Mysterius Girl

Mysterius Girl
Misi selesai kembali kepulau


__ADS_3

Zergan tidak lagi sanggup untuk mengatakan apa pun . Dia hanya bisa termenung dengan apa yang sudah dikatakan oleh Hara . Selama ini dia mau mengambil alih kekuasaan ayahnya hanya untuk membalas kematian ibu dan juga adiknya . Tapi kembalinya Hara membuatnya goyah yang bisa dia lakukan saat ini mencari keberadaan orang orang yang diinginkan Hara .


" Baik ...aku akan mengumpulkan mereka semua yang kau minta . Tapi bisakah kau tetap berada disini . Kakak merindukan mu Maera . Biarkan kakak memeluk mu ." Ucap Zergan dengan tubuh yang bergetar hebat oleh keinginan hatinya . Yah ras rindunya kepada sang adik kini terbayar sudah saat bisa melihat adiknya berada didepannya .


Belum sempat Hara menolak Zergan sudah memeluk nya dengan erat .


" Aku merindukan mu Maera sangat .... " Bisik Zergan dengan lirih . Tanpa dia sadari air mata jatuh dari pelupuk mata nya . Awalnya Hara ingin mendorong pria itu menjauh darinya . Tapi saat menyadari jika Zergan saat ini sedang menangis dengan tubuh bergetar . Hara hanya bisa menghela nafas dan membiarkan Zergan memeluknya .


" Kakak akan melindungi mu ...Kakak tidak akan membiarkan mereka menyentuh mu . Aku ingin melihat adik kecil ku yang manis bukan wanita yang tangguh seperti sekarang ." lirih Zergan dengan sangat pelan jika bukan pendengaran Hara yang baik sudah pasti tidak akan mendengar .


" Jangan kotori lagi tangan mu dengan darah biarkan . Aku yang menyelesaikan semau nya aku tidak akan membiarkan mereka hidup terlalu lama . " Ungkap Zergan dengan semakin mengeratkan pelukannya .


" Aku akan menanti hari itu datang . " Jawab Hara dengan mengusap pelan punggung sang kakak ." Aku harus pergi sebelum orang orang tua bangka itu menyadari kehadiran ku ." Lanjut Hara dengan raut wajah yang berubah .


" Tidak ...jangan pergi sekarang pergi keruangan istirahat ku .Kau bisa berada disana sampai 1 atau 2 jam . Sehingga tidak akan ada yang curiga . Aku sering mendatangkan jal4ng kesini . Keluarlah dengan berganti pakaian dan juga kau sudah pasti tahu apa yang harus kamu lakukan ." Ucap Zergan dengan mata yang terlihat lembut tapi juga ada kecemasan .


" Baik ...aku akan melakukan nya .Lagi pula aku juga lelah setelah melakukan perjalanan." Jawab Hara dia setuju dengan ide yang diberikan Zergan .

__ADS_1


" Bagus ... kakak akan meminta asisten ku untuk menyiapkan makan ." Ucap Zergan dengan berbinar .Jika saja Zergan melakukan hal yang sama dengan para wanita yang menjadi teman ranjangnya . mungkin mereka tidak akan bisa melepaskan pria itu .


Disaat yang bersamaan di mansion Edgar Rebecca terlihat kuyu dengan kejadian yang dia alami . Ini sudah malam keduanya yang tidak bisa tidur sama sekali selain pingsan . Anak anak itu memang membuatnya ketakutan setiap malam nya . Apa lagi para pelayan yang setiap hari nya bergosip semakin intens .


" CK ... aku tidak ingin lagi membersihkannya halaman samping barat. Huh disana sangat mengerikan ." Bisik pelayan itu dengan merinding .


" Aku juga ...disiang hari saja itu sudah menyeramkan apa lagi malam hari . Apa kau tidak pernah mendengar jika halaman barat dulu . Digunakan oleh tuan lama untuk menyiksa mereka yang menghianati tuan." Sahut pelayan yang lain .Yang tak kalah ketakutan saat bercerita .


" Yah mau bagiamana lagi ini sudah resiko kerja . Tapi aku heran kenapa para tuan kecil tidak ada yang takut ?". Pelayan pertama bertanya dengan nada yang heran .


" Sudahlah .... ayo kerja biar cepat selesai dan kita bisa segera pergi ke paviliun untuk istirahat ." Ajak temannya dengan menoleh Kenan dan ke kiri sebelum melanjutkan tugasnya . Seakan takut sesuatu yang membuat wanita yabg saat ini berdiri diseberang mereka juga ikut merasa merinding .


" Aku harus pergi ...jika aku terus berada disini itu akan membahayakan janin ku . Bagaimana pun saat ini dia adalah anak Reygan . Aku harus menjaganya lebih baik aku pergi ke villa yang dari awal Reygan sediakan intuk ku ." Gumam Rebecca sambil berlalu pergi menuju kamar yang selama ini dia tempati . Lagi pula dia sudah mendapatkan apa yang diminta oleh Zergan .Sedangkan untuk Reygan dia tetap akan mendatangi dirinya . Saat pria itu telah kembali dari laur negri .


Kedua pelayan itu memberi kode kepada pelayan lain . Untuk segera bergegas untuk membuat drama lain yang sudah disiapkan oleh Damian.Para pelayan sungguh kagum dengan apa yang dilakukan oleh nya .


Kadang mereka berfikir kenapa tidak dari dulu saja melakukan hal ini. Jika itu bisa mengusir wanita ular khu dari mansion .

__ADS_1


" Nona ... kenapa apa ada yang bisa saya bantu .?" Pelayan itu bertanya dengan sopan kepada Rebecca yang sedang membereskan bajunya .


" Yah ... tolong kamu bisa bereskan baju baju ku aku ada urusan diluar kota . " Jawab Rebecca dengan suara yang tetap angkuh .Meski dia mengucapkan nya dengan suara yang lembut .


Pelayan itu dengan senang hati membereskan semua barang Rebecca apa. Apa lagi jika wanita itu akan pergi meninggalkan mereka . Dan itu menjadi kebahagiaan bagi para pelayan yang sudah muak untuk melayani wanita itu .


Setelah menunggu Judy datang untuk menjemput nya . Rebecca keluar dari mansion dengan tersenyum lembut kepada para pelayan .


" Selamat jalan nona ... semoga hari anda menyenangkan ." Ucap para pelayan saat mengantar Rebecca keluar dari pintu .Mereka berbalik pergi saat mobil sudah menjauh .


" Yes .... ahkirnya rumah ini bisa kembali damai ." Seru para pelayan dengan senang .


" Tentu saja ....kalian bisa merayakan kepergian nya ." Jawab Alaska dengan senyum kemenangan . Bocah itu melirik para saudara nya yang juga tersenyum .


" Misi selesai ...kita akan pergi kepulau ."Ucap Damian dengan datar . Melihat perubahan raut wajah Damian membuat mereka sedikit tercekat . Kerena selama ini Damian selalu suka bercanda dan juga jahil .


" Baik kapten ...." Jawab mereka dengan serempak.

__ADS_1


__ADS_2