
" Apa yang harus kita lakukan kepada yang lain king ..?" Habel bertanya dengan dingin .
Reygan menoleh kepada Hans yang masih terdiam . entah apa yang dipikirkan nya tidak ada yang tahu .
" Eemm biarkan saja dulu ... tunggu hasil dari mereka . Setalah tahu hasilnya lepaskan mereka dihutan . " Jawab Reygan . Dia merasa memelihara mereka juga tidak ada gunanya lagi . Toh mereka tidak ada yang tahu pasti senjata yang dicari lord tua .
" Eemm lepaskan dihutan pulau tersembunyi ." Mereka semua saling pandang mendengar tanggapan Hans . Bukan hutan itu lebih berbahaya di bandingkan dengan hutan yang ada Dipulau mereka . Huh ternyata mereka bukan untuk dilepaskan untuk hidup . Tapi menanti sesuatu yang lebih lebih kejam dari pada mereka . Yah para predator yang sudah menanti para tahanan. Para inti bergidik ngeri membayangkan nasib sial lawan.
Jika mereka bisa menolak pasti mereka akan menolak . Lebih baik mati saat ini tangan mereka . Tapi para tahanan tidak tahu apa pun tentang kedua hutan itu . Mereka mengembuskan nafas lega mendengar perkataan musuh.
" Bagus ...dengan begini masih ada kesempatan untuk hidup ."Gumam salah satu dari mereka .
" Benar ... kita harus saling membantu untuk bisa lolos dari hutan itu ." Sahut yang lain dengan lirih.
" Yaeh .. kita harus bisa lolos dari sana ." Yang lain juga lebih bersemangat . Mereka saling pandang dan berbisik.Para inti hanya pura-pura tidak tahu apa yang mereka lakukan .Mereka sengaja melepaskan mereka dihutan . Dengan tujuan untuk mempermainkan mereka sebelum di eksekusi oleh para binatang.
__ADS_1
" Bagaimana .. apa itu berbahaya untuk mereka .?" Tanya Alfa dengan senyum cerah .
" Untuk saat ini tidak ada reaksi apa pun.Aku sudah mengambil sampel darah . Dan akan memerlukan nya di lab dengan begitu kita bisa lebih yakin." Jawab Marvel dengan raut wajah kusut.
"Baiklah tunggu saja lagi beberapa saat lagi." Putus Reygan . Pria itu tidak ingin mengambil resiko . Adanya serigala yang keracunan akibat memangsa musuh . Begitu pula dengan hewan lain yang ada dihutan . Sehingga dia lebih waspada untuk masalah ini.
"Eemm itu lebih baik ... mereka berbeda dengan para kawanan . yang akan berkumpul dengan patuh hanya dengan satu panggilan dari sang Alfa ." Gumam Zack .
" Apa yang dikatakan Zack memang benar . Apa lagi selama ini mereka juga lah yang menjaga wilayah hutan . Jadi jangan sampai mereka punah kerena racun." Sahut Max dengan tatapan prihatin .
Akhirnya mereka setuju untuk menunggu beberapa hari lagi . Sebelum melepaskan tawanan yang sudah lebih semangat.Mendengar penuturan para pria yang tidak jauh dari mereka. Dengan angan angan setinggi langit mereka kembali memiliki semangat hidup .
" Jika kau ingin mengakhirinya boleh saja . Hara sudah cukup puas, dia menyerahkan nyawa nya kepada mu dan Quera ." Edrick menjelaskan keinginan sang istri .
" Bagus...mulai besok para pria itu tidak perlu datang. Aku akan mengurus mereka berdua secara pribadi ." Jawab Reygan . Pria itu menoleh kepada Hans yang terlihat sangat tenang.Tanpa terpengaruh oleh sekitarnya .
__ADS_1
" Lakukan apa pun yang ingin kau lakukan .... Hanya jangan sampai mati dengan cepat . Agar dia tahu rasa nya dikejar kematian ." Hans berkata dengan sangat dingin. Setiap kalimat yang keluar dari mulut nya seakan bisa membekukan ruangan itu .
"Tenang saja ... itu hal mudah .," Jawab Reygan .
" Sepertinya pembuat onar itu lebih tertarik membongkar otak nya ." Sam menimpali ucapan saudaranya dengan terkekeh kecil .Yang lainnya hanya mendengus kesal. "Tapi sepertinya ayah lebih tertarik menjadi kan mereka human ." Daniz bergumam dengan lirih . Hans dan Sam menoleh ,begitu juga dengan yang lain nya . Kenapa mereka bisa lupa dengan dokter tua gila itu .
" Kenapa bisa kita lupa dengan nya ... Dia pasti tahu tentang senjata yang dicari tua bangka itu." Alfa bersuara sambil mengelus dagunya .
" Seharusnya ada Maria dan Edward juga memiliki sedikit petunjuk tentang itu ." Sam juga mengatakan suatu kemungkinan . Siapa yang tahu tentang senjata bioteknologi . Yang telah memakan korban begitu banyak .
" Bagus .. dengan begini kita bisa cepat menemukan nya . Dan bisa segera mungkin memusnahkan nya . Agar tidak menjadi masalah lagi kedepan nya ." Marvel berkata dengan semangat.
"Apa yang dikatakan Marvel memang tepat. Itu akan menjadi solusi jangka panjang ." Sahut Zack . Yang lain nya juga setuju dengan memusnahkan nya . Mereka hanya ingin hidup dengan tenang bersama dengan keluarga mereka .
Hans melangkah kaki nya kearah ruangan lord tua . Yang terkapar tidak berdaya ,seakan nyawa nya tinggal di ujung kepala.
__ADS_1
"Seharus nya aku lah yang bersama dengan Namera bukan Lucifer itu. Aku lah yang bertemu dengan nya lebih dulu . Tapi semua itu hancur begitu saja sejak Lucifer kembali . Ha ha ha .. aku juga menyandang nama Lucifer . tapi kenapa Namera lebih memilihnya ." Lord tua berkata dengan tubuh nya yang lemah .
" Senjata itu memang telah menelan banyak korban . Bahkan keluarga Lhateza harus musnah . Hanya Namera yang selamat dan membentuk mawar kematian . Dengan pengetahuan nya tentang racun ,Namera .Uhuk .. dengan bantuan dari Romanov dia bisa membalas dendamnya . Entah dimana senjata itu berada tidak ada yang tahu . Senjata itu hanya berupa cairan berwarna biru . uhuk ...." Lord tua kembali berkata dengan suara serak . hampir tidak bisa didengar dengan jelas oleh mereka .