
Dengan suasana hati yang dipenuhi amarah Rebecca pergi meninggalkan ruang tamu . Saat Rebecca telah berada dilantai 2 dia bisa mendengar dari ruang tamu .Mata Rebecca menatap tajam bagaimana bisa mereka tertawa dengan renyah .
Bahkan para pelayan begitu menghormati wanita yang mengangku . Jika dirinya adalah nyonya pertama .Selama dia berada dimasion ini dia tidak pernah mendapatkan perlakuan istimewa seperti sekarang .
" Sialan ... kau harus bisa menyingkirkan wanita itu . Zergan harus tahu aku harap pria itu bisa menyingkirkan wanita itu dengan cepat . Jika tidak selama nya aku tidak akan bisa mendapatkan Reygan dengan utuh. " Ucap Rebecca mantap kearah ruang tamu .
" Cih ... wanita itu berani berkhayal untuk menjadi nyonya pertama . Sungguh lucu aku ingin sekali menghancurkan wajah nya ." Ucap Hara dengan sinis . Dia masih melirik kelantai 2 yang ditempati Rebecca .
Hara masih mengingat bagaimana perjuangan sang ibu saat melarikan diri . Yang membawa nya sambil menghindari anggota pegasus yang terus mengejar . Hingga ibunya meninggalkan dirinya disebuah rumah kecil dipinggir perbatasan .
Masih beruntung ada yang mau menolong nya.Dan membawanya kerumah mereka meski keadaan mereka juga tidak baik .Setelah dia cukup besar memutuskan untuk pergi untuk mencari ibunya . Tapi fakta yang mengejutkan adalah sang ibu telah tiada dengan keadaan yang mengenaskan .
Dari kejadian itu lah yang membuat Hara memutuskan untuk bergabung dengan salah satu . Asosiasi pembunuh bayaran dengan tujuan untuk membalas dendam kepada yang ayah .
" Hara ....apa ku yakin akan menemui pria itu?." Masaya bertanya dengan memiringkan kepala.
" Iya ....aku melakukan sesuai dengan rencana . Aku akan menemuinya jika dia mengenali ku . Aku ingin melihat apa dia masih memiliki kasih sayang seperti dulu ."Jawab Hara dengan lirih .
Sejujurnya dia juga merindukan Zergan yang merupakan kakaknya .Yang dulu sangat lembut sekarang berubah menjadi iblis .
" Eemm... semoga saja dibisa mengenali mu . Dan aku harap dia juga bisa mundur tanpa perlawanan ." Sahut Quera dengan datar .Ibu dari si kembar itu hanya bisa menghela nafas . Untuk bisa mengontrol diri nya saat ini dai sudah lama tahu cerita tentang Hara .
Dia juga bisa melihat kesedihan luka dan juga dendam yang membara dari mata nya .
Saat yang bersamaan dikantor RK Terlihat seorang pria tengah dudu dikursi dengan kaca mata . Yang menghiasi wajahnya terlihat begitu sempurna .Pria itu masih sibuk dengan berbagai dokumen yang ada dimeja nya .Sampai dering ponsel membuyarkan fokusnya terhadap dokumen itu .
__ADS_1
"Katakan ..."Ucap Reygan dengan suara barito nya .
" ..... Semau berjalan sesuai dengan rencana ." Sahut dari balik telfon .
" Eemm .... tatap awasi satu Minggu kami akan datang ." Sahut Reygan dengan raut wajah dingin .
" ...baik ...." Jawab dari balik ponsel .
Setelah itu panggilan terputus ruangan itu kembali sunyi sebelum keributan terjadi . Dimana seorang pria masuk dengan senyum jenaka nya .Dari usia terlihat sekitar 25 tahun . Dengan senyum tengil nya dia duduk dengan menyilangkan kaki .
" Apa yang kau lakukan disini?." Reygan bertanya dengan dingin.
" Tidak ada aku hanya bosan tidak ada J ." jawab nya sambil bermain main.
" Cih .. pergi lah ke masion Edgar saat ini kau bisa bermain disana dengan anak anak ." Ucap Reygan tanpa melihat pria yang saat ini sedang duduk didepannya .
"OOO...iya aku lupa aku kesini mengantar berkas dari Abang pertama ." Lanjutnya sebelum membuka pintu .
" Dan kata Abang....Dia akan mengambilnya sendiri . Jadi tidak perlu datang kepada abang ." Sambungnya sebelum menghilang dibalik pintu .
Reygan melihat kearah meja benar ada dokumen baru . Yang diletakan K dengan sambil menopang kaki .Reygan mengambil dokumen itu dan melihat apa yang tertulis .
Mata pria itu melotot sempurna saat melihat dokumen itu .
" CK ....sungguh tidak terduga dan ini luar biasa ." Ucap Reygan sambil menggelengkan kepala setalah melihat isi dari dokumen itu .
__ADS_1
Tangan menekan salah satu tombol yang langsung terhubung dengan ruangan Alfa dan juga Edrick .Tak lama keduanya datang dengan kusut .
" Bos ... ada apa kenapa menggunakan panggilan darurat ?." Tanya Edrick dengan loyo .
" Baca ini ... dan cari informasi secepatnya .Kapan Zack datang?." Tanya Reygan dengan datar .
" Nanti siang ....Habel sudah berada disana bersama dengan Max untuk mengurus markas ." Jawab Alfa dengan tenang . Meski ada keterkejutan dari mata nya saat membaca dokumen .
" Eemm ....bersiap rata mereka dengan cepat ." Perintah Reygan dengan dingin . Tapi juga tersirat kebencian yang mendalam .
" Baik .... kami pergi sekarang ." Jawab Edrick yang tak kalah geramnya .
" Lalu dari mana kau mendapatkan ini .?" Tanya Alfa dengan menyeringit kening .
" K baru saja datang ." Jawab Reygan .
Kedua orang itu tahu dari mana datang nya dokumen itu berasal . Sehingga hanya bisa menghela nafas dalam . Mereka juga tidak menyangka jika wanita itu sekarang ada disekitar mereka dengan mengubah wajah .
" Sungguh .... kemampuan yang luar biasa . " Ucap Edrick dengan menggeleng kan kepala nya .
" CK .... jadi yang berada di RSJ itu palsu .?" Tanya Alfa dengan menyipit kan mata .
" Bukan ....Jika menurut data ini dia akan meninggalkan tempat itu disiang hari dan malam hari akan kembali ." Jawab Edrick setelah membaca dengan cermat .
" Dengan begitu dia bisa mengelabui kita semua . Jadi temukan dia dan buat dia lebih menderita dari pada di RSJ .dan juga dapatkan dokter yang telah membantunya." Ucap Reygan dengan cukup panjang .
__ADS_1
" Baik ..." Jawab kedua nya . Setelah itu kedua pria itu pergi meninggalkan ruangan Reygan . Segara untuk mencari wanita itu untuk keselamatan bersama .Jika dulu bukan karena permintaan Quera sudah pasti Reygan akan membunuhnya .