My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 72: Kebahagiaan Erick


__ADS_3

"Jadi maukah kamu menikah dengan ku," ujar Erick memberikan bucket bunga pada Beatrix. Wanita itu terpaku ditempatnya. Ia tidak tau haruskah iya menerimanya? tapi Beatrix masih meragukan pria itu. Beatrix tampak dilema dengan pilihannya.


Cukup lama Erick menunggu jawaban dari wanita itu. Rasa takut mendominasi dirinya. Ia tidak yakin akankah Beatrix menerimanya setelah masalah yang terjadi diantara keduanya satu minggu yang lalu.


"Sepertinya aku memang tidak pantas untuk mu," ucap Erick menyerah lalu bangkit berdiri membelakangi Beatrix.


"Mom.. aku gagal mendapatkannya," ucap Erick kecewa, menahan rasa sakit di dadanya. Erick melangkahkan kakinya, menjauh dari Beatrix yang menatap sendu punggung Erick.


"Erick..." panggil Beatrix pelan, membuat langkah pria itu terhenti. Erick berbalik menatap Beatrix.


"A.. aku.. aku mau," ucap Beatrix terbata. Ia memutuskan untuk menerimanya. Beatrix akan memberikan satu kesempatan lagi untuk Erick. Semoga saja pilihannya ini tidak salah.


"Kamu serius," ujar Erick tidak seolah tidak percaya. Beatrix mengangguk. Erick berlari memeluk erat tubuh wanita itu. Betapa bahagianya dia saat ini.


"Terima kasih... terima kasih baby.." ucap Erick mengecupi wajah Beatrix dan memeluknya kembali. Semua tamu kemudian ikut senang dan bertepuk tangan.


********

__ADS_1


Sore hari menjelang malam, Dexter mengajak Megan pulang bersama si kembar. Mereka terlebih dahulu berpamitan pada pengantin dan juga keluarga Dexter sebelum mereka pulang. Sementara keluarga Megan sudah pulang lebih dulu dari mereka.


"Alvin, keluarkan mobil. Kita akan segera pulang," ucap Dexter dari balik ponselnya.


"Baik bos," balas Alvin.


Tak lama kemudian Alvin keluar dari parkiran dan mengemudikan mobil menuju tempat dimana bosnya menunggu.


Alvin keluar dari mobil untuk membukakan pintu mobil untuk majikannya. Megan masuk lebih dulu kemudian disusul oleh anak-anak.


"Mom.. Amber mengantuk," ucap Amber mengucek matanya yang sudah memerah. Amber lalu duduk dipangkuan Megan. Memeluk wanita itu dan menyandarkan kepalanya di dada Megan.


"Sepertinya Amber kelelahan," ujar Dexter mendengar putrinya yang tidur dengan dengkuran halus.


"Satu hari ini mereka aktif sekali Dex. Tidak ada istirahat bermain bersama anak-anak yang lainnya," balas Megan mengecup kepala Amber.


"Archer.. apa kamu tidak mengantuk juga?" tanya Megan. Archer lalu menggeleng, bersandar di kursi mobil.

__ADS_1


"Dex.. kamu tau tidak? aku tidak menyangka kalau aku, Beatrix dan Vivian berhubungan dengan pria yang masih bersaudara. Rasanya seperti mimpi saja," ucap Megan masih tidak percaya kalau dia dan kedua sahabatnya disatukan dengan pasangan yang ternyata masih satu keluarga.


"Sepertinya kalian memang tidak bisa dipisahkan," ucap Dexter. Megan mengangguk.


Perjalan menuju rumah Dexter hampir memakan waktu satu jam. Dan selama di perjalanan mereka mengobrol ringan untuk menghilangkan rasa bosan dijalan hingga tak terasa hari sudah malam, mereka akhirnya tiba di gerbang rumah Dexter. Seorang satpam bergegas membuka gerbang itu.


"Akhirnya sampai juga," pungkas Megan tidak sabar untuk membersihkan diri lalu tidur dengan nyenyak.


Megan dan Dexter menggendong si kembar yang masih tertidur masuk ke dalam rumah.


"Maaf tuan, saya ingin memberitahu kalau nyonya Anastasia datang kesini untuk menemui anak-anak," ucap Dorothy menghampiri majikannya yang baru saja tiba.


"Lalu dimana wanita itu?" tanya Dexter.


"Nyonya sudah pulang karena kami mengatakan kalau tuan dan anak-anak sedang menghadiri acara pernikahan tuan Jack," ujar Dorothy. Dexter lalu mengangguk dan mengajak Megan menuju kamar mereka.


"Bibi Dorothy, tolong ambilkan barang-barang kami yang ada di mobil ya," ucap Megan.

__ADS_1


Setibanya di kamar Amber, Megan menidurkan anak itu di atas kasur empuknya. Untung saja Megan membawa pakaian ganti mereka karena tau jika anak-anak itu akan bermain air dipantai, sehingga tidak perlu membangunkan anak-anak untuk mengganti mandi dan mengganti pakaiannya.


__ADS_2