
kembali ke Hospital carbone
Terlihat gadis cantik yang masih terbaring tak sadarkan diri disampingnya berdiri beberapa orang dokter yang kembali melakukan pemeriksaan .
Namun kini dengan suasana yang cukup dingin membuat dokter yang memeriksanya menggigil kedinginan .
Mungkin hanya Marvel lah yang sudah biasa dengan Aura tiran dari sang king itu
" Brother jangan memasang aura dingin itu terus lihat mereka ... sampai ketakutan ." ucap Marvel .
Sedangkan Reygan masih tidak bergeming sedikit pun .
" Kalau sudah selesai cepat keluar .." ucap Reygan .membuat semua dokter yang ada di sana saling menatap .
" Kalian pergi lah dulu ..biar aku yang mengurus ini ." ucap Marvel memberi kode untuk para dokter segera keluar .
" Baik ... dok kami akan keluar . ," jawab mereka dan langsung keluar .
" Gila di dalam rasanya beku ..," ucap salah satu dokter .
" Hah kau benar ... aura tuan muda pertama sangat menakutkan ..," sambung yang lain .
" Sudah lebih baik kita pergi dan memeriksa pasien lain .," sahut salah satu dokter.
kembali keruangan rawat Quera
" Bagiamana apa sudah keluar hasilnya ...," tanya Reygan .
" Ya kau benar dia gadis kecil mu ..," jawab Marvel yang membawa berkas .
" Tetapi kau harus bersabar jangan sampai kau mengingatkan masa lalunya sepertinya dia pernah mengalami benturan keras di kepalanya sehingga mengalami amnesia ." lanjut Marvel.
" Lalu aku harus bagaimana.... " tanya Reygan dengan frustasi
" Buat lah kenangan baru dengan nya buat lah seolah olah kalian baru saja saling kenal.." ucap Marvel mencoba untuk membuat saudaranya itu tak patah semangat.
" Hemm akan aku lakukan .." jawab Reygan .
Saat mereka sedang berdiskusi terdengar lenguhan dari gadis yang terbaring di samping nya .
" Ughh ... "
" Dimana ini .... rumah sakit siapa yang membawa ku Abang tidak mungkin .." batin Quera .
Melihat Quera yang sudah sadar Marvel segera menyingkirkan berkas yang dibawanya .segera memeriksa Quera kembali .
" Syukurlah kau sudah sadar nona ... " ucap Marvel .mencoba mencegah saudara nya itu untuk menerkam Quera saat ini juga .
" Ehemm ..." jawab Quera .
"Baiklah aku periksa dulu .." ucap Marvel .
Sedangkan Reygan saat ini masih mencoba mengontrol perasaannya yang sedang membuncah setalah mendengar kabar yang dikatakan Marvel .beberapa saat tadi .
__ADS_1
" Semua sudah baik baik saja nona ... apa ada yang anda butuhkan lagi. .." tanya Marvel
Reygan yang tahu maksud Quera pun segera memberikan kertas dan juga bolpoin untuk Quera .
" Guna kan ini Nona ..." ucap Reygan memberikan nya pada Quera. "
" ehemm ..." jawab Quera yang menoleh Reygan
" siapa yang membawa ku kesini tuan ..." tulis Quera
" aku yang membawa mu kesini ..kau pingsan setelah mengikuti seminar .." jawab Reygan.
"lalu siapa yang Menganti baju ku.." tulis nya lagi .
" Pfffsssttt ... aku juga yang menggantikannya kenapa " tanya Reygan dengan menggoda Quera.
Mata Quera langsung melotot sempurna mendengar jawaban dari Reygan .
" ha ha ha ... tidak aku hanya bercanda saja.." jawab Reygan sambil tertawa .hal itu membuat Marvel yang masih berdiri disampingnya menggeleng takjub mendengar Reygan tertawa dengan lepas .
" apa ini yang di maksud The power of love ... "Batin Marvel menjerit .
" Baiklah kerena keadaan nona sudah baik baik saja aku permisi dulu ..." ucap Marvel yang tidak ingin menganggu saudaranya itu . dia memberikan ruang untuk Reygan dan Quera untuk bersama .
" Nona kalau boleh tahu siapa nama mu.." tanya Reygan
" Aqila Lhateza ..." tulis Quera .
" Taun terimakasih telah menolong ku ." lanjut Quera ." taun biaya disini pasti malah apa bisa saya keluar dengan cepat .." tulisnya lagi .
" Tenang saja masalah itu tidak perlu kau fikirkan lagi aku akan mengurus semuanya ." jawab Reygan .
" Oohh God ... kuat kan aku untuk tidak menerkam nya sekarang dia sangat menggemaskan ." batin Reygan berteriak melihat ekspresi yang ditunjukan Quera saat memandangnya.
