Mysterius Girl

Mysterius Girl
Pertarungan anak dan ayah


__ADS_3

Saat Zergan sudah sampai di wilayah Utara ,Pria itu kembali murka dimana markas nya sudah hancur . Entah bagaimana mereka meledakan markas itu .


"Sialan .... mereka berhasil meledakan markas ku .Cepat kalian periksa apa sengaja dan barang barang ku masih ada ." teriak Zergan dengan dipenuhi amarah yang membara.


Anak buah Zergan dengan cepat mulai memeriksa sisa sisa bangunan .Mereka bergerak dengan hati hati tidak ingin terbakar .


" Lord ... sebaiknya anda istirahat terlebih dulu .Biar saya dan yang lainnya yang mengurus ini . Aku yakin mereka masih ada negara ini ." Ucap Seroang pria paruh baya .Yang merupakan salah satu pemimpin klan mafia yang bernaung dibawah pegasus .


" Eemm ... buru mereka jika kau mendapatkan queen mereka kirim kepada ku .Aku ingin wanita itu berada diranjang ku ,akan ku buat dia tahu bertapa perkasanya seorang Zergan Rodriguez." Ucap nya dengan geram .


Dia merasa sudah dipermainkan saat ini ,dan itu membuat nya semakin tertarik dengan queen of DAR .


Disisi lain


Disebuah apartemen mewah dengan segala pernak perniknya .Terdengar suara rintihan dan teriakan nikmat,dari dua orang yang yang berpacu mengejar kenikmatan .


" Aahh ....kau selalu luar biasa Beca ." Ucap pria itu dengan nafas terengah-engah.


" Eemmhh... Ssstt .... Aahh ...Yeah itu Aahh .." Rebecca menjerit dengan keras saat pria itu berpacu dengan brutal .


Entah sudah berapa lama mereka berdua mengejar keinginan itu .


" Apa kau lelah ... tidur lah aku akan segara pergi ." Ucap pria itu dengan acuh seakan percintaan mereka hanya sebuah permainan .


" Rey ... tidak bisakah kau tetap disini , Kau selalu saja langsung pergi .Aku juga ini tidur disamping mu ." Sahut Rebecca dengan wajah lelah tapi juga puas dengan apa yang baru saja terjadi .

__ADS_1


"Aku harus kembali Beca aku tidak ingin ada yang tahu jika aku bersama mu ." Jawab nya dengan acuh ." Aku pergi ... dan tidur lah besok kau masih ada pemoteretan." Lanjutnya dengan tegas dan mata tajam .Yang membuat Rebecca tidak lagi bisa menolak keinginan pria itu .


" Eemm... pergi lah hati hati jangan terluka ." Jawab Rebecca . Wanita itu berdiri dengan telanjang segera meriah tubuh Reygan dan ******* bibir tebal pria itu .


Reygan hanya bisa diam menikmati apa yang dilakukan oleh wanita itu . Dia tidak membalas hanya tersenyum licik yang terlihat dari sela ciuman yang dilakukan Rebecca.


Walau pun dengan berhati dia harus melepaskan Reygan untuk pergi .


Sedangkan disebuah pulau seorang pria dengan bertarung dengan dua bocah kecil .Keduanya terlihat sudah kelelahan tapi terlihat wajah puas .


" Oohh....ayo lah boy kalian belum bisa mengalahkan Daddy oke ." Seru Reygan dengan lantang mencoba untuk mengoyahkan kedua putra nya .


" No .. dad jangan sombong dulu .tunggu kami agak besar pasti bisa menjatuhkan mu ." Sahut Damian dengan wajah merah .


Reygan sangat salut dengan apa yang dilakukan kedua nya .Meski sudah kelelahan mereka tidak mudah menyerah begitu saja tanpa memberikan luka .


Sedangkan anak anak yang lain hanya bisa memandang dengan sedih . Mereka sudah dikeluarkan oleh Reygan sejak tadi dan sekarang hanya tinggal kedua saudaranya itu .


" Huh ....aku tidak sanggup lagi jika berhadapan dengan Daddy ." Ucap Xander dengan mata merah .


" Eemm ... aku juga Daddy itu licik dan licin membuat ku lelah ." Sahut Zaeron .


" Aku lebih memilih Daddy dari pada demon ." Sahut Alaska dengan nada sedih .Putra dari Zack itu dengan wajah sendu .


Yah mereka beruntung saat ini Reygan yang melatih mereka bukan demon .Mereka hanya bisa menghela nafas saat melihat pertarungan ayah dan anak itu .

__ADS_1


" Boy ....kalian ingin menyerah seperti mereka .?" Reygan bertanya dengan angkuh sambil melirik putra nya yang lain.


" Tidak kami masih sanggup .. Ini hanya pemanasan saja untuk kami .Huh ....kami tidak akan kalah dari mu dad .Kami saja bisa membuat papa Hans terluka ." Jawab Damian dengan bangga .Setelah itu dia melirik Dominic yang sudah siap untuk menyerang .


Dengan kecepatan penuh Dominic menerjang kearah Reygan yang sedang tersenyum . Pertarungan itu kembali dengan sengit kedua bocah itu dengan lihai menyerang dan juga bertahan .


Kombinasi serangan kedua nya membuat Reygan agak keteteran . Dan itu juga membuat pria itu semakin tersenyum yang membuat anak anak yang dipinggir merinding .


" Apa kalian masih sanggup ... untuk maju seperti kali ini kita punya pendukung yang kuat. " Ucap Xander dengan semangat saat melihat kedua saudaranya itu .


" Hah....tidak aku tidak ingin menganggu mereka ." Sahut Zaeron dengan malas .


" Mungkin yang dikatakan dad benar kata masih lemah . Huh ... kita harus berlatih dengan keras lagi agar bisa menjaga para ibu dan juga nanti jika kita memiliki pasnagan ." Ucap Alaska dengan raut wajah muram .


Mereka sepakat jika akan berlatih dengan lebih giat lagi .Mereka tidak ingin menjadi beban untuk orang tuanya nanti jika terjadi perang .


Sedang pertarungan ayah dan anak itu harus berhenti setelah Quera turun tangan .


"Sudah cukup ..kalian berhenti mom sudah masak makan malam." Teriak Quera dengan suara yang cukup keras .Ketiga pria beda usia itu saling pandang menghentikan pertarungan .


" Baik lah ...my queen." Jawab ketiga dengan wajah lesu .


" Oke para baby boy ...ayo cepat bersihkan diri kalian dan ayo makan .semau sudah menuggu kalian ." Ucap Quera dengan tegas .


Yang disambut dengan gembira oleh anak anak . Bahkan Kenzo yang baru selesai dengan sesi panah nya pun segara berlari dengan gembira .

__ADS_1


__ADS_2