
Saat ini keadaan menjadi hening seketika tidak ada lagi yang suara . Yang ada dipikiran mereka saat ini hanya ingin menghabiskan waktu bersama dengan orang terkasih .Sebelum akhirnya mereka akan pergi untuk menyelesaikan dendam yang ditinggalkan sejak orang tua mereka .
Dipesawat Hara terlihat sedang duduk dengan tenang kali ini dia pergi sendiri . Hanya satu human yang memang ditugaskan oleh Quera . Wanita Itu duduk dengan tenang hingga beberapa jam akhirnya dia mendarat dengan selamat .
Hara telah mengetahui dimana keberadaan Zergan saat ini . Sehingga dia bisa dengan mudah untuk menemukan Pria itu .
" Nyonya.... saat ini pria itu sedang berada diperusahaan nya . Apa kita akan langsung berangakat kesana .?." Tanya Salah satu anggota DK yang menjemput Hara .
" Tentu ...aku tidak ingin terlalu lama berada disini . Suami dan putra ku akan cemas ." Jawab Hara dengan sedikit bercanda . Anggota itu hanya bisa tersenyum sopan.dia tahu sepak terjang dari istri pemimpin tim beta ini .
" Baik nyonya ... " Jawab orang itu sambil mengemudi dengan kecepatan rata rata . Mobil melaju dengan sempurna tanpa ada halangan. Sehingga hanya dengan waktu 1 jam mereka sudah berada di perusahaan yang sekarang dipimpin Zergan .
Hara turun dari mobil mengunakan kaca mata hitam . Yang semakin memperkuat aura yang di miliki . Bagaimana didalam tubuhnya ada darah dari penguasa pegasus .
" Permisi .... nona bisakah saya bertemu dengan Tuan Muda Zergan .?" Hara bertanya dengan nada arogan . Yang sengaja dia lakukan saat ini . Resepsionis itu memandang Hara dengan rumit .
" Maaf apa sudah ada janji sebelumnya .?" Resepsionis itu memandang Hara dengan rumit .
" Tidak tapi tolong katakan saja jika .....Alhamaera kembali ." Ucap Hara dengan acuh tak acuh . Dengan nada dan aura yang dikeluarkan Hara membuat resepsionis itu sedikit gemetar . Sehingga dengan cepat menghubungi asisten pribadi Zergan . Sepertinya wanita yang saat ini ada didepan nya bukan lah wanita yang bisa dia singgung .
__ADS_1
Asisten Zergan pun terkejut setelah mendengar kabar dari resepsionis bawah . Apa lagi menyebut nama Alhamaera . Nama yang merupakan adik kesayangan sang tuan . Yang membuat pria itu seperti sekarang .
Tok ...tok..tok..
" Tuan ...ada seorang wanita yang berada dibawah dia menyebutkan Alhamaera kembali ." Ucap Asisten Zergan dengan suara yang lirih . Dia takut jika sang tuan akan murka.Zergan segera mendorong wanita yang berada berlutut dibawahnya dengan keras . Dengan raut wajah yang terlihat sangat menyeramkan .Aura membunuh keluar dari tubuh Zergan . Sehingga wanita itu langsung pergi meninggalkan ruangan Zergan .
" CK ... siapa yang berani mengunakan nama adik ku .Untuk menipu ku bawa wanita itu kesini aku ingin melihat siapa yang berani menggunakan nama nya . " Sahut Zergan dengan wajah yang merah kerena marah .
"Biak tuan .." Jawab Asisten itu lalu pergi tanpa menoleh lagi .
Dibawah tepatnya dimeja resepsionis Hara duduk dengan melipat kaki nya dengan aura yang ganas. Asisten Zergan datang dengan wajah muram apa lagi setelah melihat wanita yang sedang duduk dengan angkuh .
Dari mata dan raut wajah bisa dipastikan itu adalah Zergan dengan versi perempuan .Sehingga dia menyapa dengan ramah dan tidak bertindak gegabah .
" Tentu ..bawa aku menemuinya ." Perintah Hara dengan mata yang menetap tajam kepada pria itu . Tidak ada sedikit pun ketakutan dari wanita ini . Itu membuat asisten Zergan itu semakin penasaran dengan identitas wanita ini .
Tak butuh waktu lama mereka sampai dilantai teratas. Dimana itu lantai terletak ruangan Zergan berada . Asisten itu mengetuk pintu sebelum membuka pintu .
Tok ...tok....tok....
__ADS_1
Cklek ...
" Tuan saya membawa nona ....Silahkan masuk nona ." Ucap asisten dengan mempersilahkan Hara masuk .Hara melangkah masuk kedalam ruangan Zergan yang terkesan suram dan dingin .
" Sepertinya kau tidak menyambut kedatangan ku kak." Hara berkata dengan suara yang rendah. Tapi juga ada makna yang berbeda .
Deg .....
Jantung Zergan berdetak lebih cepat saat mendengar suara itu . Yah suara sang adik yang telah pergi 15 tahun lalu bersama dengan mommy nya .Pria itu memutar kursinya dengan cepat untuk melihat asal suara itu .
" Maera ...." Lirih Zergan sambil berdiri dengan ekspresi yang tidak bisa terbaca untuk saat ini .Hara berjalan menuju sofa yang ada diruangan itu dengan elegan .
" Maera sudah mati kak .... jadi jangan sebut nama itu . Saat ini yang ada didepan mu adalah Hara sang pembunuh bayaran ." Sahut Hara dengan nada angkuh dan juga mata yang berkilat tajam menakutkan .
" Ap- apa yang terjadi ....Maera .?" Zergan bertanya dengan lirih .Adiknya yang begitu polos kini berubah menjadi wanita yang haus darah .
" Aku kesini hanya meminta ... serahkan tua bangka itu agar aku bisa membunuhnya sepeti dia membunuh mommy ku ." Sambung Hara dengan dingin .niat membunuh Hara sudah tidak lagi bisa disembunyikan. Bahkan asisten Zergan gemetar merasakan niat yang dikeluarkan Hara .
" Apa maksud mu ... sweety . Apa hubungannya kematian mom dengan dia?. Bukankah selama ini mom mati kerena dia diculik oleh orang orang Lucifer .?" Zergan bertanya dengan tubuh yang bergetar hebat .
__ADS_1
Hara tersenyum sinis melihat reaksi sang kakak saat ini .
" Bodoh ... malam itu aku kabur bersama dengan mom saat mendengar rencana bajiangan itu. Dia berencana untuk menyerahkan ku kepada salah satu rekan nya . Kerena mom tidak ingin aku menjadi barang taruhan tau bangka itu. Mom membawa ku pergi tapi sayang rencana mom gagal . Demi untuk membebaskan ku mom menyembunyikan ku diperbatasan di semak belukar . Saat dia menemukan mom sendiri dia menyiksa mom dan Bahkan dia rela membiarkan mereka semua menggilir mom hingga tewas . Setelah itu dia membawa jasad mom dan mengatakan jika Lucifer yang telah melakukan semua itu . Benar bukan apa yang aku katakan ." Hara berkata dengan mata yang berkabut . Zergan mematung setelah mendengar semua itu. Itu merupakan pukulan terberat untuk nya .