Mysterius Girl

Mysterius Girl
Kembali membuat onar


__ADS_3

Di masion mewah khas Eropa kuno itu kini sepi karena tidak ada lagi anak anak nakal . Yang akan membuat masion ramai dengan tingkah laku mereka .Sarapan kali ini agak berbeda dari biasanya .


" Dear .... biarkan aku saja yang pergi kesana .Kau tidak ingin kamu terluka lagi ,Jadi tetap berada dipulau bersama dengan anak anak ." Ucap Reygan dengan lembut .


" Tidak aku akan ikut pergi ....aku ingin melihat bagaimana mereka bisa musnah ." Jawab Quera dengan pelan . Tapi Reygan menyadari jika keputusan sang istri juga sudah tidak bisa diganggu gugat lagi .


" Baik lah ... aku boleh ikut tapi ingat tetap dikegelapan .Jangan muncul jika perang belum usai ." Putus Reygan dengan tidak rela .


" Tapi ....." Ucapan Quera terhenti saat melihat mata Reygan yang tajam .


"Tidak ada tapi dear .... ikut dan berada dikegelapan atau tidak sama sekali ." Ucap Reygan tegas . Kali ini dia tidak ingin Quera membantah keputusannya .


" Oke ..." Jawab Quera dengan pelan .Wanita itu menyadari jika apa yang dilakukan sang suami Deni dirinya .


" Nanti siang aku akan itu hara ke tempat anak anak ." Quera berkata dengan lembut .


" Eemm....pergilah tapi ingat tetap hati hati ."Jawab Reygan tak kalah lembut dari Quera .


Para pelayan yang sudah terbiasa dengan pertunjukan romansa majikan nya hanya bisa menyingkir . Mereka pergi dengan suara senyap sehingga tidak menggangu sang tuan . Yang sedang menikmati sarapannya .


Setelah sarapan Reygan berpamitan kepada sang istri . Habel sudah menuggu nya dengan duduk denah tenang dikursi pengemudi .


" Bagaimana apa wanita itu apa dia tidak curiga sama sekali .?" Tanya Reygan dengan datar .


" Tidak bahkan semalam dia masih memaksa untuk bercinta dengan ku ." Jawab Habel dengan tak kalah datar .

__ADS_1


" Apa kau yakin itu bukan anak mu?. Dan saat ini berapa usia kandungannya?" Tanya Reygan memicingkan mata .


" Saya yakin tuan ....saat ini usia kandungannya hampir 2 bulan . Dan periode itu saya tidak pernah menyentuhnya .Aku menyentuh lagi pada saat perwakilan gala bisnis . Saat anda bersama dengan queen Dipulau ." Jawab Habel dengan tegas .Tidak ada keraguan dari mata pria itu dan Reygan hanya bisa mengangguk .


" Lagi pula saat 2 bulan lalu sebelum aku menyentuh nya lagi aku sudah memeriksakan diri kepada Marvel ." Lanjut Habel dengan melirik Reygan dari kaca spion .


" Eemm .. aku hanya tidak ingin salah langkah bagaimana pun itu adalah bayi yang tidak bersalah ." Ucap Reygan dengan sedikit pilu .


" Saya tahu tuan ..." Jawab Habel lirih .


Setelah itu perjalanan kembali hening sampai mereka berada diparkirkan khusus untuk Ceo dan dewan direksi .Keduanya hanya diam hingga Diruangan Reygan . Sudah ada Edrick yang menunggu kedatangan nya .


" Axe .... Zack sudah selesai dengan misi mereka apa mereka harus kembali sekarang?." Tanya Edrick dengan menyilangkan tangan nya di dada .


" Eemm biarkan dia kembali dan Minggu depan kita akan kesana semua untuk menyelesaikan semuanya ." Jawab Reygan dengan acuh tak acuh .


Saat siang hari di masion milik Edgar terdengar geram Hunter juga trigris.Seakan tak ingin kalah dengan kedua binatang itu . Anak anak itu juga membuat keributan yang bisa membuat Rebecca semakin kesal .


" Damian.... tunggu kau curang ." Teriak Aron yang sedang mengejar Damian . Wajah balita berusia 3 tahun lebih itu terlihat memerah .Dengan nafas terengah-engah karena mengejar Damian yang tidak ada lelahnya .


" Oohh ayo lah begini saja sudah menyerah . Bagiamana kalian bisa menjaga para ibu jika kalian masih lemah ." Ejek Damian dengan bangga .


" Kami tidak akan kalah dengan mu .... " Kali ini Xander yang berseru dengan penuh semangat .


" Iya kami tidak akan menyerah ....kami akan menjadi kuat untuk menjaga para ibu ." Sahut Alaska dengan mata yang berbinar cerah .

__ADS_1


" Eemm....jadi jangan meremehkan kami ." Hyuga juga berseru dengan keras meski dia juga lelah .


" Kalau begitu ....ayo mulai lagi ini sudah 10 menit istirahat nya ." Damian kembali bangkit dengan senang melihat para saudaranya kembali semangat .


" Sudah cukup ...." Ujur Dominic dengan wajah datarnya . Sehingga Damian menoleh untuk melihat Dominic yang sedang membelai Trigris .


" Hah... big bro kami sedang bersemangat kenapa harus berhenti ?". Tanya Hyuga dengan penasaran .


" Wanita itu sebentar lagi akan datang,.." Jawab Dominic dengan singkat .


Mereka saling melirik dan tahu apa yang harus mereka lakukan saat ini .Mereka semua bersiap dengan membawa lumpur yang sudah mereka siapkan sebelumnya.


Saat Rebecca berada diruangan Tamu dilantai satu . Wanita itu terlihat dalam mood yang bagus saat ini .


Tanpa dia tahu ada beberapa pasangan mata yang sedang menunggunya dengan persiapan .Kali ini Hyuga berlari dengan Aron dengan tubuh yang penuh dengan lumpur .Kedua bocah itu saling kejar dari halaman belakang . Sedangkan para pelayan hanya bisa menghela nafas melihat kelakukan mereka .


" Huh ... semoga wanita itu segera pergi setelah dia dikerjai oleh mereka semua ." Ucap salah satu pelayan .


" Eemm ... aku juga berharap begitu . Dan nyonya kedua bisa berada disini lagi ." Jawab teman nya dengan melirik sinis kepada Rebecca .


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Guys jangan lupa like and comen .Dan juga kembang kopi nya .


Insya Allah mulai besok aku buat cerita baru Jadi mampir disana juga ya biar ngak terlalu lama menunggu .

__ADS_1


# MY GENIUS BABY #


__ADS_2