana-mana, menyentuh paha Megan, hingga pinggang dan perut Megan membuat gaun tidurnya terangkat dengan posisi bibir keduanya yang masih berpangutan.


Bibir Dexter turun kebawah leher Megan, memberi kecupan basah disana. Nafas Megan terdengar memburu.


"Ngghhh.." lenguh Megan kala. tangan besar pria itu memainkan puncak dadanya dengan mudah karena Megan tidak memakai bra. Kedua tangan Megan refleks melingkar di leher pria itu.


Dexter kembali melu.mat bibir Megan dengan ganas. Tangannya tak berhenti memberikan gerakan-gerakan nakal di tubuh Megan.

__ADS_1


__ADS_2