Mysterius Girl

Mysterius Girl
Rebecca mencari keberadaan Quera


__ADS_3

Kedatangan Rebecca bukannya membaut suasana hati Reygan membaik . Tapi malah membuat pria itu semakin geram .Pria itu semakin kesal Jika ada sedikit saja kesalahan . Dengan wajah masam Reygan suasana meting semakin dingin dan mencekam .


" Sial .. siapa yang membuat tuan pertama semakin kesal seperti sekarang ." Batin para peserta meting . Mereka semkin tertekan dengan apa yang terjadi saat ini .


" Saya minta kalian bekerja dengan benar . Dan ingat saya tidak ingin ada yang menggunakan kekuasan untuk memasuk orangnya disini . " Ucap Reygan dengan suara rendah .


" Alfa panggil pihak HRD untuk datang kesini . Mereka harus mendapatkan ijin terlebih dulu, sebelum menerima anak atau pun kerabat dari para dewan atau pun pemegang saham ." Sambungnya dengan suara yang semkin dingin .


Diruangan tunggu Edrick sedang menemui Rebecca dengan perasaan jengkel . Pria itu hanya bisa mendengus kesal saat Rebecca mulai berakting lemah lembut.


" Selamat siang .... nona . Maaf saya ini Reygan tidak bisa menemui mu . Nanti malam dia kan pulang , Jadi silahkan ditunggu .Lagi pula Reygan juga baru kembali dari Luar negeri ." Ucap Edrick dengan nada kesal .


" Oohh... maaf kalau begitu aku akan kembali . Eemm....katakan aku menunggu nya untuk makan malam bersama ." Jawab Rebecca dengan senyum semanis mungkin .


" Baik lah akak saya katakan .... Jadi tolong segera pulang untuk istirahat . Tidak baik untuk kandungan anda jika terlalu lelah ." Ucap Edrick Sambil memalingkan muka untuk menahan rasa mual nya .


" Cih ... segera lah pergi aku mual jika harus berbasa basi terlalu lama dengan mu ." Gerutu Edrick didalam hati . Biasanya Zack yang bertugas mengusir Rebecca jika tidak ada Habel . Tapi sayang saat ini keduanya sedang tidak ada jadi Edrick lah yang menjadi korban .

__ADS_1


" Iya ... Terima kasih ... aku akan pulang untuk istirahat ." Jawab Rebecca sambil merapikan rambutnya . Dengan nada yang sehalus mungkin . Wanita itu harus menahan rasa jengkel nya untuk kedua kalinya .


" Sial ... kenapa sehari ini aku sial terus ." Batin Rebecca dengan geram .Setelah di mall dipermainkan oleh anak anak nakal . sekarang juga tidak bisa bertemu dengan Reygan .Malah harus berurusan dengan Edrick yang dia tahu jika pria itu tidak suka dengan nya . Tapi Samapi Sekarang dia tidak tahu apa yang membuat pria itu terlihat engah untuk bersikap baik kepada nya .


Dengan perasaan yang dongkol Rebecca pergi meninggalkan RK dengan marah .Tapi demi image nya dia tetap tersenyum dengan ramah kepada orang yang ditemui nya .


"Bagaimana apa kalian sudah menemukan dimana istri dan anak anak Reygan tinggal saat ini .?" Rebecca bertanya kepada Judy .


" Eemm ... ada kemungkinan mereka tinggal di masion lama Lucifer. Tapi juga ada yang melihat jika mereka tinggal di masion mewah lain yang berada di dekat pantai . " Jawab Judy dengan cuek .Dia sendiri tidak bisa memastikan dimana mereka tinggal saat ini . Bagaimana pun masion utama Romanov yang sekarang berada dipinggiran pemukiman mewah .


" Sialan .... kenapa sangat sulit untuk menemukan mereka . Jika ini terus berlanjut kita akan susah untuk menyingkirkan mereka ." Rebecca berkata dengan kejam .


Edrick kembali keruang meting setelah Rebecca pergi . pria itu menyeringit kan kening saat suasana mencekam sedang melanda . Dia memandang Alfa yang duduk disamping Reygan yang tak kalah muram .


" Jadi hanya ini ,... cara yang akan kalian gunakan .?" Reygan kembali bertanya dengan tangan mengetuk meja .


" Kami ..kami ...akan memaksimalkan potensi kami lagi tuan ." Jawab direktur pemasaran dengan keringat dingin yang sudah membasahi dahinya .

__ADS_1


" CK ... dalam waktu 1 bulan kedepan kalian harus bisa meningkatkan hasil ." Putus Reygan dengan tegas . Semuanya yang hadir hanya bisa mengangguk dengan patuh .


" Ingat .... jangan sampai ada kejadian yang di staf keuangan ." Ucap Alfa dengan geram .


" Bukan kah kalian semua sudah tahu cara kerja nya? . Apa dia mengikuti prosedur seperti mereka yang bekerja disini?." Alfa bertanya sambil melirik menejer HRD . Yang saat ini sudah terlihat pucat atas apa yang menimpa saat ini.


" Ya ... dia mengikuti prosedur tapi tidak semua ." Jawabnya dengan suara bergetar .


" Cih ... apa yang dijanjikan oleh tua bangka itu sehingga kau meloloskan putrinya dengan mudah?." Reygan angkat bicara setelah dari tadi terdiam .


" Ti- Tidak ada tuan ...dia ...dia hanya mengancam akan memindahkan saya perusahaan cabang ." Jawab nya dengan semakin ketakutan .


" Lalu kenapa kau tidak melaporkan kepada kami .?" Suara Edrick terdengar rendah dan dingin .


" Maaf .... dia bilang sudah mendapatkan persetujuan dari kalian saat mengantarkan putrinya kepada kami ." Jawab menejer HRD yang sudah pucat pasi .


" Ini peringatan untuk kalian siapa pun yang masuk disini harus mengikuti serangkaian tes . Dan itu berlaku untuk semuanya tanpa padang bulu .Tidak perduli dia salah satu dari kami ." Sambung Alfa dengan keras .

__ADS_1


" Jadi jangan ada yang macam macam jika kalian masih ingin hidup dengan selamat ." Lanjutnya dengan geram .


__ADS_2