
Keesokan harinya Quera kembali kekampus , Ada banyak mata yang memandang nya dengan berbagai ekspresi . Namun Wanita itu tetap tidak perduli dia acuh tak acuh terhadap sekitarnya .
"CK... ternyata dia juga jal4ng yang sok polos ."
" Kenapa dia masih berani Kemabli kekampus setelah mengambil tunangan Anna .Sampai membuat Anna depresi seperti sekarang ."
Bisikan demi bisikan tidak membuat Quera gentar . Dia tetap berjalan dengan tenang karena pada dasarnya Suaminya tidak pernah tunangan dengan Anna .
Dan memang dari awal tujuan Quera adalah untuk mengambil Reygan dari Anna . Yang disambut baik dari pria itu .
" Aqila ...... Akhirnya kau kembali kekampus . Apa kabar yang beredar itu benar .Ayo lah bukanya kamu bilang tidak punya hubungan apa pun saat tuan muda pertama membawa mu kerumah sakit waktu itu .?" Kelly memberondong pertanyaan . Saat melihat sahabatnya itu kembali terlihat di kampus . Dan apa lagi datang diantar langsung oleh Reygan .
" Itu saat kita di Hotel aku bertemu dengan taun muda pertama yang sedang dalam pengaruh obat dan obat itu tidak ada penawarnya jadi dengan terpaksa aku harus menjadi obat ." Tulis Quera di note .
"Apa ..... kau serius ... jadi kamu diprekos4 begitu ..lalu tuan muda pertama bertanggung jawab kepada mu dengan menikahi mu .?" Tanya Kelly semakin penasaran .
Yang dibalas dengan anggukan kepala oleh Quera .
" Oh... my God .... kamu pasti sangat ketakutan ." Ucap Kelly yang turut prihatin keadaan Quera .
Dari belakang mereka terdengar bisikan bisikan yang kurang mengenakkan tapi itu tidak berpengaruh sama sekali .
" CK ... gila yak mereka ini kenapa hanya mengjugde kamu . Tanpa mereka tahu jika kamu juga korban ." Ucap Kelly dengan kesal gadis itu tak habis pikir toh ini juga negara barat yang bebas tapi kenapa masih aja ada yang bergosip miring .
__ADS_1
Kedua teman itu kini berjalan menuju ruang kelas namun sebelum itu Quera kan melapor pada pihak administrasi .
" Aku akan keruang admin dulu , aku akan melapor jika aku sudah selesai dengan cuti ku ." Tulis Quera .
" Oke ... ayo aku temani lagi pula jadwal pelajaran masih 1 jam lagi ." Jawab Kelly sambil menggandeng tangan Quera .
Sedangkan sisi lain saat ini Anna sedang dalam keadaan yang begitu menyedihkan saat ini . Gangguan kejiwaan nya semakin tinggi , Wanita itu seakan semkin menggila saat kebutuhan sek*s nya tidak bisa tersalurkan hingga membuat salah satu bodyguard nya menjadi korban kegilaan Anna .
" Aahh.... yah .... puaskan aku yah seperti itu ." Rancau Anna saat pria bodyguard nya terus bergerak di atas tubuhnya .
" Yah... terus ini nikmat ...Aahh.... " Teriak Anna semakin keras saat hampir mencapai puncak .
Sedangkan sang bodyguard hanya bisa terdiam saat Anna sedang merancau . Pria itu tidak menikmati percintaan nya sama sekali .Seakan dia jijik saat mendengar suara Anna . Jika bukan ancaman yang diberikan oleh Dante tidak mungkin dia mau bercinta dengan wanita yang setengah gila seperti Anna .
Anna yang kini terkapar lemas setelah mendapatkan apa yang wanita itu cari .Sungguh kegilaan yang tidak bisa ditolerir lagi sampai membuat para bodyguard yang menjaga Anna ketakutan .
Kembali kepada Quera yang kini berada di ruang admin kampus untuk melapor kedatangan nya kembali .
Tok....tok....tok.....
" Masuk ...." terdengar suara dari dalam ruangan .
Quera masuk dan melihat ada seorang wanita dengan baju yang cukup seksi sedang duduk dikursi dengan wajah masam saat melihat Quera memasuki ruangannya.
__ADS_1
" Oohh.... setelah mengajukan cuti akhirnya kau kembali .." Ucap wanita itu dengan sinis .
" Tapi asal kau tahu saja kau sudah dikeluarkan oleh pihak kampus sesuai dengan permintaan dari walikota . Jadi tidak perlu melapor kau sudah tidak bisa belajar disini karena beasiswa mu sudah dicabut nona Aqila Lhateza ." Sambung wanita itu dengan angkuh dan juga sombong .
Mendengar hal itu membuat Quera menyeringai , dalam diam nya tanpa berkata apa pun dia keluar dari ruangan admin dan segera menghubungi sang Abang .
" Hallo.... sweety ada apa kenapa menghubungi Abang ." Sahut dari sebrang telfon .
" Aku dikeluarkan dari kampus .... " Jawab Quera tanpa ada ekspresi .
" Sebentar siapa yang mengatakan itu toh kampus itu masih dibawah yayasan kita ." Sambung Sam dengan geram .
" Dante ..." Jawab Quera singkat dan langsung mematikan telfon .
Sam yang mendengar jawaban terakhir Quera langsung marah tidak perduli saat ini dia sedang membahas kerja sama dengan kliennya .
" Al.... ayo kita hubungi David katakan untuk segera universitas xx sekarang beraninya mereka." Ucap Sam dengan mata yang merah .
" Oke .... tapi ada masalah apa Q saat ini sampai dia menghubungi m.?" Tanya Alexa bingung Q tidak akan menghubungi mereka jika tidak lah penting .
" Dia bilang dia dikeluarkan dari kampus dan yang meminta nya Bedeb4h Dante ." Sahut Sam dengan emosi yang sudah meningkat .
Mendengar jawaban itu membuat Alexa yang sebelum nya tenang kini ikut dalam mode senggol bacok .Dengan cepat wanita itu segera menghubungi David yang memang bertugas disana .
__ADS_1