Mysterius Girl

Mysterius Girl
Pembicaraan para wanita


__ADS_3

Setelah saling menyapa sebentar mereka makan siang bersama. Dengan suasana yang cukup meriah , Dimana Damian dan Aron selalu membuat keributan dengan menjahili para ayah .Mereka tidak kuasa lagi untuk menahan kejahilan yang dilakukan kedua bocah itu .


" Hah .. aku menyerah jika berurusan dengan mereka berdua ." Ucap Marvel dengan menghela nafas kasar .


"Bukan kah itu yang dulu sering kau lakukan jadi ya terima aja ."Sahut Alfa dengan senyum remeh .Yang bisa membuat para anak nakal itu tunduk hanya Quera . Tapi saat ini Quera hanya membiarkan anak anak nakal itu bermain . Saat apa ayah sedang menggerutu kesal karena anak nakal mereka para istri justru . Sedang asyik dengan berbincang dengan santai sambil bercerita .


"Aku pikir .... Kakak ipar Reygan itu dulu tidak punya rasa pada wanita ." Ucap Masaya yang masih mengingat saat beberapa model yang mencoba menggoda Reygan .


" Eemm ... aku juga dengar dari Edgar . Kakak ipar Reygan tidak akan segan menembak wanita yang berani mendekatinya ." Sahut Fiona dengan mengusap perut buncitnya .


" Aku rasa itu bukan rumor tapi itu kenyataan saat ini ." Sambung Kelly sambil menyesap teh yang baru saja di sedu .


" Yah bisa dibilang saat pertama kali aku melihat bos datang ke kampus . Itu membuat ku syok sampai akhirnya semau terbongkar ."Lanjut Kelly dengan senyum lebar .


" Kel .. bagaimana dengan mereka apa masih mengejar mu sampai saat ini .?" Quera bertanya dengan pelan . Dia masih engan untuk berbicara banyak .


" Tidak itu semua ...sudah selesai saat aku menikah dengan Alfa . Jika sampai sekarang mereka masih memburu ku tidak mungkin aku melepas penyamaran ku selama ini ." Jawab Kelly dengan mata bersinar cerah .

__ADS_1


" Eemm ... Maaf aku masih berat untuk berbicara ." Ucap Quera dengan nada sedih .


" Kak ... itu tidak masalah kami mengerti Jadi jangan sedih kami . Kami juga mengalami banyak cerita hidup .Jika orang tau kakak rela mengorbankan nyawa untuk Kakak berbeda dengan ku dan Masaya .," Sahut fiona dengan senyum lembut .Jika fiona dijual oleh ayah nya saat kalah berjudi di kasino milik Edgar . maka Masaya harus menjadi Mesin pembunuh untuk orang tuanya .


Diantara mereka hanya Veronica lah yang memiliki orang tau cukup baik . Sedangkan Kelly harus bersembunyi dari keluarga nya demi tidak ingin dijadikan alat tukar . Dengan kedok pernikahan yang sudah diatur oleh keluarga nya .


" Eemm ... kau benar . Jadi kau jangan sedih aku juga tidak tahu bagaimana rasa memilik ayah yang baik . Jika bukan ayah Zaen yang memberikan ku kasih sayang seorang ayah .Dan aku bersumpah akan membuat orang itu membayar air mata ibu ku." Seru Hara dengan mata berkaca kaca .


" Iya tenang saja .... aku akan membantu mu . Jangan lupa aku juga memilik dendam dengan orang itu . Kau bersyukur saat ini dan berterima kasih kepada Quera yang sudah membunuh Nagata . Semoga saja Nagato tidak terpengaruh omong kosong orang itu . " Sambung Masaya dengan pelan Dia baru tahu jika memiliki seorang kakak yang mencarinya .


" Secara garis darah menang tapi aku tidak mengakui nya . Andai saja bisa mengubah darah ini aku juga tidak mu ." Jawab Hara dengan jijik .


" Sudah lah lihat anak anak apa yang sedang mereka lakukan saat ini?." Seru fiona dengan menggelengkan kepalanya saat anak anak itu malah bergulat di tanah .


" Biarkan saja jika ada yang terluka kita juga punya banyak dokter ." Jawab Quera dengan tenang .


Fiona hanya bisa menggeleng dengan ucapan kakak iparnya yang satu ini . Diantara mereka hanya Fiona lah yang belum pernah bertarung dengan musuh .Dia hanya diajarkan gerakan ringan oleh Edgar untuk perlindungan diri .

__ADS_1


" Dear .... apa yang sedang kau bicarakan emm .. sampai lupa dengan ku ." Ucap Reygan dengan lembut tepat ditelinga Quera .


" Tidak ada Hubby .. hanya berbagi kisah dengan mereka selama ini ." Jawab Quera dengan mengusap lembut lengan kekar Reygan .


Para wanita yang melihat itu hanya bisa melorotkan mata mereka . Kemana perginya Reygan yang dingin tak tersentuh itu. Yang ada saat ini hanya seorang pria dengan cinta yang besar untuk istrinya .


"Ini sudah waktunya istirahat .. sebaiknya kalian masuk dan juga Fiona jangan terlalu lelah . Aku sudah membiarkan kakak ipar mu sendirian saat hamil jadi sekarang masuk lah ." Ucap Reygan sambil melirik fiona yang duduk bersandar .


" Kakak ...benar sayang ayo masuk ." Sambung Edgar yang menjemput istrinya itu .


" Kalau begitu aku harus pergi dulu ... " Ucap Fiona berpamitan .Kedua nya masuk kedalam masion . Sedangkan Quera memanggil anak anak untuk berhenti .


" Anak anak ...sudah waktunya tidur berhenti ayo masuk ." Seru Quera dengan lembut .


" Baik mom ..." Jawab mereka dengan kompak


Anak anak berhenti mereka berlarian menuju kamar mereka . Yang berada dilantai 3 sedangkan para orang dewasa berada dilantai 2 .Sedangkan sayap kanan ditempati Edgar yang memang itu tempat tinggal nya jika berada disana .

__ADS_1


__ADS_2