" Tuan dimana kaca mata ku .." tanya Quera lagi .
"Tunggu aku ambilkan ..." jawab Reygan seraya mengambil kaca mata Quera ." Nah pakai lah apa kau agar kau tidak kesusahan .." lanjut Reygan yang menyodorkan kacamata Quera.
"Terima kasih ..." tulis Quera .Sedangkan bibir nya tersenyum dengan manis ..
" Tuan anda tidak pergi ke kantor ..." tanya Quera .
" hemm mungkin setelah makan siang ini bahkan sudah lewat jam makan .." jawab Reygan yang melihat jam tangannya .
Tok tok tok .,.
" masuk." ucap Reygan yang mendengar pintu diketuk dari luar. tanpa melihat siapa yang kini masuk kedalam.
" Big bro ... kau tega sekali kepada aku kau tak menoleh sedikit pun .." ucap orang yang baru saja masuk .
" Kenapa kau yang datang ..." Reygan yang kembali bertanya.
" Lalu siapa yang kau pikir datang .." jawab Zack yang sengaja datang setelah mendapatkan info dari Marvel .
" Orang yang mengantar makan siang. " jawab Reygan .
__ADS_1
Tak Habis pikir apa yang ada di kepala bosnya ini .kenapa bisa tak memperdulikan siapa pun dia bicara akan sangat menjengkelkan .
Apa hanya berbicara kepada gadis yang ada didepan ini akan bersikap lembut .
" Nih aku bawakan makan siang mu dan juga nona itu ." jawab Zack .
Zack ingin melihat sendiri bagaimana bos nya itu memperlakukan gadis disampingnya .
" Makan lah biar kamu memiliki tenaga... saat ini hanya bubur yang bisa kamu makan .." ucap Reygan yang melihat Quera Engan memakan bubur .
" kalau sudah sehat nanti baru makan yang lainnya oke .." lanjut Reygan dengan lembut dan juga penuh perhatian .
Zack yang melihat itu dibuat ternganga benarkah ini bosnya yang kejam dan tiran itu .
kenapa disini menjadi pria yang sangat lembut begini .
" Kau belum keluar juga ternyata .." ucap Reygan yang melihat Quera sedang melirik Zack .
" Oke... oke aku keluar tidak akan menganggu mu lagi .." jawab Zack yang langsung keluar dari ruangan itu .
" Hah apa si bos lagi kerasukan cinta .." gumam Zack .
" ha ha ha.. kau diusir bos yah... kasihan " terdengar tawa mengejek dari sahabatnya yang berprofesi sebagai dokter itu .
" Hah bro Yang didalam itu bos kan ..." tanya Zack yang seolah masih tidak percaya.
" Kau pikir siapa yang berada didalam ... " ucap Marvel dengan cuek .
" Luar biasa andai bos begitu terus mungkin kita akan hidup damai ..." jawab Zack .
Sedangkan orang yang dibicarakan asyik menyuapi gadis cantik yang kini cemberut membuat gemas sendiri melihat .
" Jangan cemberut begitu baby ...dan bicara lah aku tahu kau bisa bicara .." ucap Reygan yang menggoda Quera.
Mendengar itu Quera melotot mata nya membulat sempurna .
" Kau..." ucap Quera dengan lirih .
" yes ...Baby " jawab Reygan seakan tanpa dosa .
" Quera .... jangan melotot begitu dan juga bibir ini jangan cemberut terus itu membuat ku gemas " ucap Reygan sedangkan tangan nya kini mengusap lembut bibir Quera .
" Kau ... dari mana kau tahu nama ku itu.." tanya Quera
" Hemm yah ... aku tahu saja tadi sebelum kau pingsan menyebutkan nama Quera .." jawab Reygan yang tidak ingin membuat Quera curiga jika dia sudah tahu semuanya .
" Aku menyebutkan apa saja ..." tanya Quera lirih .
" Tidak banyak hanya ... bilang Abang kepala Quera sakit bang ..itu saja " jawab Reygan seolah olah menirukan Apa yang dikatakan Quera .
" Kalau boleh tahu siapa Abang mu bolehkan aku bertemu .." lanjut Reygan .
" Tidak kita hanya orang yang baru kenal ..." jawab Quera.
Reygan hanya bisa menghela nafas mendengar jawaban Quera .
__ADS_1
" sabar Ax... sabar dia tak mengingat mu sabar jangan buat dia kesakitan lagi .." batin Reygan ." jangan egois Ax jangan terburu buru ini hanya sebentar seduh cukup kau mencarinya 10 tahun ini." lanjutnya
sesaat terjadi keheningan diantara mereka membuat suasana canggung yang membuat keduanya saling pandang .