My Sexy Hot, Pak Tentara

My Sexy Hot, Pak Tentara
Part 47


__ADS_3

Happy Reading🤗🤗🤗


Like


Vote


Gift


Seorang wanita paruh baya sedang berada ditaman samping yang berada dimansionnya, diambilnya ponsel yang tergeletak diatas meja bundar itu.


Diotak-atiknya ponsel mahalnya dan seketika menemukan ID seseorang.


Tut...tut...tut...


📞Halo Assalamualaikum ocan yang paling cantik, baik hati, ramah dan tidak sombong, disini dengan Nino fernandes ada yang bisa dibantu"...


Ucapnya panjang lebar namun setelahnya malah cekikikan sendiri karena nama yang diucapkannya.


Sedangkan wanita yang menelfon lantas menggelengkan kepalanya pelan namun ikut tergelak juga.


"Waalaikum salam, mau selamatan lagi heum, nama dah bagus-bagus main ganti aja"...


Omel Maura karena dirinya sedikit demi sedikit sudah paham akan budaya Negara kelahiran cucunya.


📞"Yaelah...Ocan gitu aja sensitif amat sih, kan cucu Ocan yang paling tampan ini hanya just kidding, bercanda ocan bercanda"...


Ucap Nino disebrang sana dengan sedikit gemas mendengar omelan Ocan.


Maura menggelengkan kepalanya kembali namun dirinya juga bahagia bisa dekat dengan Nino, lelaki lemah gemulai yang saat ini sudah mempunyai tunangan.


Seorang gadis cantik berwajah teduh yang bisa membuat seorang Nino Nugraha bisa merasakan yang namanya cinta, gadis sederhana yang bisa menerima segala kekurangan Nino begitupun dengan Nino, gadis yang pernah bertabrakan dengannya disebuah Cafe sewaktu masih kelas 2 SMA dan setelahnya mereka bertemu secara tak sengaja hingga Nino memutuskan untuk melakukan pendekatan hingga akhirnya Chika menerima cinta Nino karena perjuangan lelaki tersebut yang memang pantas untuk dipertimbangkan dan mereka langsung memutuskan bertunangan saat hubungan mereka memasuki aniversary yang ke-2 tepatnya 1 tahun lalu.


Bahkan maura sangat suka pada gadis yang bernama Chika walau baru pertama kali bertemu lebih tepatnya saat menghadiri acara tunangan mereka namun tidak dengan cucu perempuannya itu yang belum siap untuk kembali ke Tanah air dan bahkan karena Lila tidak datang alhasil Nino mendiami Lila selama sebulan penuh dan itu sungguh membuat Lila merasa sangat bersalah.



Visual Chika anggraini Tunangan Nino nugraha usia 22 tahun


"gimana sayang...sudah selesai belum tugas yang ocan berikan?"...


Tanya Maura setelah sedikit mereda ketawanya.


📞"Apapun jika cucu ocan yang paling ganteng seantero kelurahan ini yang diberi mandat, SIAP... sudah selesai Ocan bos, tinggal target menuju kemari"...


Ucapnya dibuat setegas mungkin namun tetap saja mengundang gelak tawa wanita yang sudah berumur tersebut.


"Kamu ini ada-ada saja, ya sudah...target biar ocan yang urus, salam buat mami papi mu ya sayang, salam juga buat Nella dan Chika"...


Nella nugraha, adik dari Nino yang sangat menggemaskan diusia yag baru menginjak 4 tahun, ya...Yana dan Tony dianugrahi seorang putri bahkan nino tidak marah saat mengetahui akan memiliki adik padahal usianya pada saat itu sudah 18 tahun namun justru dia sangat bahagia saat mendengar berita kehamilan maminya begitupun dengan Lila, namun sayang Lila belum bisa bertemu dengan Nella secara langsung dan hanya lewat VC mereka berkomunikasi.



📞"Assiap ocan bos nanti Nino sampaikan, Ya sudah dulu ya Ocan, bos Nino ngeliatin mulu nih, Syerem..."...


Bisiknya namun seketika tergelak pelan dan langsung mengakhiri begitu saja panggilan dari ocan membuat wanita paruh baya menggelengkan kepalanya kembali mendengar tingkah cucu laki-lakinya ini.


"Semoga kamu senang sayang dengan kejutan yang Ocan berikan, semoga dia benar bisa membahagiakan serta mencintai cucu Ocan yang paling cantik ini, apapun akan ocan lakukan Lila demi kebahagiaanmu dan semoga dengan ini ocan bisa sedikit mengurangi rasa bersalah ocan"...

__ADS_1


Gumamnya pelan sambil memandang sendu wajah seorang pria sedang menggendong anak perempuan berusia 10 tahun kurang itu dan tersenyum ceria kedepan kamera.


