
Saat Demon melompat kearah serigala tua ,semau orang berfikir jika kedua nya akan bertarung karena hanya ada satu Alfa .Yang merupakan pemimpin dari kawanan serigala itu sendiri .Tapi yang mengejutkan Demon malah mengelilingi serigala tua itu dengan menggosokkan kepala nya kepada serigala tua itu .
" Biarkan .... Jangan ada yang mendekat ." Seru Reygan mengejutkan mereka semua .Apa lagi melihat Demon dengan segala keangkuhan yang dimiliki saat ini duduk didepan serigala tua itu .
" Kami kembali ... King dari Demon king . Queen dari Drak Angel D'rose. " Ucap Reygan dengan suara keras yang membuat pulau sepi itu menggema .
Tak lama terdengar suara langkah kaki yang bergemuruh dari dalam hutan bambu yang lebat .Saat Mereka berdua meletakan tangan mereka di batu yang berada didekat pintu masuk .
" Selamat datang kembali king dan queen kecil ." sahut suara itu menggema ." Ikuti Demon tua dia akan membawa mu ketempat yang kalian tuju ." Lanjut suara itu dari berbagai arah .
"Ayah ..... apa kau tidak ingin melihat cucu mu .?" Quera bertanya dengan suara serak .
__ADS_1
" Ayah kami tahu itu kamu .... keluar lah ." Sahut Sia dengan aura yang berbeda begitu juga dengan Hans yang kini sedang menunjukkan aura yang cukup mengerikan .
" Keluar kau tau bangka ... jika air mata istri juga adik menetes karena mu aku tidak akan segan membuat mu bertemu dengan mereka semua . Berani nya kau berpura pura mati membaut kami semua menangisi mu . Sedangkan kau hidup dengan sentosa disini ." Teriak Hans dengan geram . Pria itu mengepalkan tangan nya dengan erat .Terlihat jelas jika pria itu sedang marah besar saat ini .
" Wow ... aku baru tahu jika dia marah akan sangat menakutkan ." Ucap Zack dengan lirih .
" Diam Zack ....saat ini kita harus fokus ." Sahut Edrick dengan kesal .Dia sedikit tahu siapa orang yang yang dipanggil ayah oleh Quera dan Sia .
" Eemm... bisa dibilang begitu . Kau akan tahu nanti saat orang itu muncul ." Jawab Edrick dengan melipat kedua tangan nya .Pria itu berjalan maju ikut berdiri disamping Reygan .
" Paman... keluar lah kami menunggu .Apa kau tidak ingin bertemu dengan para cucu mu saat ini ." Seru Edrick dengan agak keras .
" Ha ha ha .... tentu saja tapi aku tidak bisa keluar kalian ikuti saja demon tua itu dia akan membawa kalian kesini .Maaf kan aku anak anak ayah kalian tidak bisa menyambut dengan baik .Dan kau anak nakal jangan marah cepat lah ikuti Demon tua kesini ." Jawab suara itu dengan serak seakan menahan sesuatu .
__ADS_1
" Hanya para inti yang akan ikut masuk para istri tolong jaga anak anak .Kecuali mereka bertiga yang lain nya tetap diluar ." Ucap Reygan sambil melirik para bocah yang kini sedang memasang wajah memelas .
" Baik Dad ..." Jawab mereka dengan kompak meski ada rasa engan dari jawaban mereka.
Mereka mengikuti Demon tua yang mulai berjalan dengan pelan . Sedangkan Demon hanya bisa menggeram saat melihat serigala tua itu semakin lemah . Jika bukan karena dukungan dari ilmuan gila itu sudah pasti serigala tua itu sudah lama mati .
Setelah berjalan cukup lama mereka sampai disebuah pondok kecil dan ada beberapa makam . Saat melihat kakak itu jantung Reygan berdetak lebih cepat .Tanpa dia sadari air matanya mengalir keluar begitu saja. Apa lagi saat mereka sudah mendekat Reygan berlutut didepan makam itu .
Quera dan anak anak hanya diam melihat itu sedangkan para inti juga berlutut wajah mereka juga muram .Hanya Edrick lah yang masih berusaha untuk tenang yah selama ini hanya dia yang masih tahu siapa orang tua nya .
"Mom .... dad .... maaf kan putra mu yang baru datang kami tidak tahu jika kalian berada disini ." Ucap Reygan dengan lirih ." Mom aku sudah menikah dan punya anak mereka juga ada disini ." Lanjutannya dengan tertunduk lesu .
Tidak ada yang menduga jika disini lah makan para orang tau mereka saat ini .Lalu apa lagi yang ada disini .
__ADS_1