My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 71: Will You Marry Me


__ADS_3

Setelah acara pemberkatan selesai, semua undangan lalu mengikuti acara resepsi pernikahan Jack dan Vivian yang diadakan di pantai yang ada di Santa Monica. Pantai itu di dekorasi seindah mungkin membuat semua yang melihatnya menatap takjub.


Sebentar lagi pengantin akan melakukan sesi melempar bucket bunga. Konon katanya, siapa yang mendapat bucket bunga pengantin tak lama lagi akan menyusul untuk menikah.


MC mulai memandu acara, beberapa pria dan wanita yang tampak berkumpul menunggu pengantin melemparkan bucket bunganya.


Jack dan Vivian membelakangi tamu, bersiap untuk melemparkan bucket bunganya.


Setelah hitungan ketiga pengantin lalu melempar bucket bunganya. Para tamu yang masih jomblo maupun yang sudah memilki kekasih berebut untuk menangkap bucket itu. Tak terkecuali Erick dan Dexter.


Aron, si kembar dan Aurora sepupu Amber dan Archer yang penasaran dengan kerumunan di depan mereka berlari mendekati kerumunan itu.


"Hei.. kalian mau kemana," ucap Beatrix.

__ADS_1


"Aunty, bukankah ada permainan disana?" tanya Aron.


"Astaga kalian lucu sekali," ucap Beatrix tertawa.


"Tapi itu bukan permainan untuk anak-anak, kita lihat saja apa yang terjadi dari sini," ujar Beatrix.


"Lalu kenapa aunty tidak ikut. Katanya bukan permainan untuk anak-anak," tanya Archer.


Dexter yang berada dibelakang sudah berlari ke depan saat hitungan pertama. Dan tepat di hitungan ketiga pengantin melempar bucket dan Dexter mendapatkannya. Pria itu lalu berlari ke tempat duduk Megan, semua mata tertuju pada mereka.


Dexter menekuk satu kakinya, berlutut dihadapan Megan.


"Will you marry me?" ujar Dexter mengeluarkan kotak cincin dari sakunya. Megan terdiam sejenak, mengedipkan matanya berkali-kali seakan tidak percaya dengan apa yang terjadi. Para undangan ber teriak membuat Megan tersadar, menatap Dexter dalam-dalam dan kemudian menganggukkan kepalanya. Senyum mengembang dibibir Dexter, pria itu kemudian menyematkan cincin berlian ditangannya ke jari manis Megan.

__ADS_1


"Terima kasih sayang..." ucap Dexter mengecup bibir Megan. Kedua tangan pria itu melingkar di pinggang Megan dan mengangkat tubuh kekasihnya membawanya berputar sembari tertawa senang. Semua orang yang ada di sana bertepuk tangan. Kecuali satu orang. Pria yang duduk bersama istrinya tak jauh dari tempat duduk Megan. Pria itu adalah Julian.


Amber dan Archer berlari menghampiri Megan dan Dexter. Mereka sangat senang karena Megan dan Daddynya akan menikah.


"Mommy.. daddy.." ucap mereka. Dexter kemudian menurunkan Megan dan keempatnya lalu berpelukan.


"Grabbbb..." Erick tiba-tiba mengambil bucket bunga yang ada ditangan Megan.


"Hei.. aku juga ingin menikah. Jack sudah menikah dan kamu mungkin sebentar lagi akan menikah. Aku tidak mau ketinggalan. Enak saja kalian berdua. Aku tidak mau kalah dari kedua sepupu laki-laki ku," ujar Erick membuat mereka tertawa. Erick terlihat mencari keberadaan orangtuanya.


"Mom.. dad... aku akan melamar menantu kalian sekarang," ucap Erick kuat. Pria itu lalu berjalan mendekati Beatrix. Wanita itu tampak menelan ludah, ia menjadi bahan perhatian semua orang.


Erick berlutut, " Beatrix, aku tau kalau kamu masih marah dengan kejadian kemarin. Aku benar-benar tidak punya hubungan lagi dengan mereka. Dan aku tidak pernah berbohong padamu soal perasaanku. Aku benar-benar mencintaimu. Hanya kamu, tidak ada yang lain. Aku janji akan menjadikanmu satu-satunya wanitaku, istriku dan ibu dari anak-ana kita nanti," ucap Erick.

__ADS_1


__ADS_2