Mysterius Girl

Mysterius Girl
Penyesalan Zergan ( Rencana yang sama ).


__ADS_3

Lord tua yang berada didalam sel sangat terkejut saat melihat putrinya. Yang sebelumnya ingin dia jual untuk mendapatkan bantuan dari rekan kerja nya. Saat ini berada didepan nya dengan tatapan membunuh .


" Sejak kapan kau kembali kenapa tidak menemui dad ..Dad merindukan mu saat mereka menculik mu dan juga mommy . Dad sangat terpukul apa lagi saat melihat mu jatuh kedalam jurang ." Pria itu berkata dengan suara lemah .


" Cih ...meski saat itu aku masih kecil tapi aku tahu apa yang terjadi . Saat aku bisa saja membunuh mu . Tapi sayang para saudara suami ku juga masih menanti giliran mereka . Jadi aku akan sedikit bermain dengan mu saja ." sahut Hara dengan senyum semirik yang menakutkan .Mata indah itu berkilat seakan haus darah . Melihat binar di mata adiknya hati Zergan seakan diiris oleh belati .


Adik nya yang dulu begitu manis dan juga lembut . Kini telah berubah menjadi wanita yang haus akan darah . Yang disebabkan oleh pria yang mereka panggil Daddy .


" Maera ... entah apa yang telah kamu lewati selama ini. Maaf akan kakak yang begitu bodoh sehingga tidak tahu apa pun ." Lirih Zergan dengan mata yang memerah .Entah kerena sesal kerena tidak bisa menolong adiknya . ataupun ada yang lain saat ini tidak ada yang tahu .


Edrick yang mendengar ucapan lirih Zergan hanya bisa diam . Tanpa menoleh saat ini pria itu hanya fokus dengan apa hanya akan dilakukan oleh istrinya .


Diruang kendali Quera bersama Reygan masih setia melihat dan mendengar akan percakapan mereka . Mata wanita itu juga memerah entah apa yang tengah dia pikirkan .


" Jangan memikirkan apa pun lagi . Biarkan aku yang mengurus semua nya .Saat ini keadaan sudah jauh lebih tenang . Untuk sekutu yang berada dibawah nya . Kita akan membersihkan mereka saat semaunya sudah terkendali ." Suara Reygan menyadarkan Quera dari lamunan nya .


" Eemm ... aku hanya mengingat malam itu . Aku masih bersyukur malam itu mom pergi dengan keadaan suci ." Lirih Quera dengan menyandarkan tubuhnya kepada Reygan .


"Tenang lah ...Hara wanita yang kuat ..dia pasti bisa menahan diri ." Reygan berusaha untuk menyakinkan wanita yang berada dipelukan nya .


Yang lainnya juga merasakan hal yang sama mereka juga tidak pernah membiarkan pria itu lolos . Mereka sedang menanti giliran mereka untuk membalaskan rasa sakit mereka .


" Aku rasa tidak perlu lagi menunggu lama ..mereka harus segera berkumpul menjadi satu disini .Dan itu bisa kita lakukan dengan mudah selama ada Zergan disini." Ucap Sam dengan senyum licik .

__ADS_1


"Apa yang kau rencanakan saat ini.....?" Hans memicingkan matanya .


" Aku yakin pria itu akan mengumpulkan mereka . Dan aku rasa mereka bisa berkumpul disini . Dengan dalih jika dia sudah menemukan benda yang mereka inginkan . Dan juga sudah mengalahkan kita ."Jelas Sam dengan senyum semirik .


Mereka saling pandang mengerti apa yang direncanakan Sam saat ini .


"Kita bisa mencoba nya setelah Zergan keluar dari sana .Apa lagi sekutu mereka juga ikut dalam Malam itu .Dengan begitu akan mempermudah kita . Dalam membereskan mereka sekaligus ." Sahut Zack menimpali ucapan Sam .


" That's right ..... Bagaimana apa apa kita bisa melakukannya.?" Tanya Marvel dengan semangat .


"Eemm...seperti nya itu ide yang cukup bagus dengan begitu kita tidak perlu membuang banyak tenaga ." Sahut Alfa sambil melirik Reygan .


" Baik lah lakukan itu...Zack bagaimana dengan Anna .Apa sudah bisa menangkap wanita itu kembali .?" Reygan bertanya dengan datar .


