Mysterius Girl

Mysterius Girl
Tawaran Edrick kepada Zergan


__ADS_3

Dimarkas DAR berada selama ini jet mendarat dengan mulus bersamaan dengan helikopter. Mereka sudah disambut oleh banyaknya mata yang menanti mereka .Reygan turun bersama dengan para inti . Menanti queen mereka Yang akan turun .


" Terima kasih ...." Ucap Quera saat menyentuh tangan Reygan yang mengulurkan tangan nya . Untuk membantu Quera turun dari helikopter .Reygan tersenyum dengan lembut .Para anggota yang melihat kedatangan mereka cukup tercengang .Melihat perlakuan manis keduanya ,Hans berjalan menuju kepada sang istri . Pria itu menatap Sia dan menganggukkan . Begitu lah cara mereka berinteraksi jika berada ditengah medan seperti ini .


" Ayo semua sudah menunggu kita ...Saat ini hanya hara yang masih berada ditempat Zergan ." Ucap Alfa untuk membuyarkan perhatian para anggota .


" Max ... bagaimana keadaan Hara saat ini .?" Edrick bertanya dengan cemas .


" Dia baik baik saja ...Zergan menutup semua akses untuk tua bangka itu tahu keberadaan Hara ." Jawab Max dengan cukup tenang ." Pria itu juga tetap membiarkan orang kita menjaga hara dirumah yang dia siapkan . Bahkan selama hara disana Zergan sendiri yang menyiapkan makan untuk Hara ." Lanjut pria itu dengan ekspresi terkejut .


" Kau yakin ...sedang tidak bercanda kan ..?"Edrick bertanya dengan heran .


" Tidak ...kau bisa menelfon hara jika tidak percaya ." Jawab Max dengan menggeleng kan kepala .


Tanpa ada perintah untuk kedua kalinya Edrick langsung menekan ponselnya untuk mencari nomer istrinya . Tak butuh waktu lama panggilan itu terhubung . Yang memperlihatkan Hara sedang bersantai di pinggir kolam .


"Hay ...sayang ...kau sudah berada disini .?" Seru Hara dengan wajah ceria .


" Iya ...aku baru datang . Bagiamana keadaan mu disitu .?"Edrick bertanya dengan wajah lesu .Hara terkekeh melihat wajah suaminya yang lesu .


" Aku baik baik saja ...lihat semua ini aku rasa aku akan menjadi gemuk ." Jawab Hara dengan menunjukkan berbagai buah dan juga minuman yang berada disampingnya.

__ADS_1


" Bagus lah ... aku merindukan mu ." Sahut Edrick dengan sendu .


" Aku juga .... merindukan mu ." Jawab Hara dengan suara lirih .Kedua nya berbicara dengan santai dan bercanda tanpa perduli jika ada yang mendengar nya .Hara tahu jika ada salah satu wanita yang saat ini menatapnya dengan tatapan yang membunuh .selama tinggal disini Zergan memang memberikan semua yang terbaik untuk Hara .


" Cih ... ****** sialan beraninya dia memiliki pria lain ." Batik wanita itu dengan manahan amarahnya selama 2 hari terakhir .


"Tuan .... Anda kembali . Apa perlu saya siapkan air mandi anda .?" Wanita itu menyapa Zergan dengan senyum menggoda .


" Tidak dimana Maera berada ..?" tanya Zergan dengan datar .


"Dai berada di kolam tuan ...dia terlihat sedang menghubungi seseorang ." Jawab wanita itu dengan tersenyum .


" Oohh ...."Hanya itu jawaban Zergan lalu pergi menuju kolam .Pria itu bisa mendengar jika adiknya itu tengah berbicara dengan seorang pria . Dia menggelengkan kepalanya dengan pasrah mendengar adiknya .


" Cih...jangan berlagak sebagai ipar yang baik tuan ... tentu saja saya akan mengunjungi anda . Tunggu saja itu tidak akan lama . Lalu apa kau juga akak tetap menjalankan rencana mu untuk memusnahkan kami sekarang .?" Edrick senagaja bertanya dengan mencibir Zergan .


" Tentu saja ... tujuan ku hanya bisa mendapatkan senjata itu . Dan dengan itu aku bisa membalas dendam kematian mom ." Jawab Zergan dengan lirih diakhir katanya .


" Bagiamana jika kami bisa memberikan senjata itu?" Apa yang akan kau lakukan dengan itu .?"Edrick bertanya lagi dengan mantap tajam Zergan .


"Apa maksud mu ....?" Zergan bertanya dengan mengerutkan kening .

__ADS_1


" Kau bukan orang bodoh ....tentu saja tahu apa yang saya maksud kakak ipar ." Seru Edrick dengan tenang .Pria itu tidak menunjukan tujuan mereka saat dengan gambalang .


" Lagi pula tujuan kita saat ini juga sama ...pria tua itu kan ." Suara Edrick terdengar santai tapi juga penuh dengan tekanan.


" Akan ku pikirkan ..." Jawab Zergan dengan melirik Hara yang sedang menikmati anggur merahnya .


"Baik lah tapi waktu mu hanya sampai sore ini .jadi putuskan segera jika kau tidak ikut campur maka kau bisa membalas dendam . Tapi juga bisa mengambil alih semuanya dengan mudah ." Ucap Edrick dengan santai .


" Sepertinya kau begitu berani memberi penawaran kepada ku ." Zergan mencibir sambil menyilangkan kaki nya .


" Tentu saja ...lagi pula kami juga tidak ingin berurusan dengan mu .Tapi jika kau berani menyentuh istri ku seujung rambutnya . maka aku tidak akan lagi perduli siapa kau." Jawab Edrick tak kalah berani menantang pria itu .


" Baik .... tunggu kabar dari ku ." Jawab Zergan .pria itu meyerahkan ponsel itu kepada adiknya lagi .


"Bagiamana ....kak aku hanya akan mengatakan sekali . Mereka saat ini sudah berada disini jadi segera pikirkan ." Ucap Hara sambil menyesap anggur yang disiapkan untuknya ." Selama kau menarik orang yang berada dibawahnya mu saat ini .Orang yang telah kau pilih tanpa sepengetahuan orang itu .Semua akan berjalan lancar ."Sambung Hara dengan tersenyum manis .


" Jadi maksud mu ...mereka akan menyerang ?"Zergan bertanya dengan menatap lekat adiknya .Tapi wanita itu hanya mengedihkan bahunya dengan acuh .


" Baik aku akan menarik mereka ..." Jawab Zergan dengan ragu .


" Bagus .... itu pilihan yang tetap . Kau tahu kak aku tidak yakin kau bisa keluar dari rumah ini jika pilihan mu salah ." Jawab Hara dengan tersenyum manis .

__ADS_1


" Baik baik ...kakak kalah dari mu oke." Jawab Zergan tanpa daya .Pria itu menyerah sebelum perang hanya karena ucapan adiknya .Bagi Zergan saat hanya adiknya yang terpenting saat ini .


__ADS_2