Mysterius Girl

Mysterius Girl
Berita kehamilan Rebecca


__ADS_3

Setalah makan malam anak anak pergi kekamar mereka . Sedangkan para orang dewasa saat ini sedang berkumpul ,disebuah ruangan .Mereka akan membahas rencana mereka selanjutnya .


" King kita sudah berhasil menguasai wilayah mereka diberbagai negara yang mereka kuasai .Dan juga berita bahwa queen saat ini sedang berada di Rusia membuat orang itu kembali kesana." Lapor Zack dengan cepat .


" Dan wilayah Utara saat ini sudah diserang oleh DAR . Saat ini hanya bagian timur yang masih aman untuk mereka .Apa perlu kita melancarkan serangan kesana.?" Tanya Alfa dengan engan .


" Tidak perlu ... timur sudah takluk kepada DAR dari 4 tahun lalu ." Jawab Quera dengan datar .Hal itu juga mengejutkan mereka .


" Kalian hanya perlu mengobrak abrik wilayah mereka sekarang . Dan giring mereka ke timur biarkan mereka merasa aman disana . Sudah waktunya mereka merasakan apa yang kita rasakan ." Ucap Reygan dengan tenang tapi juga mematikan.


"Hah ... sepertinya kalian sudah menyiapkan semua ini." Sahut Edrick dengan melipat kaki .


" Eemm...Bos ada berita yang cukup heboh .." Ucap Zack dengan menahan nafas .


" Katakan ..." Jawab Reygan . Zack melirik kedua orang yang ada didepannya .


" Eemm.. ada berita yang mengatakan jika Rebecca saat ini sedang berada dirumah sakit .Dan kemungkinan saat ini wanita itu dengan mengandung ." Ucap Zack dengan menekan ludah dengan kasar .Setalah itu hening Reygan melirik Habel yang dari tadi hanya diam .


" Habel ....apa kau apa kau punya mu .?" Tanya Reygan dengan tenang .


" Tidak ... aku sudah steril tidak mungkin bisa memliki nya lagi ." Jawab Habel dengan tegas .

__ADS_1


" Lalu punya siapa itu .?" Marvel bertanya dengan sedikit heran ." Dia tidak mungkin ceroboh apa lagi saat ini dia artis yang terkenal ." Lanjutnya dengan nada malas .


" Itu tidak lah mengherankan ... dia kan menggunakan untuk menjerat bos .Jadi dia dengan sengaja melakukan nya agar itu membuat Quera marah ." Sahut Kelly dengan bijak .


"Eemm ... tebakan mu benar Kel itu lah yang saat ini sedang dia lakukan .Tapi kenapa dia bodoh sekali sudah selama ini tapi dia masih tidak mengenali Axe ." Sahut Quera dengan bersandar di bahu Reygan .


" Hah... itu jika dia mengenal bos .Jangan dia kita saja kandang bisa terkecoh dengan Habel ." Ujar Zack .Habel hanya bisa diam sambil mendengarkan mereka ..


" Eemm ... informasi yang diberikan J kepada ku mereka percaya jika cincin ini ada peta, yang bisa menunjukkan dimana senjata itu tersimpan ."Ucap Quera dengan mengamati cincin yang ada di jarinya .


"Berikan ini kepada Bel ... pura pura menyayangi bayi itu . Bagaimana pun dia tidak tahu apa kesalahan orang tuanya ." Lanjutannya dengan wajah tenang .


" Eemm.. aku akan melakukan nya ." Jawab Habel dengan tegas .Para inti hanya bisa saling pandang saat ini mereka belum bisa mencerna apa yang diinginkan kedua pasangan itu .


" Dengan ini wanita itu akan mundur ..dan aku akan menjadi nyonya Romanov . Bagaimana pun seluruh orang tahu hanya aku yang yang berada disamping nya ." Ucap Rebecca dengan bangga.


" Aku tahu itu ....Tapi berhati hati lah jangan sampai dia tahu yang sebenarnya . Dia bukan orang bodoh yang mudah kita tipu .Tapi jika kau bisa membuatnya jatuh cinta itu akan lebih baik ." Sahut Asistenya dengan raut wajah tidak terbaca .


" Tenang saja .... setalah kita menikah dia akan takluk dengan ku ." Ucapnya dengan penuh percaya diri .


" Sekarang berhati hatilah karena bayi mu sangat berharga . Jangan sampai ada orang yang memanfaatkan kelengahan mu ."Ucap nya dengan sarkas .

__ADS_1


Bagaimana pun bayi itu adalah kunci dari tuannya untuk mendapatkan kemenangan. Meski dia tahu bayi itu bukan murni milik Reygan. Dia sendiri dan juga Rebecca juga tidak tahu siapa pemilik bayi itu .


Setelah asisten nya keluar ruangan Rebecca mengubah raut wajah nya. Dan mengeluarkan ponselnya untuk segara menghubungi Reygan .


" Rey ... aku minta maaf ... aku tidak seharusnya hamil sekarang . Rey saat ini wartawan sedang memburu ku dan aku tidak bisa kembali ke apartemen ku ." Ucap Rebecca dengan terisak setelah panggilan telfon nya terhubung .


" Eemm aku akan mengirim orang untuk menjemput mu saat ini aku sedang diluar negeri .," Jawab dari seberang .


" Eemm ... maaf kan aku ." Ucap Rebecca dengan penuh sesal.


" Tidak masalah jaga ...dirimu dan juga janin itu .Jangan pikirkan orang lain ." Sahut dari balik telfon ." Aku matikan dulu ... aku masih banyak kerjaan ." Lanjutnya dengan tergesa gesa .


" Eemm...iya kami menuggu mu pulang .," Jawab Rebecca dengan senyum mengembang dari bibirnya .Dia tidak menyangka jika Reygan akan dengan mudah menerima bayi itu .


" Bagus ... dengan begini jalan ku semakin lancar .Tidak sia sia aku hamil saat ini dengan ini Reygan pasti akan jatuh ketangan ku ." Gumam Rebecca dengan senyum yang mengembang.


Tanpa dia sadari saat ini banyak orang yang mendengar ucapan Rebecca dengan muak .Sungguh wanita yang tidak tahu malu dan juga bodoh tentunya .


Zack tidak bisa lagi menahan tawa dan juga cibiran yang dilontarkan nya kepada Habel .


" Kau luar biasa .... aku tidak menyangka jika pembunuh bayaran seperti mu bisa beracting layaknya artis hebat ." Ucap Zack sambil tertawa .Dengan nada mencibir dari pria itu .

__ADS_1


" Eemm...kau benar apa kau tidak muak mengatakan nya ?." Marvel itu bertanya dengan nada mengejek .


" Sudah hentikan Habel hanya menjalankan tugas nya ." Seru Reygan dengan dingin pria yang dari tadi masih dengan senantiasa bermanja kepada sang istri yang bersandar di dadanya .


__ADS_2