" Beri tahu Edgar ...sasaran wanita itu pasti dia . " Perintah Reygan dengan kembali fokus dengan monitor .


"Emmm akan ku beritahu ... semoga saja kita bisa mendapatkan nya dengan cepat ." Sahut Alfa dengan sedikit gelisah .


Ruangan kembali hening sebelum teriakan dari luar .Hans menggelengkan kepala nya tidak berdaya . Dia tahu teriakan siapa itu sehingga hanya diam saja .Sedangkan yang lainnya sudah kalang kabut .


" Aargghh ...berhenti disana kau ...." Teriakan itu terdengar nyaring yang mengejutkan seisi markas .


" Huh ..kemari kau jangan lari . " teriakkan Itu semakin keras. Juga suara terkekeh anak kecil.Serta langkah kaki yang berlarian dengan cepat .

__ADS_1


" J ... jangan kau membantu nya atau aku akan menghancurkan semau koleksi mu ." Lagi lagi terdengar teriakan K yang terdengar marah .


" Haish ..tidak bisa kah mereka berdua berhenti bermain seperti akan kecil ." Gumam Sam dengan wajah yang merah karena malu. Dengan tingkah kekanakan - Kanakan kedua nya .


" Apa kau lupa siapa bilang onar nya selama ini .... apa lagi saat ini tambah satu personil . Aku yakin markas ini bisa hancur hanya karena ulah mereka ." Sahut Alexa yang baru saja datang. Bersama dengan Sia yang terlihat jauh lebih lembut . Kedua wanita itu seperti Dewi kematian saat bertarung . Tapi saat ini mereka terlihat seperti seorang wanita pada umumnya .


" Sudah lah biarkan saja ....Melarang pun juga percuma ." Sahut Sia dengan cepat .


Reygan menatap sang istri yang masih menatap layar monitor yang memperlihatkan . Bagaimana Hara mulai menyiksa ayah nya dengan kata kata . Terlihat wanita itu masih enggan melakukan kekerasan .


" Benar kah ...jadi kami yang akan mewarisi semau nya .?" Tanya Hara dengan senyum licik .


" Tentu.....saja ,Asal bisa bantu dad agar tidak kedinginan saja ." Jawab Lord tua dengan cepat .


" Honey .... dia bilang kedinginan hanya dengan beberapa derajat lebih rendah saja." Hara berkata dengan manja kepada Edrick . Setelah Hara selesai berbicara baru lah pria itu sadar . Jika ada pria dari anggota DK yang datang bersama dengan anak anak nya. saat ini pikirkan Pria tua itu menjadi kosong .Menatap anak dan menantunya yang berdiri diluar sel .


" Bunny ...apa kau tidak lupa sesuatu untuk disampaikan kepada nya. ?" tanya Edrick dengan mengusap kening Hara dengan lembut .


" Ya Tuhan ...aku lupa . Dad aku lupa memperkenalkan nya .Dia suami ku dan juga merupakan ketua tim Beta . Yang datang menyerang markas mu itu." Hara memperkenalkan kepada pria yang menatap kosong itu.


" Hallo ...Daddy mertua maaf menantu mu ini menjemput mu dengan cara kasar ." Sapa Edrick dengan senyum mengejek .


Zergan hanya diam saja hanya akan menjadi pengamat untuk saat ini.Tubuh pria itu semakin bergetar entah karena marah atau kedinginan saat ini.Yang pasti saat ini emosi pria itu sudah berada diambang batas nya .

__ADS_1


" Dad kami disini bukan untuk membebaskan mu .tapi kami disini menuntut balas atas kematian mom yang begitu sadis . Yang telah kau berikan kepada semau sekutu mu .Tenang saja semua sekutu mu akan ku panggil untuk datang . Sehingga kau tidak hanya menderita sendiri . Aku akan membalas setiap darah yang menetes dari tubuh mom . Aku juga akan membuat mu merasakan mati dengan hina . Apa lagi yang ingin dad katakan saat ini. Maera adalah saksi hidup malam itu. Jadi bersiaplah ..." Ucapan Zergan dengan sinis mampu membuat pria tua itu muntah darah . Bak disambar petir ucapan Zergan menjadi ujung tombak. Yang menghujam jantung kedua pria itu .


__ADS_2