My Crazy Boss & His Twins

My Crazy Boss & His Twins
Bab 78: Kekasih Luar Biasa


__ADS_3

"Maaf, aku tadi pergi sebentar untuk membelikan ini," ucap Anastasia menunjukkan ice cream ditangannya. Ia lalu membagikannya.


"Thanks," ucap Megan ramah. Anastasia lalu mengangguk.


Mereka kembali menyusuri tempat lain sembari menikmati ice cream ditangan mereka.


"Kalian ingin main wahana apa anak-anak," tanya Dexter menarik tangan Megan dan memakan ice cream milik Megan.


"Splash mountain dan Star tours dad," ucap Amber.


"Pirates of the Carribean dad," timpal Archer senang tidak sabar untuk menaiki perahu.


"Oke kita mulai dari Splash mountain saja," balas Dexter.


******


Sore hari menjelang malam mereka kembali ke rumah setelah puas bermain-main. Anastasia menginap di rumah Dexter karena permintaan Amber. Dexter tidak bisa menolak karena putrinya menginginkannya.


Setibanya di rumah Dexter, Megan meminta Dexter untuk mengantarnya pulang karena Megan takut pulang terlalu malam.


"Archer, Amber mommy pulang dulu ya," ucap Megan pada si kembar.


"Kenapa cepat sekali. Mommy menginap disini lagi ya," pinta Amber.

__ADS_1


"Besok mommy kerja sayang. Mommy kan udah dua hari disini, kapan-kapan mommy menginap lagi kok. Lagi pula ada mummy Anastasia yang menemani kalian," ucap Megan mengusap rambut Amber.


"Mommy janji," ucap Amber. Megan lalu mengangguk.


"Kalau begitu mommy pulang dulu. Setelah ini kalian harus mandi dan makan malam. Ayo peluk mommy dulu," tukas Megan menunduk mensejajarkan tubuhnya dengan Amber. Anak itu kemudian memeluk Megan dan menciumnya.


"Hati-hati mom," ucap Archer memeluk Megan lalu mencium pipi Megan.


"Iya sayang... mommy pulang ya. Bye..." ucap Megan melambaikan tangannya.


"Daddy antar mommy dulu kids," ujar Dexter pada anak-anaknya lalu mengikuti langkah Megan dari belakang.


******


"Sebaiknya kamu segera pulang, kelihatannya akan turun hujan deras," ucap Megan membuka pintu apartemennya.


Dexter menggeleng, " aku menginap di sini malam ini," ucap Dexter dengan santainya masuk ke dalam apartemen Megan.


"Nanti anak-anak mencari kamu," ucap Megan menutup pintu apartemennya dan menaruh tasnya di atas meja.


"Palingan aku bilang menginap di rumah mommy mereka," ucap Dexter duduk di sofa.


"Sayang.." panggil Dexter. Megan lalu menatap pria itu.

__ADS_1


"Masak yang hangat-hangat dan berkuah ya. Sepertinya cocok untuk dimakan saat hujan-hujan begini," ucap Dexter Megan lalu mengangguk dan melihat bahan-bahan masakan di dalam kulkasnya.


Megan mengeluarkan semua bahan-bahan untuk membuat ramen dari dalam kulkasnya yang mulai kosong. Sepertinya besok ia akan belanja setelah pulang dari kantor.


"Ada yang bisa aku bantu?" tanya Dexter memeluk Megan dari belakang.


"Tidak perlu, kamu duduk saja. Ini tidak lama kok," balas Megan memutar kepalanya dan mencium bibir Dexter.


"Kalau begitu aku akan menemanimu memasak," ucap Dexter menyandarkan kepalanya di bahu kanan Megan.


"Aku akan sulit bergerak kalau kamu memelukku seperti ini," tukas Megan sembari mengiris jamur Shitake. Dexter tidak menggubris perkataannya.


Pria itu hanya diam saja dan mengecupi leher Megan hingga membuat Megan geli.


"Kamu mau buat apa?" tanya Dexter.


"Ramen. Bahan-bahan masakan di dalam kulkas tidak ada lagi selain bahan-bahan untuk membuat Ramen. Terakhir kali aku membuatnya sebelum ke rumah mu," ucap Megan.


"Aku belum pernah mencobanya. Apa itu enak?" tanya Dexter.


"Tentu saja, aku yakin kamu akan menyukainya karena aku yang memasaknya," pungkas Megan terkekeh sedikit memujimu dirinya.


"Kamu benar. Kekasihku memang sangat luar biasa. Dan aku adalah pria yang paling beruntung karena memilikimu," ucap Dexter mencium wajah Megan.

__ADS_1


Tak lama kemudian Ramen buatan Megan sudah matang. Keduanya lalu menyantap Ramen tersebut dengan begitu lahap. Beberapa kali mereka terlihat saling menyuapi, bercerita lalu tertawa bersama.


__ADS_2