My Sexy Hot, Pak Tentara

My Sexy Hot, Pak Tentara
Part 60


__ADS_3

Happy Reading🤗🤗🤗


Like.


Vote.


Gift.


Tristan menggeliatkan badannya pelan dan tak lama matanya terbuka, namun pemandangan pertama yang dilihatnya adalah wajah cantik yang masih terpejam dengan hembusan nafas yang teratur sedang dalam dekapannya membuat dirinya tersenyum, senyum bahagia saat mengingat peristiwa tadi sore yang menjadi pengalaman pertama bagi mereka berdua.


Disingkirkan anak rambut yang menutupi wajah sang istri dan menoleh sebentar untuk melihat jam yang ternyata sudah pukul 8 malam, ya habis melakukan percocokan tanaman mereka berdua langsung tertidur karena kelehan saat acara pagi hingga lewat siang hari ditambah sore memadu kasih selama 2 jam, membuat mereka langsung tertidur tanpa melepaskan penyatuan dibawah sana, sebenarnya Lila merasa terganggu namun apa daya sang suami sepertinya enggan untuk dilepas alasannya sudah nyaman katanya.


Saat Tristan sedang memikirkan hal yang tadi, terong miliknya yang tadi seperti terong rebus kini kembali membengkak didalam sana membuat sipemilik goa menggeliat pelan.


Cup.


"Maaf sayang, mas ganggu ya"...


Ucapnya pelan saat ratunya membuka mata sayu khas baru bangun.


"Lepas mas, rasanya mengganjal"...


Rengeknya dengan suara serak karena baru bangun.


"Emmmm...no...mas suka, dia nyaman dirumahnya"...


Ucapnya sambil menggerakkan sedikit pinggulnya dan kini kembali menindih badan mungil Lila.


"Emmm maasss"...


Desahnya sambil memejamkan kedua matanya sambil memegang pundak sang suami saat dibawah sana milik sang suami keluar masuk.


Tristan menyeringai mesum dan terjadilah kegiatan yang baru dirasakan oleh pria berumur 30 tahun itu, seolah tak ada lelahnya namun karena sudah sempat mengisi tenaga dengan tertidur walau hanya satu jam namun stamina Tristan sudah kembali dan mau tak mau Lila mengikuti alur saja.


Berbagai gaya mereka lakukan, hingga Tristan mengerahkan seluruh gaya yang pernah ditontonnya bukan hanya untuk kepuasannya saja namun dirinya juga ingin membuat sang istri juga puas akan permainannya dan suara-suara saling bersahutan mungkin ketika orang yang mendengar akan merasakan hawa panas di sekitarnya.


Sedangkan dikamar lain tepatnya masih berada dihotel yang sama namun berbeda lantai sepasang pengantin lawas pun tak hentinya menunggangi kuda seperti layaknya pengantin baru tanpa takut jika sipengganggu cilik akan mengganggu kegiatannya sebab sigadis kecilnya sedang menginap disalah satu kamar karena ada sohib barunya.


"Yaannngg...ceppattt, aku mauuu..."...


De sahnya saat sesuatu yang ada dalam tubuhnya hendak keluar.


"Bersammaaa yaaangg"...


Ucapnya sedikit menggeram sambil menaikkan gerakkan pinggulnya.


"Aarrrggghhh"....

__ADS_1


De sahan mereka berdua terdengar saat sama-sama mencapai puncak kenik matan.


Cup.


Sang lelaki langsung melepaskan penyatuannya dengan pelan dan menggulingkan tubuhnya kesamping sambil mengatur nafasnya begitu pula dengan si perempuan.


"Yang, apa Bella nggak nangis nantinya"...


Tanya siperempuan tersebut yang ternyata adalah Cessy.


"Ya...nggak lah yang, lagian kalau nangis pasti pintu kita udah ada yang ngetuk"...


Ucapnya santai sambil memejamkan matanya sebentar.


Cessy melihat kearah sang suami yang ternyata memejamkan mata, dirinya berniat untuk menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya.


Hap.


"Nggak perlu pakai selimut yang, ronde kedua"...


Seringainya setelah menangkap selimut yang akan menutupi tubuh sang istri dan langsung menindih kembali.


Cessy membulatkan matanya.


"Mas ihhh...nggak cape apa dah sejam lebih loo?"...


"Kurang yang, kan kalau dirumah nggak bisa lama, lagi ya...ya"...


Pintanya dengan wajah memelas.


Cessy akhirnya menganggukkan kepalanya pelan dan terjadilah ronde kedua padahal mereka berdua baru melakukkannya lebih dari sejam namun sepertinya tak cukup puas untuk sang suami sebab ketika dirumah kegiatan meteka akan terbatas mengingat ada buah hati mereka yang masih tidur ditempat tidur yang sama.


