
Setelah kabar kembalinya pewaris LL Company membuat banyak pengusaha yang ini mendekatinya .Namun kini mereka harus menelan semau itu saat melihat bagaimana tuan pertama Romanov yang datang untuk menjemput mereka .
Dinegara lain seorang pria dengan tubuh atas yang telanjang . Sedang menikmati servis yang diberikan oleh beberapa wanita cantik nan seksi .Bibir pria itu mendengus saat melihat video yang baru saja dikirimkan anak buahnya .
"Cantik .... sungguh dia pantas menyandang gelar itu ." Ucap nya sambil menyesap wine yang dituang salah satu wanita itu .
" Tuan ... apa dia sangat cantik dari pada kami ...?" Tanya Wanita itu dengan senyum menggoda .
" Iya ... sangat cantik tapi juga mematikan . 5 tahun lalu dia muncul dengan wajah culun dan kini dia muncul dengan sangat cantik ." Jawab nya dengan penuh minat .
" Tuan ....apa kau akan membawa nya kesini bersama kami .?" Tanya Wanita yang saat ini sedang menjilati telinga pria itu .
"Ha ha ha ....tentu dia yang akan menjadi ratu disini .Aku akan mendapatkan nya hanya dia wanita yang mampu berdiri disamping ku untuk menjadi ratu ku ." Ucap nya dengan bangga .Ada kilatan ambisi di mata pria itu yang terlihat .
" Oohh .. my queen tunggu aku akan menjemput mu .ha ha ha ..." Tawa pria itu menggema saat membayangkan tubuh Quera berada dibawahnya ." Pasti akan sangat menyenangkan jika kau mendes4h indah dibawah kendali ku ." Ucap nya dengan mesum .
Para wanita yang menemaninya hanya bisa tertunduk . Mendengar itu semua membuat mereka tidak berdaya ,mereka lah yang selama ini memuaskan pria itu . Namun tidak ada satu pun yang mampu menjadi istri atau pun wanita yang diakui oleh pria itu .
Kembali kepada keluarga yang tengah bahagia setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan . Mereka sampai disebuah pulau yang indah ,saat helikopter yang mereka gunakan mendarat . Suara lolongan serigala menyambut kedatangan mereka dengan kegembiraan .
Aauuu ......
Aauuu.....
Dua ekor serigala melompat kearah Quera jika tidak ada Reygan yang menahan wanita itu sudah pasti akan jatuh .
" Kalian berdua .... hati hati ."Ucap Reygan memandang kedua nya dengan tajam .
__ADS_1
Demon hanya mendengus melirik sang tuan . Whiteley tidak memperdulikan hanya sibuk dengan menggosokan kepala nya di badan Quera .
"Tenang lah ..aku tak apa di sehat lihat itu dia ada disana ." Ucap Quera sambil mengusap lembut kepala kedua hewan itu .
" Arthur ..... sapa mereka berdua ....." Ucap Reygan kepada putra nya . Setalah mendapatkan perintah dari ayahnya bocah itu melompat kepunggung Demon dengan sekali lompatan .
" Demon .... kau sangat kuat .... ayo kita pergi keliling pulau pasti sangat menyenangkan .Kak kau ingin ikut dengan ku untuk bermain ?." Damian bertanya kepada sang kakak dengan penuh antusias .
"Tidak pergi lah ... hati hati agar tidak jatuh Demon tidak seperti Tiger dan Hugo ." Jawab Dominic dengan tegas .
" Iya aku akan hati hati ..." Jawab Damian sambil melambaikan tangan nya .
" Boy ... siapa Tiger dan Hugo ?." Reygan bertanya dengan aneh .
"Mereka teman kami ." Jawab Dominic singkat .Reygan hanya bisa menghela nafas saat mendengar jawaban putra nya yang satu ini .
" Bukan kau sendiri irit bicara jadi jangan mengeluh lagi ." Sahut Quera dengan senyum manis .
" Sebaiknya bawa kami istirahat aku lelah berdiri disini ." Sambung Sia dengan malas .
" Tuan rumah tidak ada punya etika ." Sahut Hans dengan dingin .
" Huh ... Max bawa mereka ." Perintah Reygan dengan datar .Max mendengus kasar setelah pergi menuruti perintah king nya itu .
"Tidak sadar diri .... dia saja malas bicara sekarang mengeluh kepada putra nya sendiri dasar bos laknutt." Gerutu Max didalam hati .Pria itu merasa jengkel saat ini jika sudah melihat Reygan yang dalam mode manja jika bersama Quera .
" Mari master lady ....saya kan membawa kalian untuk istirahat. Semoga bisa membuat kalian betah disini ." Ucap Max mempersilahkan kedua nya untuk mengikutinya .
__ADS_1
"Eemm ... tidak masalah kami tidak akan lama ." Jawab Hans dengan sopan .
" Apa perlu saya menyiapkan kamar lain untuk putra kalian saat ini .?" Max bertanya lagi dengan ragu .
"Tidak dia biasa tidur dengan Damian ." Jawab Sia dengan nada yang cukup ramah .
Didalam perjalanan hanya keheningan mereka tidak ada yang berbicara lagi .
" Ayah .... " Panggil Ken dengan wajah ceria .Max menoleh saat mendengar ada yang menganggil nya.
" Ken ....apa sudah selesai berlatih .?" Max bertanya dengan lembut .
"Sudah yah .... aku sudah mengerjakan semuanya ." Jawab Anak itu dengan semangat .
" Bagus ... aku bisa menemani adik kecil ini .Bawa dia kekamar mu dan temani untuk istirahat sambil menunggu prince twins. " Ucap Max dengan lembut . Bahkan sia bisa merasakan betapa pria ini menyayangi putra nya .
" Eemm ...aku akan menjaga nya .Ayo kamu ikut aku tapi tunggu siapa mana mu ..?" Ken bertanya dengan akrab .
" Eemm ....aku Danzel ." Jawab nya dengan nada acuh .
"Ayo ikut aku ... kita kekamar mu menunggu prince twins ." Ajak Ken,Danzel hanya bisa mengikuti anak kecil yang 2 tahun lebih tua darinya itu .
" Kau hebat bisa merawat nya tanpa seorang ibu ." Seru Sia saat anak anak telah pergi .
" Terima kasih lady dia adalah harta ku . Peninggalan wanita yang kucintai ." Jawab Max dengan sendu .
"Kami tahu .... jadilah ayah yang hebat ." Lanjut sia dengan lirih .
__ADS_1