
Ha ha ha .....
" Oke ... aku tidak menggoda mu lagi " lanjut Tesya yang masih tertawa melihat gadis yang sedang salah tingkah itu.
" kak dimana kak Lola sekarang .." tanya Quera di note .
" Sekarang sedang di ruangan menejer mungkin sedang diceramahi .." jawab Tesya sekenanya .
" Owwhh ...semoga saja di bisa berhenti menganggu ku .." tulis Quera .
" Lihat saja nanti kakak pasti kasih dia pelajaran seenaknya saja ..di pikir kita ini bisa terus ditindas.." gerutu Tesya yang sudah mulai kesal .
" Kau benar Sya ... dia itu ngelunjak dan pamer kekita bilang kalau dia itu pacar menejer .." sahut salah satu karyawan .
" Gila bener yah ... ngomong seenak jidatnya ." jawab Tesya yang mulai geram bagaimana tidak dia yang ruangan menejer aja nggak pernah di umbar lah orang lain malah ngaku pacar .
Tesya pun pergi meninggalkan Quera menuju ruangan menejer .
Braakk...
Pintu terbuka dengan keras oleh Tesya membuat kaget orang yang ada di dalam .
" Sayang ada apa ..." tanya Menejer Erhan yang melihat Tesya datang dengan emosi .
Sedangkan Lola yang duduk didepan Erhan pun tak kalah terkejutnya mendengar panggilan itu.
" Apa sayang ada hubungan apa mereka berdua .." batin Lola bertanya.
"Kau masih bertanya ada apa aku ingin menampar ini wanita yang ada didepan kamu sekarang.." kata Tesya yang emosi .
" Sayang kamu bukan lah orang yang suka emosi .kalau masalah tadi tenang saja ..Oke aku sudah memberi hukuman ." kata Erhan mencoba menenangkan tunangan nya itu.
" Kau tahu dia mengaku kalau dia itu kekasih mu untuk menindas pegawai lain.." kata Tesya .
" Apa ... kau tidak bercanda kan sayang ." kata Erhan yang kaget mendengar tunangan nya berkata begitu .
" Tidak untuk apa aku bercanda tanya saja sendiri .." jawab Tesya yang kini duduk kursi yang tadinya diduduki Erhan .
Erhan menghela nafas menetralkan emosi nya .
" Seperti nya aku tidak bisa lagi mempertahan kan kau berada di sini lagi Lola ,kali ini aku benar benar tidak bisa mentolelir yang ini ." ucap Erhan .
" Mulai sekarang kau dipecat ..." ucap Erhan .Dan ingat jangan pernah kau mengaku sebagai kekasih ku kalau kau masih sayang nyawa mu .Aku sudah memiliki tunangan dan sebentar lagi kami akan menikah jadi jaga sikap dan ucapan mu .." lanjut Erhan .
__ADS_1
Lola bak tersambar petir disiang bolong mendengar bahwa Erhan dan Tesya sudah tunangan .
" ini tidak mungkin ... mereka pasti bercanda kan ." batin Lola Yang masih tidak percaya dengan berita itu.
" Masih nunggu apa lagi hah... masih belum keluar juga dari sini .." bentak Tesya .
" Lola sekarang juga keluar kau sudah dipecat .." sahut Erhan .
Lola keluar dari ruangan Erhan dengan amarah yang memuncak karena tidak terima diri nya dikalahkan Tesya .
" Tidak ini tidak benar bagaimana bisa Erhan tunangan ****** itu .." gumam Lola "Bagiamana pun hanya aku yang bisa mendapatkannya. Kau belum tahu saja siapa aku .." lanjut Lola .
Setelah merapikan semua barang barang Lola meninggalkan kafe dengan penuh dendam dan amarah .Dia selalu menyalahkan Quera dan juga Tesya yang membuat nya dipecat .
Sedangkan para pelayan lain ada yang tertawa melihat Lola kini dipecat .
" Rasain tuh emang enak ..makanya jangan jadi orang yang sok ..enak kan kalau udah dipecat gitu." ucap salah satu pelayan dan diangguki uang lainya .
Quera yang melihat itu hanya bisa tersenyum sinis lalu tanpa sepengetahuan orang lain Quera telah mengirim pesan kepada J .
