
Dimarkas umum DK semua orang sedang menunggu dengan cemas . Apa lagi saat ini dua pria yang mereka bawa telah sadar . Dan ditempatkan disalah satu sel tahanan dengan kaki terikat rantai .Kedua orang itu bangun dalam keadaan linglung . Saat menyadari keadaan mereka keduanya saling menatap . Bertanya tanya siapa yang sebenarnya sudah menahan mereka .
" Jerk ..siapa yang sudah menangkap kita sebenarnya saat ini.?" Tanya pria dengan tubuh telanjang . Saat Edrick membawa nya hanya mengunakan selimut untuk menutupi keduanya .
" Saya juga tidak tahu ... siapa mereka tuan . Hanya saja saya mendengar lolongan serigala ." Jawab Orang disebelahnya dengan miris .
"Sialan .... jangan bilang itu anak orang itu. Sialan jika saja Luios dan lain nya tidak gagal. Mungkin saja anak anak itu tidak bisa bertindak seperti ini. Lalu kemana anak keparat itu.Apa dia tidak tahu tentang hal ini ." gerutu orang itu dengan raut wajah murka .
" Cepatlah ....berpikir agar kita bisa bebas dari sini. Kita tinggal menunggu untuk mendapatkan apa yang kita mimpikan selama ini .Selama anak itu bisa mendapatkan senjata itu kita bisa memusnahkan musuh dengan mudah ." Lanjut nya dengan perasan berapi api . Saat ini mereka masih tidak sadar atas apa yang terjadi kepada mereka . Pria paruh baya itu masih menyakini jika putra nya Zergan masih setia kepada nya .
" Kita hanya bisa menunggu lord muda ... menyelematkan kita saat ini . semoga saja lord muda bisa segera menyadari jika kita menghilang ." Jawab asistennya dengan berusaha untuk tetap tenang .
Pria yang mengawasi mereka hanya bisa tersenyum miring .Entah apa yang saat ini sedang direncanakan oleh saudara nya itu.Sehingga dengan diam diam memasang kamera pengintai di sel tahanan .
" Yah.... ternyata bermanfaat juga ide gila yang di berikan king . Dengan begini kita hanya perlu mendengarkan rencana mereka . Tanpa harus mengeluarkan tenang . Dengan begini cepat atau lambat apa yang diinginkan oleh nya akan segara kita tahu ." Ucap Zack sambil memandangi layar monitor .
__ADS_1
" Kau benar ....ini bisa menghemat waktu kita . aku sudah merindukan istri ku .." sahut Alfa dengan datar .
"Cih ...memang hanya kau saja yang merindukan memeluk istri ." Sambung Marvel dengan masam .Pria itu sudah merindukan istrinya yang saat ini menjaga Fiona .
" Hush... diam lah jangan berisik ." J berkata dengan menutup mata. Pemuda berusia 25 tahun itu sangat kesal . Saat ini dia dengan mengantuk dan pemuda itu enggan mendengarkan orang berbicara .
" J ayo pergi ....aku sangat lelah dan mengantuk .Huh...kemana Abang saat ini mereka tega sekali ." Gerutu K dengan muka bantal .Melihat tingkah ajaib kedua nya mereka hanya bisa menggelengkan kepala . Entah kedua nya pergi kemana mereka juga tidak tahu . Kedua nya bisa pergi dan datang sesuka hati tanpa perduli dengan adanya para serigala yang siap menerkam .
" Kenapa petinggi DAR ada yang seperti kedua nya . Melihat nya seperti saat ini siapa yang akan percaya . jika keduanya bisa membunuh tanpa harus menyentuh musuh ." Alfa menggelengkan kepala dengan tidak berdaya dengan tingkah ajaib keduanya .
Mereka masih bisa merasakan dan melihat orang tua mereka . berbeda dengan kedua nya tidak tahu orang tua nya .
" Apa king akan segera kembali ... bukan kah disana sudah diselesaikan oleh prince.?" Max bertanya dengan mata lelah .Pria itu belum bisa tidur dengan benar selama berhari hari .Sehingga menimbulkan kantung mata yang cukup jelas .Diwajahnya yang tampan ,Tapi Sampai sekarang pria itu enggan untuk mencari pengganti .Wanita yang telah meninggal beberapa tahu lalu .
" Yeah....kamu benar mungkin mereka sedang dalam perjalanan kesini ." Sahut Alfa dia melirik sekeliling untuk mencari pria yang biasanya berada di kegelapan itu.
__ADS_1
" Habel ....berada di atas menara saat ini.Jadi jangan mencari nya .Toh dia tidak akan bertindak jika bukan perintah king. " Max mengatakan apa yang saat ini sedang dicari Alfa .
Setelah itu mereka kembali fokus mendengarkan pembicaraan kedua orang yang berada ditahanan.Kedua orang itu merasa kedinginan menembus tulang tua mereka .
" Sial ...kenapa tidak ada satu pun penjaga disini?.Aahh ...ini dingin sekali kita bisa membeku jika begini " gerutu lord tua dengan menahan hawa dingin yang semakin menyerang nya .
" Anda benar lord ....ini sangat dingin . Aahh jika ini berlanjut kita bisa mati beku sebelum lord muda datang ." Sahut asisten nya dengan tubuh yang menggigil kedinginan .
Kedua memaki dengan sumpah serapah yang entah sudah berapa lama mereka tumpahkan.Sedang Edrick hanya terkekeh dia lah yang menurunkan suhu di sel tahanan saat ini .
" Ini lah rasa dingin yang pernah kami rasakan .Juga istri ku rasakan disaat hujan badai harus bersembunyi dengan kedinginan ." Gumam Edrick dengan mata yang semakin menajam.Kala ingat cerita sang istri selama ini . yang berusaha wanita itu pendam hanya untuk agar dirinya lebih kuat . Sehingga bisa menuntut balas kepada ayah kandung nya .Yang hanya tahu cara memanfaatkan anak mereka .
" Haish .... kau kejam juga dengan mertua mu itu." Zack berkata dengan miris .Yang hanya bisa mengangguk kepala nya tanda setuju .
" Mereka harus merasakan bagaimana rasanya kedinginan . yang seakan mati membekukan seperti yang mereka rasakan saat ini."Jawab Edrick dengan sinis .Mereka hanya diam saja setelah mendengar jawaban Edrick yang saat ini terkekeh pelan .Mereka juga tidak bisa lagi berkata apa pun . Selama ini mereka tidak tahu apa yang sudah dialami oleh istri dari saudara nya itu. Tapi Zack setuju dengan ucapan Edrick saat ini. Pria itu juga memikirkan sang istri yang juga menjadi korban oleh pria tua itu .
__ADS_1