
Diruang kerja Reygan duduk dengan santai dan didepannya juga terlihat seorang pria tampan yang sedang memandangannya dengan tatapan yang sulit diartikan .
" Kau sudah mendengar dari kakek bukan ..." ucap Reygan akhirnya buka suara setelah keheningan yang cukup lama .
" Yaeh... kakek sudah mengatakannya " jawab Edgar dingin
" Lalu apa pilihan mu ..." Reygan bertanya Kemabli dengan Angkuh .
" Aku tidak tahu ... " jawab Edgar menunduk . Dia tidak tahu sekarang harus berpihak kepada siapa . di satu sisi orang tuanya disisi lain kakaknya .
" Lakukan apa yang menurut mu yang terbaik jika kau memutuskan mengikuti orang tua mu maka jangan salah kan aku .." ujar Reygan dingin .
" Aku.... aku benar benar tidak tahu kak aku merasa bingung biarkan aku berfikir terlebih dulu .." jawab Edgar dengan sedih .
" Maka pergilah carilah jawaban atas kebingungan mu saat ini jika kau memilih melawan kemarilah aku akan mengajari mu cara melawan ...keputusan ada ditangan mu " Reygan berkata dengan nada yang cukup rendah tapi juga ada rasa hangat yang membuat Edgar ingin menangis .
" Kak.... boleh kah aku memeluk mu bisa kah kau menemaniku sebentar saja .." ucap Edgar dengan wajah memelas .
" Kemarilah .... " jawab Reygan merentangkan tangan .
" Kak.... "Edgar memeluk Reygan dia sudah lama tidak pernah merasakan pelukan sang kakak ." Aku .. merindukan kakak ...aku ingin marah aku ingin mengikuti mu tapi mom dan dad malah mengirim ku ketempat lain yang jauh dari mu ..." ucap Edgar mengadu seperti anak kecil ." Mereka selalu mengatakan jika aku bodoh aku tidak bisa seperti kakak dad selalu bilang jika aku harus memiliki semua yang kakak punya .." lanjut Edgar dengan sedih dia mencurahkan semua yang dia rasa lewat pelukan .
__ADS_1
Reygan diam membiarkan adiknya terus memeluk nya dia tahu apa yang dialami sang adik kecil .
" Kau itu sudah besar kenapa cengeng sekali .." ucap Reygan menggoda Edgar . Bukanya melepas pelukan nya Edgar malah meraung .
" Kakak.... kau kembali Kakak ku kembali " kata Edgar sambil menangis dia selalu mengingat bagaimana dia dulu membuat kesalahan tapi kakak nya lah yang menanggung hukuman dari Daddy nya .
Reygan diam hanya memeluk Edgar dengan menepuk punggung adiknya itu dengan pelan dulu mereka sering melakukan itu agar berhenti menangis .
" Sudah .... puas " tanya Reygan .
Entah sudah berapa lama dia berdiri sambil memeluk Edgar .Tidak ada jawaban dari Edgar membuat Reygan melepas pelukannya dan yang dilihat sekarang Edgar tertidur sambil berdiri .mau tak mau akhirnya Reygan membaringkan Edgar di sofa .
Cklek.....
Edrick masuk ruangan Reygan dia tahu jika Edgar menangis .
" Hemm..... dia sudah tertekan oleh orang tua nya dia juga jarang mendapat perhatian dari mereka .." jawab Reygan memandangi Edgar yang tidur .
"Hah.... mereka menyiapkan dia untuk menguasai semua nya tapi sayang Edgar lebih suka bermain sehingga mereka membuat nya begini " sahut Edrick .
Edrick tahu apa yang dirasakan oleh Edgar meski terlihat sangat membenci kakaknya dia masihlah adik kecil mereka .
Anak kecil yang membunuh semut saja tidak sanggup tapi demi mendapatkan kekuasaan sang ayah dengan tega membuatnya menjadi seorang pembunuh .
__ADS_1
Diluar kakek Zhafran mendengar semuanya hanya bisa menahan kesedihan dia merasa gagal mendidik Louis ingin tersesat seperti sekarang .
" Maaf Kakak mu ini .... kakak tidak bisa mendidik putra mu dengan benar ." lirih Kakek .
" Taun nona muda... pasti mengerti dia pasti tidak akan menyalah kan anda jadi jangan terlalu bersedih pikirkan juga kesehatan anda .." Zaen memberi nasehat kepada Kakek zhafran .
" Kau benar Zaen .... semoga saja adik ku tidak menyalahkan aku .." gumam Kakek .
" Mari tuan saya akan mengantar anda Kembali kekamar anda .." ucap Zaen .
kakek hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban .kedua pria beda usia itu meninggalkan ruang kerja Reygan .
Sedangkan Quera kini sedang menghubungi J untuk memberi kabar dan juga bertanya kabar .
" J.... bagaimana keadaan saat ini..." tanya Quera .
" Untuk saat ini kita sudah membuat keribuatan yang cukup membuat meraka ketakutan .." jawab J dengan senang ..
" Lakukan sampai ..... orang dibalik mereka keluar .." perintah Quera tegas ..
" Siap.... Q kapan kau kembali ..." tanya J .
" Nanti jika misi ku sudah selesai .." jawab Quera singkat .
__ADS_1
" Baiklah .... ingat semua yang ada disini menunggu mu pulang jadi jangan kurang apa pun .." ucap J penuh penekanan .
" Eemm... aku tahu " jawab Quera mematikan telfon .