"Bereskan ..aku tidak ingin dia membuat masalah lagi.." ketik Quera untuk menyampaikan pesannya .
" Laksanakan Q.." balas J .
Sampailah Lola di gang yang lumayan sepi tiba tiba datang lah dua orang berjalan menuju kearahnya .
" Selamat sore nona cantik ...bisa ikut kami sebentar ada yang ingin bertemu dengan mu." kata salah satu orang itu.
" Aku tidak mengenal orang itu ..," jawab Lola
Tanpa menyadari jika teman orang tersebut telah berada dibelakangnya menyuntikan bius .
" Nah kan makanya jangan cerewet kita ini sudah dari dulu ingin memusnahkan mu .. tapi mau bagaimana lagi Q belum memberi perintah. " kata orang itu yah siapa kalau bukan J dan K .
Saat ini keduanya telah membawa Lola markas tempat yang bisa untuk mengeksekusi musuh nya .
"Engghh .... ughh dimana ini .." tanya Lola yang baru sadar .
" Wah kau sudah bangun ..rupanya .." kata orang itu siapa lagi kalau bukan K .
" Di mana ini apa yang kalian lakukan lepaskan ..aku tidak mengenal kalian .." ucap Lola yang kaget melihat kini dirinya telah diikat dengan rantai .
" Aahh sayang sekali ini adalah perintah ..jadi kami minta maaf oke nona ." jawab K dengan wajah tidak berdaya .
__ADS_1
" Tolong tuan aku aku akan memberikan apa pun tuan yang penting lepaskan aku .." ucap Lola yang berusaha menggoda K .
" CK CK ternyata Anda itu ****** yang luar biasa ya sudah begini saja anda masih berani menggoda ku.." ucap K
" Aahh aku jadi bingung harus mulai dari mana .." lanjut K yang pura pura berfikir .
" Haish... kenapa ribet sekali panggil saja beberapa orang kita untuk memberikan kepuasan untuknya. itu pun jika ada yang mau ." ucap J seakan mengejek jika tidak ada yang mau menyentuh Lola .
" Heh kalian yang ada di sana ada yang mau tidak memuaskan wanita ini .." lanjut J bertanya kepada anak buahnya .
" Tidak ....lebih baik kami mencari ****** di club' malam saja dari pada dia " jawab mereka dengan serempak .
" Nah kalau sudah begini kami minta maaf tidak ada yang mau melayani mu.." jawab J
" Pfffsssttt ..ha ha ha ..." tawa K terdengar begitu jelas setelah mendengar anak buahnya bicara.
" kita masih sayang nyawa tuan .." kata para anak buahnya didalam hati .
" Baik lah kita mulai..pertama ." ucap K yang sedang memegang sebuah pisau
" Kaki ini lumayan juga ya ..." lanjut K sambil menggores kan pisau nya di kaki Lola .
" Agrrhh sakit tolong jangan ..." teriak Lola saat pisau itu menyentuh daging kakinya .
Tanpa memperdulikan teriakan Lola K terus saja menyayat kedua kaki Lola .
" Haish baru juga begini kenapa berisik sekali sih .." ucap K yang langsung menyuruh anak buah nya membungkam malut Lola .
" Nah kalau begini kan enak tidak berisik .." lanjutnya .K melanjutkan kegiatannya yang menyayat kaki Lola kini beralih pada kukunya yang yang akan dicabut .
" Emmm...Emmm ...
Suara Lola yang tidak terdengar jelas yang sudah di bukam dengan kain .
Sungguh dia ingin tahu siapa mereka kenapa menyiksa dirinya .
" Siapa mereka kenapa mereka melakukan ini .." batin Lola ." aku mohon siapa pun tolong aku .." lanjutnya dengan air mata yang berlinang .
"Selesai juga ternyata ....Kau ingin J .." tanya K .
" Aku ... Tentu saja aku ingin sekali menyobek mulutnya itu yang telah berani omong kosong kepada Q ..." jawab J .yang langsung saja menggantikan K .
" Oke bisa kita mulai ...jangan pingsan yah .." ucap J dengan jenaka .
__ADS_1