
Keesokan harinya Edgar bangun dia melihat ada yang berbeda dengan kamarnya saat ini .Dia mengingat jika dia sedang berada di club' malam milik nya .Lalu siapa yang membawa nya kesini dan ini dimana .
Cklek.....
Pintu terbuka membuat Edgar menoleh dia bisa melihat seorang pria paruh baya masuk membawa sebuah gelas di nampan.
" Anda sudah ...bangun tuan muda ." tanya pria itu .
" Eemm.... ini dimana.." tanya Edgar .
" Ini kamar Anda tuan muda kedua .." jawab pria itu lagi .
" Tunggu siapa yang membawa ku kemari dan kau siapa " tanya Edgar lagi .
" Saya Clauod dan yang membawa anda kesini Edrick .." jawab pria itu .
" Oohh...terima kasih " jawab Edgar singkat dia berjalan menuju kamar mandi yah tujuannya saat ini adalah untuk mandi terlebih dulu .Untuk menyegarkan badannya yang penuh dengan bau alkohol yang sudah ditenggaknya semalam .
Clauod membiarkan Edgar sendiri dan turun kebawah disana sudah terlihat Reygan Quera dan juga kakek Zhafran yang sedang menikmati sarapan .
" Apa dia sudah bangun .." tanya Reygan ketika Clauod sudah ada disana .
" Sudah tuan muda ...saat ini tuan muda kedua sedang mandi " jawab Clauod .
" Eemm..." jawab Reygan mengibaskan tangan untuk memberi tanda Clauod untuk pergi .
" Axe...bisa tidak jangan mengunakan bahasa isyarat .." bisik Quera yang duduk disamping Reygan .
__ADS_1
" Baby.... aku hanya tidak suka berbicara banyak .." jawab Reygan dengan tenang saat ini sedang memegang garbu ." Baby....ayo makan jangan pikirkan orang lain ." lanjut Reygan .membuat Quera mendengus kesal .
" Ha ha ha .... sudah jangan perdulikan dia Kila sebaiknya kita juga makan lihatlah dia tidak akan memperdulikan kita ." ejek kakek Zhafran .
"CK .... kakek cepat lah makan jangan berbicara dengan istri ku ." ucap Reygan .
"Aaahh .... baby jangan dicubit sakit." serunya sambil mengelus pinggang yang dicubit Quera .
" Makanya sopan lah sedikit Axe... jangan seenaknya kamu " jawab Quera sambil berbisik .
" Baby.... jangan berbisik ditelinga ku bisa bisa sarapan ku akan berganti menu .." bisik Reygan sambil menggigit lembut telinga Quera.
" Ehem ... bisa kalian bermesraan dikamar saja .." ucap Edgar yang baru saja datang .
" Oohh kau sudah bangun rupanya ..." Ucap Reygan ." Jika sudah selesai sarapan aku tunggu Diruangan kerja ku ." lanjut Reygan melirik Edgar yang saat ini sedang mengambil makanan .
" Makan Lah Ed jangan memikirkan hal lain ." ucap kakek .
" Eemm ya kek .." jawab Edgar singkat dia masih bingung dengan keadaan ini
Quera pun tidak lagi bertanya kepada Reygan kenapa ada Edgar disini .Meski penasaran dia masih diam dia kan mencari tahu sendiri .
Selama Quera tinggal dengan Reygan dia tidak pernah ketinggalan informasi yang terjadi diluar sana .
Quera juga tahu cartel saat ini sedang membuat keributan sesuai dengan rencana awal mereka .namun yang membuat dia terkejut dia tidak menduga jika Demon king juga ikut bergerak .
" Baby..... apa yang sedang kau fikirkan " Tanya Reygan lembut .
__ADS_1
" Eemm...tidka ada ," jawab Quera lirih hampir tidak terdengar orang lain .
" Yaeh... sudah habiskan makan mu ..," ucap Reygan mengecup kening Quera ." Aku ada Diruangan kerja jika butuh sesuatu bisa cari aku disana .." lanjut Reygan .
" Eemm...." jawab Quera menganggukkan kepala sebagai jawaban .
" Dan kau cepat lah..." ujur Reygan kepada Edgar yang masih makan .Membuat semua orang yang ada menggelengkan kepala .
" CK ...dasar dia pikir aku ini apa kalau bersama wanita Cantik saja lembut CK CK..." gerutu Edgar .
" Edgar...aku mendengar mu" teriak Reygan .
"Yaeh... sebentar kakak..CK menyebalkan " jawab Edgar .
" Sudah sana jangan membuat kakak mu marah kau tahu sendiri kan ..." seru kakek .
" Eemm....aku kan pergi " jawab Edgar menyusul Reygan .
Quera pun segera menyelesaikan sarapan dia ingin mendengar pembicaraan Edgar dan juga Reygan .
Quera sudah menaruh alat penyadap Diruangan kerja Reygan tanpa ada yang menyadari .
" Kakek ... aku sudah selesai aku akan kembali kekamar.." tulis Quera dinote .
" pergilah...lakukan apa pun yang membuat mu nyaman .." jawab Kakek sambil tersenyum .
Quera bisa melihat dan luka yang mendalam disenyum itu .Quera meninggalkan meja makan dia ingin secepatnya mendengar pembicaraan mereka .
__ADS_1