
Quera makan duduk termenung sampai suara Reygan membuyarkan pikiran nya. Yang entah apa yang sedang dipikirkan oleh wanita cantik itu .Sehingga tidak menyadari kehadiran orang lain disisinya .
" Dear .. apa yang sedang kau pikirkan . Bukan kah yah mereka cari adalah para human . Yang memang disembunyikan oleh mereka dipulau .?" Reygan bertanya dengan lembut .
" Aku rasa bukan hanya itu .... aku harus bertanya kepada Ayah . Mungkin dia tahu apa yang sebenarnya sedang diburu oleh begitu banyak orang .Atau itu semua hanya lah isu belaka yang sengaja disebar untuk membunuh keluarga kita ." Ungkap Quera dengan sendu .
"Eemm ..baik lah kita kan bertanya kepada ayah mungkin .Zaen juga tahu sesuatu tentang Ini semau ." Sahut Reygan yang juga penasaran dengan benda yang diinginkan oleh begitu banyak musuh .
Bahkan ada anggota militer yang juga ikut mencari . Itu juga menjadi beban untuk mereka saat ini . Mereka tidak ingin anak anak mengalami kejadian yang sama dengan mereka .
"Sudah kita pikirkan lagi nanti sekarang ayo pulang . Sudah waktunya kita tuntaskan semua nya . " Ajak Reygan dengan lembut rangkul pinggang ramping Quera .Pria itu cemberut saat melangkahkan kakinya .Yang membuat Quera menyeringit kan kening .
" Ada apa...?" Tanya Quera dengan heran .
" Kenapa pinggang mu begitu ramping .Bukan kah seharusnya agak besar setelah melahirkan .?" Reygan bertanya dengan cemberut .
" CK .. aku pikir apa . Jangan salah tubuh ku memang ini lah kenyataannya. Apa ku tidak mau memiliki istri yang pinggang nya ramping?" Quera menyahuti Reygan dengan miris .
"Tentu saja ... tapi aku juga tidak ingin ada pria yang mendekati mu .Lihat siapa yang akan percaya jika kamu mengatakan kepada mereka jika sudah punya anak ." Sahut Reygan dengan masam .
__ADS_1
" CK CK .... luar biasa aku bisa melihat king DK seperti anak kecil . Saat merajuk hanya kerena takut istrinya didekati pria lain ." Seloroh J dengan jengkel . Melihat tingkah laku pria yang saat berjalan didepan nya .
" Dasar bocah..... sana cari wanita sendiri jangan memandang punya orang ." Jawab Reygan dengan acuh tak acuh .Mereka berjalan menuju helikopter yang yang telah menunggu mereka .Setelah semua berada didalam kendaraan mereka mulai bergerak .Menuju markas mereka yang ada diwilayah timur .
Dihutan yang gelap para hewan yang siaga kini mulai membuka jalan . Untuk para penyusup yang mencoba masuk kedalam pulau . Mereka mundur setelah mendapatkan perintah dari Zergan . Mereka juga bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi saat ini . Apa lord mereka saat ini sedang berhianat kepada organisasi mereka .
Atau memang benar jika saat ini mereka telah kalah telak . Apa benar jika mereka tidak bisa lagi bertahan . Seperti apa yang sudah dikatakan oleh anak kecil itu .Segala macam pikiran menghantui mereka saat ini .
" Bos ... apa kita juga akan mundur mereka sudah mundur. ?" Xander bertanya dengan menguap . Yah seharusnya mereka saat ini sudah tidur dengan tenang .Tanpa harus berjaga seperti saat ini .
" Ck ...lemah ...pergi lah ." sahut Danzel dengan dingin.
" Mulai sekarang biasakan untuk itu.Karena musuh akan datang kapan pun tanpa kita tahu ." Sahut James dengan cemberut . Meski dia jarang tinggal di pulau tapi dia sering dibangunkan oleh ulah papa nya . Yang memang mendidik nya untuk selalu waspada meski berada didalam rumah . Sehingga dia tidak pernah keberatan dengan hal ini .
" Hah... sepertinya latihan kalian selama ini tidak berhasil ." Damian berkata dengan helaan nafas panjang.
" Brother .... apa hewan hewan ini semua akan tetap menurut pada Hunter .?" Hyuga bertanya dengan melihat sekeliling mereka . Yang penuh dengan hewan yang berjaga .
" Eemm .. tidak juga sebagian sudah dikalahkan Hunter . Yang lain juga ada trigris dan Hugo ." Jawab Damian dengan bangga .
__ADS_1
" Hugo ......?"Anak anak menatap binatang yang berada diatas pohon bersama dengan Dominic .
" Iya dia bernama Hugo . " Jawab Damian dengan senyum ceria .
" Khwk ..." Teriakan nyaring dari atas pohon . Mengejutkan anak anak itu mereka bisa melihat bayangan hitam mendarat dipundak Damian .
" Bagus ... awasi mereka sampai mereka keluar dari hutan ." Ucap Damian burung elang itu kembali terbang membelah gelapnya malam .
" Kak ... kalian bisa kembali tidur .aku akan tidur disini dengan Dominic ." Ucap Damian dengan melirik saudaranya yang saat ini berdasar diatas dahan cukup besar .
" Apa ... tidur disini jangan bercanda Bro ayo kembali jangan bercanda . "Alaska berkata dengan cukup keras . sehingga Hugo mengeram dari atas pohon .
"Sudah lah ....jika ada yang berada disini maka kami semua akan tidur disini juga." Xander berkata sambil duduk dibawah pohon besar itu . Dan mulai menyandar kan tubuhnya .
" Eemm ... aku rasa itu memang harus ." Sahut Yang lain dengan kompak .
Danzel sudah lebih dulu melompat keatas dahan yang tidak jauh dari nya .Begitu pula dengan James yang mencari pohon yang tepat .Dominic yang ada diatas pohon hanya bisa menggelengkan kepala nya dengan miris .Sungguh ini tidak perlu melakukan hal ini saat ini.
" Sudah aku akan menjaga mereka lagi mungkin sebentar lagi Hunter juga datang . " Ucap Kenzo yang tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Damian .
__ADS_1
" Baik lah kak jaga mereka ...belum pernah tidur ditengah hutan ." Jawab Damian sebelum kembali keatas pohon .