
Agrrhh .. Agrrrhhh ..
Teriakan demi teriakan keluar begitu saja dari bibir Kim walau sudah mencoba untuk tidak berteriak .
50 kali cambukan yang dilakukan Alfa juga tidak lah terlalu keras berbeda jika yang melakukanya King .
Ini sudah menjadi kesepakatan bersama yang ada di anggota selama hampir puluhan tahun .
" Kim ingat lah jangan pernah lagi berbicara sembarangan... kau salah satu pemimpin tim jadi ingat lah kendalikan diri mu sendiri agar kamu baru bisa mengendalikan anggota mu .. itu lah yang sudah menjadi peraturan Demon king ." ucapan Alfa didengar Kim meski sudah diambang batas kesadarannya .
Telah selesai Alfa memangil tim medis untuk mengobati Kim dan bisa dipastikan tidak akan bisa bangun dalam waktu 1 Minggu .
"Maaf Kim kami semua masih menyayangi mu jika tidak king sudah melempar ku keluar dari anggota .dan lebih parahnya sendri yang akan menghukum mu .." batin Alfa yang melihat Kim pingsan .
"Bawa Kim keruang rawat setalah dia bangun kabari aku .." ucap Alfa kepada salah satu tim medis yang berada di bawah pimpinan Marvel .
"Baik Master ..."jawab mereka segera membawa Kim .
Beralih kembali ditepi pantai Quera masih saja berdiri disana membuat Reygan geram .
" Baby. ...come ini sudah larut ayo kembali .." ajak Reygan .
" Sebentar lagi ..Axe.. aku seperti mengingat sesuatu " ucap Quera membuat Reygan panik bagaimana jika Quera mengingat sesuatu akan membuatnya kesakitan .
Tak... Quera mengeluarkan sebuah seruling giok sang sangat indah .
__ADS_1
Quera memulai meniup seruling giok itu terdengar bunyi yang begitu indah membuat terdengar hampir keseluruh Palau .
Para inti yang bahkan para anggota lain keluar menuju kearah suara itu .
Bahkan kakek Zhafran yang sudah tertidur bangun mendengar nya .
Sedang Reygan memeluk nya dari belakang
" Baby ... lihat lah kau membangunkan seluruh penghuni pulau ." bisik Reygan tepat ditelinga Quera .
" Lihat Baby ... siapa yang datang kemari sepertinya bukan hanya aku yang merindukan mu ..." Tunjuk Reygan kearah serigala berwarna abu abu yang berjalan digelapnya malam Mata merah itu sangat luar biasa.
Suara seruling yang awalnya terdengar begitu indah kini berubah menjadi nada yang begitu menyayat hati siapa pun itu .
Sampai akhirnya Seekor serigala mengaum membuat penghuni pulau merinding .
"
Lolongan itu seakan menjawab kesedihan dari suara seruling itu. Hingga Quera menghentikan permainan nya .
Seekor serigala yang hanya akan tunduk kepada sang king kini tunduk kepada seorang wanita yang ada dipelukan sang king .
" Hah .... tidak Serigala dan tuannya sama saja tunduk pada satu wanita ini luar biasa ." ucap Alfa miris melihat kejadian ini .
" Aku bahkan merinding mendengar bunyi seruling itu ..." sahut Marvel .
" Heh ini... tidak sebanding dengan malam itu aku bukan hanya merinding tapi juga merasakan jika malaikat maut benar datang " jawab Edrick .dibalas anggukan kepala dari Alfa .
Kakek Zhafran yang menyaksikan itu dari jendela kamarnya menangis entah apa yang membuat nya menangis .
__ADS_1
" Tuan apa anda baik baik saja ..." tanya Zaen
" Kau lihat Zaen gadis kecil yang sempat dikabarkan telah Mati kini bangkit sedang memanggil para malaikat ." ucap Kakek .
" Anda benar tuan ... " jawab Zaen .
" Setelah sekian lama aku kembali mendengar nada ini lagi .Puluhan tahun nada ini sudah tidak pernah terdengar sekarang terdengar semakin membuat orang ketakutan ." ucap kakek menatap langit .
" Nameera kenapa kau mewariskan ini kepada putri kecil mu .." Batin kakek itu menjerit dia merupakan saksi bagaimana gadis bernama Nameera itu hidup.
kakek menangis karena gagal menyelamat kan dua anak dan juga menantunya .
Nameera sudah dianggap nya sama halnya dengan kedua putra nya .
Ditepi pantai terlihat seekor serigala sedang menggosokkan kepala ke badan seorang wanita tentu saja pria yang sedang memeluknya sontak marah.
" Demon ... sana pergi menganggu saja mu " ucap Reygan .
Sedang serigala itu tidak bergeming sama sekali malah sengaja mengejek sang tuan dengan menjilat tangan sang Queen
.
Reygan meraung marah melihat itu ..
" Demon. ... awas kau " Reygan berteriak marah .Quera yang melihat itu tertawa terbahak ..
" haha ha ... Axe kau lucu sekali marah kepada Demon dan ini baru Demon Axe belum Whiteley.. hahaha .." tawa Quera membuat Reygan terpaku sejenak dan juga orang orang yang masih melihat meraka .
" Indah baby aku sudah lama tidak pernah mendengar tawa mu yang begitu lepas.." Bisik Reygan .
__ADS_1
Tanpa permisi Reygan langsung mencium bibir yang tadi tertawa dengan lepas itu .
" Emmpphh ...." Hilang sudah tawa itu