Mysterius Girl

Mysterius Girl
Bukan anak Reygan


__ADS_3

Zergan pergi meninggalkan ruangan itu mata pria itu memerah tergugu . Mendengar ucapan dari pria yang selama ini dia panggil daddy . Sungguh perasaan nya hancur lebur saat ini. Bagaimana dengan tega nya pria itu melakukan hal hina kepada mommy . Saat dirinya berjuang dengan sepenuh tega untuk bertahan hidup ditempat pelatihan .


Pria itu berjalan menuju ruangan gelap dimana tempat mereka menyekap Rebecca . Wanita yang dibenci nya selama ini ,gara gara Wanita ini lah adik nya harus menderita .


"Kak ...aku ingin menemui adik mu itu .?" Tanya Hara dengan nada tak suka .


" Eemm .... aku ingin melihat seperti apa tampang wanita yang telah berani bermain main dengan ku selama ini ." jawab Zergan dengan dingin .


" Sepertinya belum bisa saat ini Quera sedang berada dalam . " Ujur Hara dengan acuh .


" Baik lah .... saat ini dia sedang mengandung anak Reygan . Apa yang akan dilakukan oleh Quera saat ini .?" Tanya Zergan dengan suara acuh .


" Itu terserah queen .... lagi pula itu bukan anak Ipar ku .Cih .. mana mau Reygan menyentuh wanita bekas itu ." Hara berdecih dengan jijik .

__ADS_1


"Lalu siapa yang selalu bersama dengan nya selama ini .?" tanya Zergan mengerutkan kening .


" Tentu saja ...orang lain ..sebentar lagi mereka akan dipindahkan satu ruangan dengan teman baru nya . Entah bagaimana nasib nya nanti aku juga tidak tahu ." Jawab Hara mengangkat bahu nya dengan acuh .


" Ha ha ha ....bagus lah jika itu bukan anak Reygan itu berarti ayah anak itu tidak jelas .Ha ha ha .... lucu sekali aku yakin jika nyonya itu tahu dia akan mati berdiri. " Tawa Zergan menggema dipenjuru ruangan . Sedangkan didalam ruangan gelap Quera yang menatap wanita yang tengah hamil . Dengan tatapan yang begitu malas . Sedangkan kedua wanita itu telah mencaci maki nya dengan begitu kasar .


" Kau....jal4ng sialan...berani nya kau menyekap ku disini .Apa kau tidak takut Reygan akan murka . Selain itu kakak juga akan segera datang . Jadi aku lebih baik kau lepaskan ku . Dengan begitu aku bisa membantu mu untuk memohon kepada mereka untuk berbelas kepada mu ." Seru Rebecca dengan penuh keyakinan . Quera hanya terkekeh mendengar nya wanita itu hanya diam . Tidak peduli dengan apa yang sedang mereka pikirkan saat ini .


" Apa kalian tidak lelah berteriak dari tadi ...?" Tanya Quera dengan suara yang begitu merdu .


"Heh ... kau masih berlagak menjadi wanita yang berhati lembut . Sebaik nya tunjukan wajah asli mu kepada kami .Sebelum aku akan merobek nya menjadi serpihan ." Teriak Rebecca dengan nafas terenggah enggah.


" Jujur aku sangat tidak bisa banyak bicara. Tapi aku datang kesini hanya ingin mengatakan jangan terlalu berharap . Anak itu tidak berdosa kau bisa melahirkan nya dengan baik . Aku juga akan memberi pengasuhan yang baik . Tapi dia bukan anak Reygan .,itu saja yang perlu kamu tahu .Yang lain nya semua berada ditangga mu sendiri untuk memilih ." Jelas Quera dengan panjang lebar . Wanita itu mengucapkan semua itu dengan suara yang terdengar lirih . Sungguh Quera begitu tidak suka berbicara banyak kepada mereka .

__ADS_1


"Jangga dipaksakan ... sudah aku yang akan mengurus mereka . " Sela Sia yang berada di belakang Quera . Wanita itu menyatu dengan kegelapan sehingga kedua nya tidak sadar keberadaan Sia .


" Emmm .... " Sahut Quera sebelum beranjak pergi meninggalkan ruangan gelap itu. Kini tinggal Sia yang berhadapan dengan kedua nya .


"Aku juga tidak suka berbicara banyak.... tapi kalian harus tahu diri . My queen telah memberi mu pilihan . Jadi pilihlah jalan yang terbaik untuk mu saat ini. Yang pasti bahkan bayi yang berada diperut mu saat ini tidak bisa menyelamatkan mu . Andai saja bayi itu milik Habel mungkin masih bisa . Tapi sayang itu bukan ." Ucap Sia menggelengkan kepala nya .


Mata Rebecca terbuka lebar tdiak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya . Dia kebingungan mencerna setiap kata yang keluar dari mulut wanita yang tidak dikenal nya saat ini . Sungguh apa yang sebenarnya sedang terjadi saat ini.


" Tidak kalian semau bohong .... anak ini milik Reygan . Selama ini aku hanya berhubungan dengannya . Kamu hanya berusaha menipu ku agar menggugurkan bayi ini kan . Agar wanita itu bisa menikmati sendiri kekayaan dan kekuasaan Romanov ." Bantah Rebecca dengan suara serak .


" Quera bukan wanita picik seperti mu....apa yang aku katakan itu benar . jadi tentu jawaban kalian dengan baik . Nyawa Kalian saat ini sedang berada didalam bahaya .," Sia berkata dengan suara dingin. Mata hitam itu menatap dengan arogan. Dengan dipenuhi oleh aura membunuh yang begitu kental . Tubuh Rebecca bergetar ketakutan menatap mata hitam milik Sia .


" Tidak ... anak selamanya adalah keturunan Romanov . Dan itu tidak akan bisa di ganti dengan apa pun . Darah nya akan tetap mengalir dari Romanov . Jadi jangan pernah memprovokasi ku ." Teriak Rebecca dengan tidak terima . Baginya bayi nya saat ini tetap milik Reygan . Dan itu berlaku untuk selamanya tidak ada yang berbisa merubah nya .

__ADS_1


__ADS_2