
Keadaan menjadi hening setalah kawanan serigala mundur . Mereka membiarkan beberapa orang yang tersisa dalam kebingungan. Mereka beralih kepada bala bantuan yang baru datang .Mereka tersenyum melihat musuh datang dengan jumlah lebih banyak dari sebelumnya .
" Bos orang yang Memimpin saat ini Dari markas U. Dia orang tua bangka itu bukan orang Zergan . Sepertinya ipar dari Ketua Beta telah menarik diri dari pertempuran .Dan hanya meminta tua bangka itu diserahkan kepada nya ." Sahut Zack dari Aerphone yang mereka gunakan .
" Dia sudah berada diperbatasan hutan dimana ada mereka ingin menerobos pulau ." Sahut J dengan seriangai diwajahnya .
" Biarkan saja .... kita lihat apa dia disana memang untuk adik dan keponakan nya atau tidak . Jika dia macam macam aku yakin Damian tidak akan membiarkan nya keluar dengan nyawanya ." Suara Reygan terdengar datar .
" Tenang saja dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk bersama dengan adiknya ." Kini suara Quera yang berbicara . Sehingga mereka semau terdiam .
" Mawar hitam ....bergerak .Malaikat pelindung melindungi .Sayap kanan tebang sayap kiri merendah ." Suara berganti kini terdengar sang lady yang berbicara .
" Bergerak ......." Terdengar jawaban yang berdengung ditelinga mereka .
Setelah bala bantuan datang mereka terkejut dari ratusan orang yang datang kini tinggal puluhan . Itu pun dalam keadaan terluka yang cukup memprihatinkan.
" Apa apaan ini ...apa yang terjadi dengan kalian saat ini .?" Teriak pemimpin pasukan yang baru datang .
" Bedeb4h ....kenapa kalian lama sekali .Kau tidak tahu dimana musuh berada saat ini . kami baru saja disergap kawanan serigala ."Jawab pria yang memimpin pasukan pertama .
__ADS_1
" Jangan bercanda kami sudah memastikan tidak ada serigala di wilayah ini." Sahut yang lain dengan geram .
" Bodoh mereka serigala peliharaan DK ...." Jawab Pria pertama dengan lemah .
" Sialan ...kita terjebak .." Pemimpin bala bantuan berteriak dengan marah .Saat menyadari apa yang terjadi saat ini. Dan benar saja tak lama terdengar suara seruling yang merdu . Memecah keheningan malam disusul dengan lolongan serigala .
Mereka semua melihat kearah atas tebing seorang wanita berdiri . Meniup seruling ditemani seorang pria dan juga dua ekor serigala .
Tak lama tercium bau bunga mawar yang harum . Yang membuat mereka waspada . Tapi semau sudah terlambat saat dua orang wanita turun dari atas dahan pohon . Dengan melemparkan pisau yang tidak terhitung jumlahnya . Tak lama juga terjadi hujan jarum Perak . Disusul dengan tebasan demi tebasan katana .
" Sialan .... tahan nafas jangan sampai menghirup serbuk bunga mawar hitam .Itu salah satu racun dari mawar kematian ." Teriak pemimpin bala bantuan .
" Kalian tidak akan ada yang bisa lolos dari kami ..." Ucap Sia sebelum mengayunkan katana nya untuk menebas musuh .Meski saat ini musuh berjumlah lebih banyak mereka tidak kesulitan sama sekali .
" Agrrrhhh ....tidak tolong ...." Jeritan terdengar sangat pilu .Saat para DAR mulai membantai mereka .
" Ha ha ha ...ini yang akan kalian alami jika masih berani menentang kami . Katakan kepada tuan mu kami akan menguliti nya sedikit demi sedikit ." Seru seorang pria membawa sebuah belati yang panjang membentuk layak nya sabit bulan .
__ADS_1
" Tolong lepaskan kami ...kami akan menyerah kami masih punya keluarga ." Jawab pria itu dengan ketakutan .
" Melepaskan mu...punya keluarga sekarang kau mengingat itu . Kalian harus membayar perbuatan pendahulu kalian . Saat mereka semau membantai orang tua kami ." Jawab pemuda dengan sebuah katakan berwarna merah kerena darah .
" Tidak usah banyak bicara bantai saja .... " Seru pria Dengan sebuah samurai yang tidak berbeda berlumuran darah .
" Aahh ...sial aki tidak bisa aku tidak bisa melepaskan peluru jika begini ." Gerutu seorang pria yang memegang Laras panjang .
Tiupan seruling semakin meramaikan suasana yang mencekam .Jeritan demi jeritan terdengar mengerihkan. Juga lolongan dari Whiteley menjadi musik pengantar kesedihan.
Di hutan perbatasan palau kembar juga terdengar jeritan demi jeritan yang menggema . Jebakan yang dipasang oleh anak anak itu telah berhasil . Juga para binatang yang dipimpin oleh sang Alfa muda Hunter . Juga yang penguasa hutan trigris mereka bisa membantai para penyusup . Mereka telah berjalan selama seharian. sehingga mereka memutuskan untuk berhenti . tapi nasib naas mereka tidak bisa dipungkiri saat ini. Para hewan itu memulai menyerang mereka setelah Hunter memberi perintah .
" Sialan ....mereka para binatang yang terlatih ." Seru Salah satu dari mereka .
" Bagaimana ini dengan keadaan kita yang saat sedang kelelahan . Tidak mungkin kita bisa melawan mereka semua . Mengunakan bom itu akan membuat kekacauan . Itu juga tidak baik, Apa harus kita lakukan .?" tanya Salah satu dari mereka yang sudah putus asa .Tadi siang mereka diserang kawanan monyet yang merampas perbekalan mereka .
" Kalian hanya bisa menyerah dan meninggalkan tempat ini ..."Suara itu terdengar jernih yang mengejutkan mereka ada suara yang tidak ada orang nya . Suara itu terdengar dingin tapi juga imut .
" Bocah sialan keluar ...." Teriak orang itu dengan marah .
__ADS_1
" Keluar itu adalah kalian.... paman jangan membaut ku menurunkan yang lain . Pergi lah selama kalian bisa ." Saat ini suara itu terdengar berbeda