Mysterius Girl

Mysterius Girl
Tetap masih kalah dari bocah itu


__ADS_3

Yah saat max sedang baku hantam K memilih menyelinap di kapal dan memasang bom yang bisa dikendalikan jarak jauh .Sehingga mereka dengan mudah bisa meledakan kapal itu . Setalah Max memindahkan isi kapal dan Zack mengambil alih . Seperti itu lah yang dilakukan keduanya saat ini .


Setalah puas melihat kapal itu meledak dengan sempurna . Kedua nya beranjak dari tempat mereka dan pergi untuk mecari hiburan . J dan K sering pergi ke club' malam untuk sekedar minum atau pun mencari target musuh .Dengan paras yang mereka miliki tidak akan ada yang tahu jika tersembunyi sisi lain .


"Aahh...ini adalah yang menyenangkan saat ini . Ayo pergi bersantai dengan para wanita cantik ." Seru J dengan nada gembira .


" Ingat jangan sampai kau meniduri mereka dengan tidak memeriksa dengan baik ." Seru Sam dengan wajah jenaka .


"Bang kedua kami tidak pernah melakukan itu .oke jadi jangan buat seolah olah kita ini penjahat kelamin ." Sahut K dengan kesal dia melirik Danis yang asyik dengan ponselnya .


" Jangan melirik ku seperti itu ... yang tidur dengan ku itu kebanyakan model dan artis jadi mereka aman. Lagi pula mereka rela membuka kaki mereka dengan lebar kepada ku ." Ujur Danis yang merasa jika kedua pria itu menyindirnya .


" Oohh... lalu kapan kau akan menikah usia mu sama dengan usia Abang kedua tapi sampai sekarang belum menikah .?" Tanya J dengan nada menyindir .


" Bocah .....laknat kembali kalian .Awas saja jika kalian terluka aku tidak akan mau mengobatinya ." Terikat Daniz dengan marah . Apa lagi keduanya sudah berlari meninggalkan Daniz yang murka. Benar sampai sekarang dia belum menikah itu juga yang selalu menjadi pertanyaan dari para saudaranya .

__ADS_1


" Sudah .. Dan tapi apa yang dikatakan keduanya benar kapan kau akan menikah ?" Tanya Sam dengan menaik turun akan alis nya .


"Kau juga sama saja Sam ... aku hanya belum menemukan wanita uang tepat saja ." Sahut Daniz dengan cemberut . Setalah itu Pria itu juga pergi entah kemana .Dia sebagai dokter muda yang tangguh dan terkenal membuat nya dengan mudah mendapatkan wanita .Tapi sampai sekarang dia hanya bermain main saja .


" Huh... entah sampai kapan dia akan seperti itu ." Sak mendesah lelah dengan apa yang dilakukan oleh saudaranya itu .


"Daniz tahu apa yang akan dilakukan nya . Jadi biarkan saja jika sudah menemukan, yang tepat dia akan berhenti bermain main ." Sahut Alexa dengan mengusap lembut bahu pria itu .


" Apa James sudah selesai berlatih ...?" Tanya Sam dengan lembut .


" Sudah .. sekarang sedang tidur ." Jawab Alexa . " Dan Abang meminta kita mengirim James kepada nya saat perang datang dia akan mengirim keduanya ditempat Reygan ." Lanjutnya dengan sedih .


" Kau tahu ... aku hanya berat saja ,Semoga hanya kita yang merasakan hidup tanpa orang tua ." Jawab Alexa dengan lirih .


"Eemm ..." Sahut Sam sambil memeluk tubuh Alexa dengan erat . Kedua nya saling memeluk untuk menyalurkan perasaan nya mereka tahu bagaimana rasanya hidup tanpa orang tua . Dan mereka tidak ingin anak anak akan mengalami hal yang sama .

__ADS_1


Tapi dendam yang sudah tertanam jauh didalam hati harus dibersihkan . Agar anak anak bisa terbebas dari dendam yang berkepanjangan. Perang antara pegasus itu sudah ada sebelum mereka lahir hingga membuat mereka kehilangan kasih sayang orang tau .


Setelah hampir 2 jam kapal itu berhenti meledak .Untuk ketua mereka sendiri bisa selamat meski juga menderita luka yang cukup serius . Tapi nyawanya masih tertolong karena dia lebih cepat melompat menjauh dari kapal .Sedangkan hampir sebagian tempat kapal itu berhenti hancur .


Zack yang menyadari ada yang mengambil alih kendali Kapal pun hanya diam .Setelah Max sampai dimarkas baru lah dia bertanya .Dalam menjalankan misi bertemu dengan siapa .


" Max ....aku sudah kembali? Saat misi kau bertemu dengan siapa tadi ada yang mengambil alih kapal dari kendali ku?." Tanya Zack dengan tergesa gesa .


" Kau bertemu dengan bocah nakal pembuat onar ." Jawab Max dengan lesu ." Aku lelah aku akan pergi tidur jadi nanti saja kau akan melapor kepada bos ." Lanjutnya dengan menguap dan merenggangkan lehernya yang terasa kaku .


" Pergilah ... aku akan mengurus nya nanti ." Jawab Zack sambil menggelengkan kepala .


Tanpa bertanya lagi dia tahu siapa yang mengambil alih kendalinya dengan mudah . Sampai sekarang dia masih saja kalah dengan anak nakal itu .


" Huh ... menjengkelkan kenapa juga kau bisa tetap saja kalah dengan bocah itu." Gerutu Zack dengan wajah muram .Yang membuat wanita yang ada disampingnya mencibir rendah .

__ADS_1


" Itu berarti kau masih harus berusaha lagi .. bukannya menyerahkan begitu saja." Sahut Veronica dengan mencibir .


" Kau benar ... aku akan mengusahakan untuk tidak kalah dari bocah nakal itu ." Jawab Zack dengan semangat .


__ADS_2