Maura lantas menyimpan kembali ponselnya dan memandang kearah langit yang sedang memperlihatkan keindahannya sambil sedikit mengenang masa-masa saat putranya masih ada bersamanya.


"Maaf Nyonya besar"...


Seruan pelan seseorang dari balik tubuhnya membuat maura sedikit terperanjat dan dirinya langsung menengok kesamping.


"Ada apa pak mamun?"...


Tanya maura.


"Maaf mengganggu Nyonya besar, ini ada paketan buat Nyonya"...


Ucapnya dengan sopan sambil menyerahkan sebuah amplop berwarna coklat tersebut.


Maura lantas menerimanya dan menganggukkan kepalanya pelan sambil berucap berterima kasih menandakan kepala assisten rumah tangga tersebut meninggalkannya sendirian.


Maura lantas membuka perlahan amplop yang sering diterimanya seminggu sekali itu.


Dirinya lantas tersenyum senang melihat gambar-gambar tersebut.


"Bersabarlah sayang, cinta akan tau kemana dirinya akan pulang"...


Gumamnya sambil melihat potret seorang lelaki bertubuh atletis yang sedang memasuki rumah sederhana tersebut.


Maura lantas bangun dari duduknya dan segera melangkahkan kakinya meninggalkan taman mini tersebut sambil membawa amplop coklat yang diterimanya barusan.


Sedangkan seorang gadis cantik masih termenung dibangku panjang yang berada di rooftop perusahaan Ocan nya, dihembusnya nafas dengan kasar berkali-kali untuk meredakan rasa yang tiba-tiba timbul hingga membuat jantungnya berdetak lebih kencang setelah mendengar ucapan dari Ogannya tadi.


Beberapa saat yang lalu.


"Ya masuk"...


Seru seorang pria paruhbaya tersebut saat pintu ruangannya diketuk.


Ceklek.


Mario seketika menengadahkan kepalanya lantas tersenyum saat melihat orang yang mengetuk pintu ruangannya.


"Duduk sayang"...


Ucapnya sambil bangun dari kursi kerjanya dan berjalan menuju sofa agar lebih mudah untuk berbicara kepada keponakannya cucunya itu.


Lila langsung mendudukkan tubuhnya saat Ogannya sudah duduk duluan di sofa tersebut.


"Sudah makan siang, heum cucu ogan yang paling cantik ini?"...


Tanya mario sambil tersenyum ke arah Lila.


"Eum...sudah ogan, tadi barengan sama marsha"...


Jawabnya.


"Ada apa ogan manggil Lila kemari?"...


Tanya Lila, karena dia hapal jika disuruh untuk keruangan Ogannya pasti ada hal penting.

__ADS_1


Mario tersenyum tipis lantas kemudian menghela nafas dengan pelan.


"Begini Lila, bisa kah menolong ogan kali ini?"...


Tanyanya dengan penuh harap.


Lila mengeryitkan dahinya saat Ogan berbicara seperti itu.


"Tolong bagaimana ogan?"...


Tanya Lila kembali.


"Begini...eum bisakah Lila pergi ke Indo bersama dengan Salim (Asisten Mario) karena pemilik perusahaan yang sedang kita ajukan kerjasama lagi berada disana bersama istrinya dan mereka menyuruh kita untuk menemui disana! bagaimana?"...


Tanya Mario sambil memandang cucunya tersebut yang tiba-tiba terdiam.


Degh.


Indonesia.


Om tan tan.


"Gimana sayang?"...


Tanya Mario kembali.


"Kenapa nggak Ogan aja yang kesana?"...


Tanya Lila setelah tersadar dari lamunannya.


"Besok Ogan harus pergi ke China, karena ada hal yang sangat penting dan tidak bisa diwakilkan, sedangkan ini juga penting jadi Ogan mengutus kalian untuk pergi kesana, ajak Marsha juga nggak papa sayang"...


Bujuknya.


"Bisa Lila fikirkan dulu"...


Jawabnya lirih.


Mario mengangguk lalu memegang kedua tangan Lila, cucu dari kakanya yang berarti cucunya juga.


"Ogan mohon heum, bantu ogan kali ini?"...


Ucapnya sambil memasang wajah semelas mungkin.


Lila menghela nafas pelan lantas melihat ke arah ogannya, seketika rasa bersalah menyeruak dibenaknya saat melihat wajah ogannya yang nampak memelas, Lila langsung menganggukkan pelan kepalanya membuat ogan seketika tersenyum cerah dan langsung membawa tubuh mungil Lila kedalam pelukannya sambil mengucapkan terima kasih berkali-kali.


"Yes...misi berhasil"...


Bisiknya dalam hati sambil tersenyum senang dibalik tubuh Lila.


Nahhhh....Kejutan besar menanti nih🤭🤭🤭


Like.


Vote.


Gift.

__ADS_1


Beri hadiah sebanyak-banyaknya yaaaa🤗🤗


__ADS_2