
" Bodoh ...." Lirih Sia sebelum meninggal ruangan gelap itu . Sedangkan Judy dengan tubuh tak kalah bergetar dengan Rebecca . Hanya bisa terdiam menatap kosong pintu yang kini kembali tertipu rapat .
Diruangan sebelah Quera menatap Anna yang duduk disudut ruangan . Dengan wajah pucat nya membuat siapa pun yang melihatnya akan sangat kasihan . Tapi wanita yang berdiri didepan nya saat ini hanya acuh tak acuh .
" Apa kau hanya akan diam saja .... bagaimana rasanya mendekap ditempat ini lagi .Bertahun tahun berada diruangan ini apa kau akan tetap diam . Bersyukur lah saat itu kami tidak membunuh mu . " Ucap Quera dengan senyum pelan.
" Kau ...kau tidak mati ...kenapa kenapa hanya keluarga ku yang mati ...?" Tanya Anna dengan raut ketakutan . Juga ada dendam yang membara didalam hatinya .
" Agar kau tahu ... bagaimana rasa tidak punya orang tau . Yang akan selalu menutupi kesalahan mu ." jawab Quera dengan acuh tak acuh .Jawaban Quera membuat Anna semakin murka . Wanita itu berteriak dengan keras meluapkan semua yang dia rasakan . "Kenapa ...kenapa semua orang selalu memuja mu?.Kenapa .... Reygan hanya melihat mu? Dari dulu aku lah yang selalu mencintai nya tapi kenapa dia hanya menatap mu dengan penuh cinta . Bertahun tahun lama nya semua orang hanya mengingat mu . Aku juga putri dari keluarga terhormat kenapa mereka semua hanya melihat mu .?" Anna berteriak dengan histeris .
__ADS_1
" Aku juga mempunyai semua yang kau punya . Bahkan aku lebih cantik dari mu kenapa hanya kamu yang dia pandang . Kenapa hanya kami yang diijinkan menyentuh nya. Sedangkan aku hanya dianggap sebagai pajangan yang kasat mata ." Lanjutnya dengan menjambak rambut nya . Anna menarik rambut nya dengan sangat keras . Seakan ingin mencabut semua nya . Teriakan Anna terdengar dari ruangan sebelah yang ditempati oleh Rebecca .
" Kau memberikan kan cinta dan juga tubuhmu . aku juga bisa bahkan aku bersedia membuka ************ didepannya . Tapi apa dia tidak melirik ku sedikit pun. Tapi dengan mu dia bersedia menjadi budak mu . yang tunduk dibawah ************ mu ." Teriakan Anna menggema begitu keras .
" Apa kau yang Reygan bahkan tidak segan melemparkan ku kepada pria lain . Menghancurkan hati ku yang ku persiapkan hanya untuknya . Aku membenci mu kenapa semua orang memberikan cinta nya kepada mu . Orang tua mu begitu menyayangi mu dengan nyawa nya . sedang kan aku ,mereka hanya akan menyayangi ku . jika aku berguna kepada mereka ." Anna menjerit dengan keras . Dengan tubuh bergetar tak karuan wanita itu berdiri ingin menerjang kearah Quera . Hingga sebuah suara menghentikan langkahnya .
" Anna .... kau masih bisa hidup karena kami masih menganggap mu sebagai bagian dari kami . Tapi seperti nya apa yang telah kami berikan itu hanya menjadi omong kosong untuk mu .Entah kemana perginya Anna polos yang kami kenal selama ini ." Suara Reygan terdengar sangat dingin .Menatap wanita yang sedari kecil terus mengejarnya .
" Kak Rey...kak kau datang ....kak " Suara Anna terbata bata dengan mata berbinar dipenuhi nafsu .Reygan mendengus dengan jijik menatap wanita yang saat ini sudah lusuh .Tidak ada lagi Anna yang cantik dan seksi seperti awal masuk markas . Saat ini Anna sudah Kemabli layaknya penghuni RSJ .
__ADS_1
" Hemm .... sudah lah sepertinya dia sudah tidak lagi bisa diselamatkan . Alfa akan mengirim nya ketempat ibunya berada saat ini." Ucap Reygan dengan mendengus jijik .Pria itu beralih menatap sang istri dengan penuh kelembutan .
" Eemm ...itu lebih baik ..." Lirih Quera dengan sangat pelan.Jujur saja wanita itu juga tidak tega dengan apa yang terjadi dengan sepupunya .Tapi semua itu harus dia lakukan demi kebaikan semua orang . Juga keselamatan untuk orang orang yang dicintainya .
"Ayo .... jangan lama lama berada disini . Itu akan merusak pemandangan ." Sahut Reygan dengan sarkas . Pria itu merangkul pinggang sang istri berjalan keluar . Diruangan sebelah yang ditempati oleh Rebecca. wanita itu menggenggam tangan nya dengan erat . Hingga memutih kuku panjang nya akan menembus kulit tangannya .
" Tidak ....ini tdiak benar .... yang bersama ku itu Reygan bukan orang lain ." Bisik nya menggelengkan kepala tidak percaya . Tapi teriak Anna yang didengar itu sudah cukup membuat ketakutan.Awalnya dia tidak percaya dengan ucapan Anna .Jika Reygan tidak akan menyentuh wanita kecuali Quera . Tapi Rebecca merasa itu hanya akal akalan Anna agar dirinya melepaskan Reygan.
" Becca tenang lah tidak ada gunanya kau seperti ini. Yang kita lakukan saat ini adalah bagaimana caranya bisa keluar dari sini ." Judy berkata dengan keras . Hingga menyadarkan Rebecca yang mulai tidak waras . Sama hal dengan Anna Rebecca juga memiliki tingkat stress lebih tinggi . Bisa dibilang memiliki gangguan jiwa . Saat dirinya tertekan seperti saat ini .
__ADS_1
" Tidak pasti mereka bohong ....mereka hanya ingin aku menggugurkan bayi ini. Agar hanya anak wanita itu yang menjadi pewaris dari Romanov . "Gumam Rebecca dengan wajah semakin pucat .