Ya malam ini adalah malam terindah bagi kedua pria berseragam loreng itu, namun tidak dengan pria paruh baya yang saat ini sedang mendengus kesal melihat pemandangan didepannya ini.


Dimana sang istri dikuasai oleh kedua makhluk kecil yang sangat menggemaskan saling memeluk dengan keadaan sudah tertidur begitu pula dengan sang istri namun sepertinya malam ini dirinya harus berpuasa sebab tak mungkin dirinya mau ***-*** dengan istri tercinta jika ada kedua bocah tersebut.


Dirinya lalu merebahkan tubuhnya dan memandang kebawah dimana Tojunya menggelembung dibalik celana pendek.


"Nasib...nasib..."...


Gumamnya pelan dengan menutup kedua mata sambil mengelus Toju agar tertidur namun sepertinya sulit sebab Toju sudah berpuasa lebih dari seminggu dikarenakan ada tamu yang tak diundang.


Sepasang mata kini terbuka dan seketika menoleh melihat sang suami memejamkan mata namun tangannya mengelus benda keramat yang kini menggembung.


Dirinya menggelengkan kepalanya pelan lantas tersenyum tipis kemudian perlahan dirinya merenggangkan pelukan kedua bocah yang sangat menggemaskan ini lalu mengelus sebentar agar tidur nyenyak kembali setelah itu dirinya dengan pelan menurunkan tubuhnya agar tidak mengganggu kedua gadis kecil itu dan kini dirinya sudah berdiri diatas lantai dengan pelan berjalan kearah sisi dimana sang suami berbaring.


Cup.

__ADS_1


Mata yang tadi sempat terpejam kini terbuka kembali dan melihat wajah wanitanya tengah tersenyum dan menengok ternyata kedua bocah itu masih tertidur dengan pembatas guling agar tidak jatuh nantinya.


Dirinya lantas melebarkan senyumnya dan langsung bangun dari baringnya dengan kaki menjuntai dipinggiran tempat tidur.


Yana segera naik keatas pangkuan sang suami dengan gerakan pelan kini dirinya sudah seperti bayi kukang.


Tony dengan sigap melingkarkan kedua tangannya dipinggang sang istri dengan terus menatap wajah cantik alami yang kini sedang tersenyum manis.


Cup.


Yana memberanikan diri untuk bertindak sedikit agresif membuat Tony membulatkan matanya kembali namun seketika dirinya tersenyum dalam ciuman sang istri.


Tony semakin mengeratkan rengkuhannya hingga tubuh mereka semakin tak ada jarak hingga yana merasakan ada yang mengeras di bagian baeahnya dan dia tau itu apa.


"Mas rindu"...


Ucapnya dengan berat karena saat ini dirinya memang dikuasai oleh kabut ga irah.


"Yana milikmu mas malam ini"...


Tony seketika melebarkan senyuman dan kembali menyatukan kedua benda kenyal tersebut sambil mengangkat badan sang istri yang semakin seksi dimatanya dan Yana dengan sigap melingkarkan kedua kakinya dipinggang sang suami dengan kedua tangan yang semakin memeluk erat.


Mereka saling melu mat dan saling mem belit seakan tak ada waktu untuk besok, Tony membawa langkah kakinya menuju sofa tak jauh dari tempat tidurnya, dengan posisi tubuh sang istri yang kini ada dipangkuannya tanpa melepaskan tautan bibir mereka.


Tangan Tony tak tinggal diam, perlahan dirinya menurunkan baju tidur yang dipakai sang istri dengan diikuti ciuman yang mulai turun menelusuri leher jenjang itu.


"Ouuugghhhh maasss"...


De sahnya saat salah satu bukitnya dilahap rakus oleh sang suami membuat dirinya sungguh menggelinjang hebat.


Karena sudah diliputi ga irah, dengan tak sabar yana pun ikut bergerak dan tangannya menuju celana pendek sang suami dan tangannya memegang si Toju yang sudah tegang.


Sedangkan tangan satunya membuka sendiri ****** ***** miliknya yang bertali dan kebetulan dirinya memakai baju tidur terusan.


Dengan inti yang sudah tidak tertutup apapun kini dirinya mengarahkan sitembem agar si toju bisa masuk.


"Ooouuuggghhh"...


De sahan keduanya terdengar saat inti mereka menyatu sempurna sedangkan Tony nampak memejamkan mata dan merebahkan badannya disandaran sofa untuk membiarkan sang istri yang memegang kendali.


Malam ini mereka pasangan yang sudah halal sedang berpacu dan saling berbagi keringat.


HALOHA...READERS DISINI HUJAN SEHARIAN ENAKNYA YANG PANAS-PANAS YAK🤣🤣🤣


JANGAN LUPA LIKE.VOTE.GIFT.


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2