Mysterius Girl

Mysterius Girl
Pembuat Onar


__ADS_3

Setelah menginggal kan pesta yang kacau itu kini Reygan dan Quera berada disebuah masion mewah bahkan bisa dibilang lebih mewah dari masion Romanov yang ditinggali selama ini .


" Axe.... ini masion siapa " tanya Quera pelan ..


"Ini milik kita sekarang bisa dibilang ini masion utama Romanov .."jawab Reygan .


"Bukanya yang ditinggali orang tuamu itu yang masion utama .." tanya Quera. lagi membuat Reygan gemas dan langsung mendaratkan kecupan dibibir Quera .


"Isshh apa sih...." ucap Quera melotot .


" No baby ini lah masion utama yang Asli ..." jawab Reygan membawa Quera masuk


" Selamat malam dan selamat datang kembali tuan muda dan nona muda .." ucap para pelayan yang menyambut mereka .


Reygan tak menjawab sapaan mereka hanya berjalan melangkahkan kaki nya arah lift itu berada .tiba tiba berhenti membuat Quera kaget .


" Ada apa Axe... kenapa langsung berhenti ." tanya Quera lirih yang. masih didengar Reygan .


" Emmm ada yang lupa baby...tunggu sebentar oke .." jawab Reygan .


" Dan untuk kalian perbaiki cari kalian menganggil wanita ini dia istri ku jadi panggil nyonya muda dimasion ini jangan ada yang Berani mengusiknya jika masih ingin selamat .." ucap Reygan .


" Baik tuan muda ..." jawab mereka serempak .


Reygan tidak memperdulikan mereka lagi saat ini yang jadi prioritas nya hanya Quera dia ingin Quera nyaman saat bersama nya.


" Baby.... apa sampai sekarang kamu masih tidak terbiasa untuk berbicara pada orang lain .." ucap Reygan.


" Eemm sebenarnya aku juga tidak nyaman jika harus berada ditempat pesta itu membuat ku mengingat bagaimana mereka menghabisi keluarga ku ." jawab Quera

__ADS_1


" Baiklah jangan diingat lagi ... sekarang bersihkan diri mu baru kita istirahat. " jawab Reygan dia tidak ingin memaksa wanitanya lagi .


" Eemm ... bisa minta tolong eemm aku tidak bisa membuka resleting gaun ku bisa bukankan .." ucap Quera dengan wajah memerah Tanpa berkata apa pun Reygan langsung membantu Quera .


Saat ini kedua pembuat onar itu sedang membuat keributan lagi disebuah markas salah satu orang yang juga hadir di pesta .


Duaar....


suhhhttt... Dor dor...


Boom...


Asap tebal membubung tinggi membuat ledakan menggema membuat orang yang ada didalam markas berhamburan keluar .


"CK... sial siapa ini kenapa tidak orang " teriak salah satu dari mereka .


"Kau lebih baik hubungi bos untuk segera kembali kita diserang " lanjut orang itu .


"Sepertinya ledakannya kurang besar hingga masih ada yang hidup ...." ucap suara itu dengan kecewa .


"CK CK... kau ini membuat target kita ketakutan ..." sahut yang lain .


beberapa orang yang ada dibelakang mereka menggeleng kasihan mereka akan jadi mainan kedua bocah pembuat onar ini .


J dan K berbeda dengan yang lain jika yang lain bergerak sunyi maka kedua pemuda ini lebih suka bergerak brutal.


" Sial siapa kalian hah... kami tidak ada permasalahan dengan kelian kepada kalian menyerang kami ." ucap pria itu .


" Kesalahan .... J mereka punya kesalahan apa ya .." tanya K dengan polos .

__ADS_1


" Bodoh.... satu kata untuk kalian "jawab J Yang kini sedang merakit peledak lagi .dan


Wushh.. .......Duar...


Booommm...


ledakan terjadi lagi kini sisi belakang yang habis meledak luluh lantah .


" Waahh... luar biasa seperti buatan ku kali ini berhasil melihat meledak " ucap pemuda yang baru saja melepas drone Yang bisa meledak .


" Heh.... bagaimana pun peledaknya aku yang buat jadi jangan bangga sendiri ..." ucap pemuda itu lagi .


seluruh musuh tidak berkutik musuh hanya beberapa orang tapi mereka tidak bisa bertindak cepat .


" Upzz aku lupa ..... hati hati dengan lantai kalian injak ..." ucap K dengan santai sambil melemparkan segenggam kelereng yang bukan sembarangan dan benar saja .


Bib ... Bib.... Bib....


" Bye.... semoga selamat nikmati hari kalian ya..." ucap K yang kini sudah pergi bersama dengan J dan diikuti anggota yang pergi bersama mereka. .tak lama mereka pergi terdengar jeritan yang luar biasa .


Agrrrhhh....


Tolong Aahh sakit.....


Arggh...


mereka menjerit ketika bom kecil itu meledak satu per satu bom kecil itu tidak bertujuan untuk membunuh mereka hanya untuk membuat mereka terluka parah .


Ini lah tujuan mereka berdua mengacau membuat keributan .

__ADS_1



__ADS_2