
Pertempuran berakhirnya dengan cukup baik .Mereka saat ini berada dimarkas kecil yang tersedia ditempat itu .Hans datang membawa pria paruh baya dalam keadaan hampir telanjang . hanya menggunakan celana pendek untuk menutupi bagian bawahnya .
" Apa mereka akan lama sadarnya ....?" Tanya Zack dengan muram .
"Tidak lama mungkin besok .... apa kita akan membawa nya dalam keadaan seperti ini .?" tanya Marvel setelah melihat keadaan pria itu .Sambil melirik Reygan yang menatap pria yang tidak sadarkan diri itu dengan tajam .
" Bang ...dimana asistenya saat ini.?"Quera bertanya dengan memicingkan mata ..
" Ada diruangan sebelah ...ada apa .?"Tanya Hans dengan heran .
" Kerena asistennya lah sumber otak jahat nya selama ini." jawab Quera .Yang membaut mereka semua menatap wanita cantik bak peri .Tapi juga menyimpan berbagai rahasia yang mendalam . Bisa dibilang Quera itu misterius untuk orang yang tidak mengenalnya .
" Abang tahu ... ayo kita harus segera kembali anak anak pasti sudah menunggu kita ." Hans berkata untuk menenangkan Quera .
" Apa yang dikatakan Abang mu benar ...ayo kembali . Jangan buat Anak anak itu menyusul kita disini . "Sambung Sia dengan senyum lembut . Berbeda saat dia berada di tengah pertempuran.
" Eemm aku tahu kak ..." Jawab Quera dengan sendu . Dia merindukan anak anak itu saat ini .
" Jangan bersedih mereka baik baik saja .." Ucap Reygan menenangkan Quera . Pria itu baru saja menerima pesan jika musuh Disana juga sudah mundur . Hanya karena berhadapan dengan binatang yang ada di hutan .Yang sudah banyak ditaklukan oleh Hunter trigris dan Hugo . Selama ini hanya Hugo yang tidak pernah terlihat bersama si kembar .
__ADS_1
" Ayo istirahat ...kita akan kembali setalah semau Anggota telah sadar ." Reygan berseru dengan lantang. Yang disambut dengan gembira oleh anggota .
Mereka semua pergi untuk istirahat malam ini sebelum besok pagi mereka akan kembali .Tapi berbeda dikamar Quera masih duduk termenung . Memikirkan sesuatu yang selama ini menjadi pokok permasalahan mereka .
"Sudah jangan terlalu dipikirkan ....kita akan tahu jawabannya nanti .Jadi beristirahat lah dengan baik ." Suara Reygan terdengar lembut . Sehingga menyadarkan Quera dari lamunannya .
" Eemm ...aku hanya tidak tahu apa yang sebenarnya mereka incar . Apa perlu kita menjelajahi tempat ini untuk mencari benda itu .?" tanya Quera dengan ragu . Wanita itu memeluk pria yang berada disamping nya dengan erat .
" Eemm ... kita akan bertanya kepada ayah terlebih dulu .Baru memutuskan hal apa yang akan kita lakukan kedepan nya .Sekarang istirahat dulu aku tidak ingin kedua anak itu menyalahkan ku . Karena tidak menjaga mu dengan baik ." Ucap Reygan dengan senyum menawan . Yang bisa melelehkan hati wanita manapun .
" Jangan tersenyum seperti ini didepan wanita lain ." Ucap Quera dengan menatap Reygan dengan tajam .Quera enggan berbagi senyum Reygan dengan wanita manapun .
" Tenang saja ... aku tidak suka tersenyum untuk wanita lain ." Jawab Reygan sambil mencium kening Quera dengan penuh kasih sayang .
Dilain tempat musuh mundur teratur dengan keadaan yang tidak baik .Hingga matahari terbit mereka berhasil keluar dengan rasa lelah .Mereka bisa selamat dengan sudah payah .mereka disambut oleh Zergan yang terlihat murka .Dibelakang Zergan ada Edgar dan Roy yahh sudah menanti . Jika mereka tetap melawan maka jangan salahkan mereka tidak akan bisa kembali dengan nyawa nya .
" Lord .... apa yang terjadi sebenarnya ..?" pemimpin pasukan bertanya kebingungan .Melihat Zergan yang berdiri bersama dengan musuh .
" Semau sudah berakhir ....jadi apa lagi kami menyerah ." Jawab Zergan dengan muram .
__ADS_1
" Jadi apa kalian bertemu dengan anak anak didalam sana .?" Zergan bertanya dengan nada rendah .
" Tidak lord kami hanya mendengar suara nya saja . Tapi kami hanya menghadapi sekelompok binatang . Yang dipimpin serigala dan harimau . Bahkan mereka masih mengawasi kita . Jika kami berbalik sedikit saja mereka siap menerkam kita sampai mati ." Jawab Pemimpin dengan penuh luka . Dia tidak berani menatap mata Zergan .
" Bagus ...lah ." Jawab Zergan dengan lega . Dia tidak ingin Jika keponakan nya terluka . Hanya kerena anak buahnya yang bertindak ceroboh .
" Sekarang kembali kemarkas aku akan menemui seseorang ." lanjut Zergan memberi perintah kepada anak buahnya .
" Baik lord ..." Seru mereka dengan serempak. Sebelum mereka beranjak pergi dari sana . Dengan banyaknya mata yang menatap mereka sebagai mangsa . Mereka masih ingin hidup jadi bergegas pergi dari sana . sebelum lawan berubah pikirkan untuk melenyapkan mereka semua .
Ditengah hutan anak anak juga mulai beranjak dari tempat mereka . Aron mengeluh tidak suka hidup ditengah hutan seperti saat ini. Tapi Suara Dominic menghancurkan keinginan nya itu .
" Ini akan menjadi latihan kalian kedepannya ." Ucap Dominic dengan dingin dan tegas .
" Apa yang dikatakan Dom benar jadi bersiaplah ...." Seru Damian yang datang dengan Hugo .
Anak anak yang lain merinding melihat Damian berjalan bersama dengan Hugo . Yang terlihat lebih ganas dari pada Hunter dan trigris James terkekeh kecil melihat mereka ketakutan .
" Apa kalian tidak pernah melihat Hugo sebelumya .?" James bertanya dengan terkekeh pelan .Semua menggelengkan kepala nya .
__ADS_1
" Sudah lah James kau tahu jika Hugo tinggal bersama kami di pulau tersembunyi ." Sahut Damian dengan tersenyum tengil .
" Ayo kembali ....mereka juga akan segera datang ." Lanjut Damian dengan senyum semirik .