
Setelah mereka tahu keadaan Damai mereka semua mulai berhati hati . Untuk menjaga prince DK itu .Meski Damian memiliki sejuta cara untuk menaklukkan musuhnya . Dengan kecerdasan otak dan juga kelicikan nya .
Kemabli ke masion Romanov setelah pulang dari mall . Rebecca kini berada dikamar yang sudah ditempati nya beberapa hari ini .Wanita itu terlihat kacau dengan mata sembab .
" Judy ... apa yang dikatakan oleh anak anak itu ?"Rebecca bertanya dengan nada bergetar .
" Tenang lah .. becca mereka hanya anak nakal . Sekarang kau harus membuat mereka berada di pihak mu . Agar Reygan semakin bersimpati dengan mu . dengan begitu kita bisa mudah menguasai kekayaan ini ."Jawab Judy sambil menenangkan Rebecca .
"Kau benar .... itu lah yang harus aku lakukan saat ini ." Ucap Rebecca dengan mata berbinar .
Wanita itu kembali cerah setelah mendengar ucapan Judy . Dia mendapatkan kepercayaan diri nya lagi untuk mendapatkan semuanya .Jika dia berhasil dia akan bisa lepas dari keluarganya . Yang hanya mementingkan hasil dari pada usaha .
Dengan perasaan yang masih was was , Rebecca meminta Judy untuk memanggil pelayan . Untuk menyiapkan makan siang nya .Tapi di masion yang luas itu tidak ada satu pun pelayan . Yang membuat kedua wanita itu saling pandang .
" Becca tidak ada .. satu pun pelayan di masion ini ." Seru Judy yang baru saja Kemabli kekamar Rebecca .
"Tidak mungkin seharusnya mereka semua siap siaga untuk . Kemana mereka semua tidak mungkin kan mereka meninggalkan kita ?. Judy Pergi lah ke paviliun dibelakang mungkin ada orang disana ." Perintah Rebecca dengan geram .
__ADS_1
Sampai sekarang para pelayan di sini tidak ada yang menghormatinya layak nya nyonya rumah . Hanya memperlakukan dirinya layaknya seorang tamu .
" Berani nya mereka mengabaikan ku disini . Bukan kah mereka tahu jika aku saat ini sedang hamil anak tuan mereka .?" ucap Rebecca dengan kemarahan yang kentara .
" Tenang becca ...sekarang belum waktunya kau menunjukan kekuasan mu ." Sahut Judy dengan kesal . Dia juga tidak mau mengawasi Rebecca terus terusan . seperti ini membuat nya jauh dari Zergan dan jarang bisa mendapatkan kepuasan dari pria itu .Yah Judy merupakan salah satu wanita yang sanggup memuaskan Zergan dengan segala fantasi nya .
Selama ini sangat jarang ada wanita yang akan sanggup menghadapi nafsu brutal Zergan . Apa lagi saat emosi pria itu dengan tidak stabil .Maka dia kan bercinta dengan penuh amarah sehingga tidak akan segan untuk menyiksa wanita yabg diajak nya bercinta .
Saat Rebecca bingung mencari keberadaan para pelayan . Berbeda dengan para ibu DK yang saat ini sedang menikmati makan siangnya .Mereka sengaja makan siang diluar bersama dengan anak anak .
" Oke ... boy's kalian ingin maka apa saat ini .?" Tanya Masaya dengan berbinar .
"Oke ...sepertinya itu juga bagus . "Sahut Hara dengan semangat .
" Mom ... apa tidak masalah dengan itu .?" Kali ini Aron yang bertanya suara yang pelan .Quera yang melihat itu hanya bisa tersenyum dengan lembut .
" Tidak masalah Damian bisa memakan nya jika hanya sedikit ." Jawab Quera menenangkan anak anak itu . Setelah mendapat persetujuan dari Quera mereka pergi ke restoran yang memiliki menu hot pot .
__ADS_1
Tak butuh waktu lama mobil mobil yang mereka tumpangi berhenti disebuah restoran . Yang terlihat ramai dengan menggunakan nama LL Company mereka bisa mendapatkan tempat dengan mudah .
Mereka memesan berbagai hidangan hit pot yang segar . Juga beberapa hidangan Jepang lainnya . Sebelum mereka mulai makan pintu terbuka yang memperlihatkan para pria tampan yang masuk .
Kedatangan mereka membuat suasana ruangan makan semakin ramai . Banyak mata yang melihat mereka dengan kagum dan juga iri .
" Dear ... apa yang saja yang kalian beli hari ini . Kenapa tidak menggunakan kartu yang aku berikan.?" Reygan bertanya dengan cemberut .
"Maaf ... Axe aku lupa yang mana kartu mu . Kau tahu kan seberapa banyak kartu yang aki miliki saat ini ." Jawab Quera dengan mengusap lembut lengan dari suaminya itu .
Meski kesal tapi Reygan bisa menerima alasan dari sang istri . Memang benar jika di dompet Quera terdapat hampir 5 kartu hitam yang hampir sama . Dan itu semua kartu tanpa batas yang bisa digunakan dimana saja .
" Hah .. baiklah ... untuk hal ini aku tidak masalah . " Ucap Reygan dengan pasrah . Salah sendiri kenapa memiliki istri yang kaya dengan kartu hitam . Reygan hanya bisa mendesah pasrah dengan kenyataan ini .
Sedangkan Damian hanya bisa tertawa melihat Reygan yang kalah dari sang mommy .
" Dad ... berikan kepada kami maka kami akan menghabiskan uang mu ." seru Damian dengan mengedipkan mata nya berulang kali . Siapa pun yang melihat tidak akan bisa menolak .
__ADS_1
" Bukan kah juga sudah punya banyak ...?"Tanya Edgar dengan memicingkan matanya . Kemarin dia juga memberikan sebuah kartu yang isi nya bisa dibuat beli pulau .
" Eemm... sepertinya ada ........?" Jawab Damian sambil menghitung kartunya dimilikinya . "Aahh ... aku lupa ada berapa ." Lanjutnya dengan menggelengkan kepalanya .Anak anak yang lain hanya bisa saling pandang dan melempar senyum . Entah apa yang sedang mereka rencanakan saat ini .