Mysterius Girl

Mysterius Girl
Pesta berdarah


__ADS_3

Malam itu terlihat sebuah keluarga yang begitu bahagia menyambut ulang tahun putri mereka yang berusia 10 tahun .


Tak banyak tamu hanya kelurga terdekat yang menghadiri ,meski begitu kebahagian mereka tak berkurang sedikit pun.


Hingga sebuah tembakan terdengar begitu memekakkan telinga mereka semua....


Dor....


Dor...


Dor...


Tembakan semakin keras ....


Terlihat seorang perempuan sedang membawa putri nya kesebuah ruang dan meminta seorang maid untuk menjaga nya .


"Sayang dengar mom....oke semua akan baik baik saja tunggu mom kembali tetap lah disini oke...dan jangan berbicara kepada orang asing yang tidak kamu kenal "ucap perempuan itu .


"oke mom....Era disini ."jawab quera


moon jaga Era disini aku akan membantu yang lainnya ingat moon ...."ucap perempuan itu sambil berbalik pergi .


Sedangkan diluar pertempuran semkin panas .tidak tahu siapa mereka yang datang melakukan pembantaian .Terlihat seorang laki laki dan perempuan sedang adu skill dalam bertarung .


Keadaan keduanya mulai terdesak sudah terlihat banyaknya luka ditubuh Meraka .Namun mereka seakan tak merasakan mereka tetap menyerang musuh yang tak ada habisnya .


"Sial....siapa mereka sebenarnya .siapa yang telah membocorkan kalau kita sedang berada disini..."laki laki itu semkin terpojok dia melihat sang istri yang juga kewalahan menghadapi musuh mereka .


"Sialan....honey bagaimana keadaan mu " tanya laki laki itu sedang cemas keadaan sang istri .

__ADS_1


"Aku tak apa ...kita binasakan meraka dulu " jawab sang istri sambil terus melawan musuh .Pertarungan semakin menjadi panas kedua pasangan itu pun dalam keadaan yang cukup mengenaskan .


"Hahaha......akhirnya aku bisa melihat kalian seperti ini ...hahaha" pria itu tertawa bahagia melihat pasangan itu dalam keadaan yang mengenaskan .


kedua pasangan itu tak pernah menyangka bila pria itu yang melakukan semua ini .


Mereka hanya bisa memandangi pria itu


"keparat kau ....aku tak menyangka kau akan Setega ini..." Axton benar benar tak menyangka adiknya begitu tega .


Oohhh kakak aku yang begitu laur biasa ini lihat apa yang akan aku lakukan kepada kalian..hahaaha " Deril semakin tertawa bahagia


"Ya...dimana keponakanku yang manis itu ," Deril bertanya dengan senyum menjijikan.


"Heh....kau pikir kau bisa menemukan nya tak akan pernah " anastasya menjawab dengan penuh kemarahan,dia dan suaminya benar benar kecolongan .


"Bos aku menemukan anak ini bos ...." kata orang itu


"Bagus bagus... ahhh akhirnya tidak ada lagi yang akan menghalangi ku." ucap Deril


sedangkan pasangan suami istri itu hanya melirik saja Meraka tahu bahwa gadis kecil itu bukan putri mereka .Meraka tersenyum melihat anak kecil itu seolah mengatakan maaf .


sedangkan gadis kecil itu sudah ketakutan melihat orang yang dipanggilnya mommy dan Daddy itu dalam keadaan yang mengenaskan .


"Mom....hiks mom aku takut mom ..." mengais ketakutan .


Deril semakin mendekat sambil membawa sebuah pisau


"Ah...andai saja tua Bangka itu Mau memberikan semuanya kepada aku tak akan begini.." ucap Deril sambil berjongkok didepan gadis kecil itu .

__ADS_1


"Cukup Deril ....jangan pernah menyentuhnya " bentak Anastasya


"Aaahh ...kakak ipar lihat bagaimana gadis kecil ini jika...." ucap Deril sambil memutar pisau di pipi gadis kecil itu .


Dengan perlahan Deril mulai menggores wajah anak itu dengan pisau .


"Yahh mau bagaimana lagi ,,, Putri kecil ku juga sangat membenci wajah ini " sambil terus menggores wajah kecil itu yang semakin ketakutan .Dia tertawa gila melihat Petapa tersiksanya pasangan itu .


"Aahh sudah lah aku tak ingin lama lama dengan kalian .....," sambil menusuk dada gadis kecil itu tepat di jantungnya


Anastasya dan Axton hanya bisa berteriak melihat itu....


Tak berselang lama Deril pun meminta anak buahnya untuk segera membunuh pasangan tersebut setelah puas menyiksa mereka .


Agrhhh....


Agrhhh...


Teriakan itu menjadi akhir pasangan itu tanpa ada yang menyadari jika ada sepasang mata yang terus menatap mereka ,dari kejauhan


yah itu la Quera gadis kecil itu bersumpah akan mengingat wajah mereka dan akan kembali membalaskan nya .


Tak berselang lama Deril keluar dari villa itu pun akhirnya ada kebakaran di villa itu untuk menghilangkan jejaknya.


Gadis kecil itu mau tak mau harus beranjak dari sana saat datang lah bala bantuan, datang ya mereka telah terlambat setelah mendapatkan sinyal bahaya dari pimpinan mereka .


Meraka hanya bisa menyelamatkan jenasah yang belum sempat terbakar dan membawa nya untuk dimakankan.


Sedangkan gadis kecil itu meniup sebuah seruling dengan, nada yang begitu menyayat hati siapa pun yang mendengarnya ..iya itulah yang disebut dengan nada kematian yang dulu pernah ditiup oleh queen Meraka.

__ADS_1


__ADS_2