My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 107: Istri Pengertian


__ADS_3

"Masukkan sayang.." bisik Dexter serak. Megan lalu mengurut milik Dexter sebelum menuntunnya masuk ke dalam sarangnya.


"Jlebb.. uuuhhh.. " lenguh Megan saat merasakan milik Dexter mengisi miliknya, rasanya begitu penuh.


"Sayang.. milik mu selalu sempit," bisik Dexter memeluk tubuh Megan, me.re.mas bokong Megan dan menuntun Megan untuk menggerakkan.


Megan mulai menggerakkan pinggulnya dengan gerakan pelan membuat keduanya mengerang.


"Ssshhh...kau nikmathhh sekalihh," rancau Dexter dengan suara beratnya menyesap dada Megan. Makin lama gerakan keduanya semakin liar. Megan ingin meledak sebentar lagi.


"Dexxhhh... akuhhh.. mauhh.. sampai," rancau Megan .


"Keluarkan sayang.. keluarkan untuk ku," ucap Dexter dengan suara parau nya. Hingga akhirnya Megan mengalami pelepasan. Menenggelamkan wajahnya di dada bidang Dexter. Deru nafas keduanya saling memburu dan tersenggal-senggal.


"Puas?" tanya Dexter mengecup kepala Megan. Wanita itu lalu mengangguk. Dexter selalu membuatnya melayang.


"Sekarang giliran ku sayang..." ucap Dexter.


"Mom... dad..." panggil si kembar mengetuk kuat pintu kamar Megan dan Dexter.


"Astaga... itu anak- anak," ucap Megan terbelalak ingin bangkit dari pangkuan Dexter.

__ADS_1


"Sayang.. aku belum keluar.." ucap Dexter menahan sesuatu dibawah sana. Megan sebenarnya tidak tega melihat suaminya yang menahan rasa sakit tapi anak-anak sejak tadi memanggil mereka.


"Tunggu sebentar," ucap Megan bangkit dari pangkuan Dexter, menaikkan kembali tali gaun tidurnya. Berjalan mendekati pintu kamar.


Megan membuka sedikit pintu dan mengeluarkan kepalanya.


"Kids... 5 menit lagi ya. Mommy baru siap mandi," ucap Megan.


"Okay mom," balas Archer dan Amber. Megan kemudian menutup pintu kamar.


"graabbb" Dexter mengangkat tubuh Megan reflek Megan melingkarkan kakinya di pinggang Dexter.


"Istriku memang paling pengertian," bisik Dexter menjatuhkan tubuh Megan di atas ranjang. Dexter lalu menindih tubuh Megan dan memasukkan miliknya ke dalam milik Megan. Pria itu lalu menghentakkan pinggangnya dengan kuat membuat Megan mengerang.


"Ouucchhhh.... sayangku... Megan... istriku... " rancau Dexter merasakan kenikmatan yang luar biasa. Ia tidak akan pernah bosan dengan milik Megan yang nikmat. Gairah Dexter semakin membara tiap kali Megan berteriak kuat di bawahnya, memanggil namanya dengan suara sexy nya.


Megan merasakan milik Dexter yang semakin membesar, pertanda pria itu siap untuk mencapai pelepasannya.


"Ouchhh sayang.. kamu menjepit ku," rancau Dexter.


"Dex.. aku hampir sampaihh." Dexter semakin menghunjam milik Megan hingga mereka mencapai puncak bersamaan.

__ADS_1


"Huh..huh...huh.." nafas keduanya memburu. Jantung mereka berdetak lebih cepat. Dexter menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Megan.


"Aku mencintaimu sayang," ucap Dexter mengecup bibir Megan. Ia tidak akan pernah lupa mengucapkan kata-kata itu setiap kali mereka berhubungan badan.


"Dex.. kita harus mengakhiri ini, atau anak-anak akan datang," ucap Megan mengusap rambut kepala Dexter.


"Dua menit lagi sayang," ucap Dexter meraup puncak dada Megan dan menyesapnya seperti bayi. Ya, Dexter memang bayi besar Megan.


"Baiklah.. hanya dua menit," balas Megan mengecup kepala Dexter.


Setelah kegiatan panas mereka, Megan menemui anak-anaknya dan ternyata mereka ingin tidur fi kamar Megan dan Dexter. Megan lalu mengajak kedua anak itu ke kamarnya.


"Sini tiduran di paha mommy," ucap Megan menepuk pahanya. Amber dan Archer lalu mengangguk. Megan membuka buku cerita anak-anak kemudian membacakannya.


Dexter keluar dari kamar mandi dengan baju tidurnya, dan bergabung bersama istri dan anak-anaknya di atas tempat tidur.


"Dad," ucap Amber.


"Yes princess.." balas Dexter membaringkan tubuhnya.


"Amber ingin tidur dipeluk daddy," ucap anak itu lalu tidur di samping Dexter. Pria itu mengecup pipi Amber lalu memeluknya.

__ADS_1


"Mom.. nyanyi lagi somewhere over the rainbow ya," ucap Archer.


"Baiklah, kamu pindah ke samping Amber ya," ucap Megan menutup buku cerita anak-anak dan menaruhnya di atas nakas, tak lupa ia mematikan lampu kamar dan menghidupkan lampu tidur kecil di atas nakas. Ia kemudian membaringkan dirinya di samping Archer dan mulai menyanyi sembari mengusap rambut Archer. Ketiga orang itu sangat menyukai suara indah Megan.


__ADS_2