
Mobil melaju dengan cepat pria yang ada dikursi penumpang tersenyum senang . Malam ini akhirnya dia bisa bersenang senang para wanita musuh .Angel rose dari duku sudah terkenal dengan wanita cantik . Sehingga dia juga berpikir hal yang sama,sehingga begitu semangat .Tanpa perduli jika dirinya saat ini telah masuk jebakan serigala .
" Taun ....kita sudah sampai..." Sang supir berkata dengan suara rendah .
" Oke.... aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan lord ." Pria itu turun dengan tawa yang terdengar sangat senang .Saat pria itu turun dia disambut dua pemuda dan dua anak kecil yang sedang memungut sampah . Pria itu menatap nya dengan jijik yang terlihat jelas di netral pria itu.
" Cih .... menjijikkan kenapa lord membiarkan pengemis berada disini .?" Gumam pria itu bertanya . Tapi dia masih mengingat apa yang akan terjadi . Sehingga hanya mendengus dan berlalu pergi . Keempat mata yang menatapnya dengan hina itu mendengus kesal.
" Sial jika saja ....kita tidak sedang menjalani hukuman sudah pasti aku akan meledakan kepalnya ." K berkata dengan sarkas .
" Kau pikir hanya kau saja ...yang kesal .Aku ingin sekali menendang kaki ketiga nya ." Sahut J tak kalah kesal.
" Huh ...bodohnya aku kenapa tidak membawa Hunter ." Gumam Damian merutuki kebodohannya saat ini .
" Eemm ...kalau ada Hunter paling tidak kita bisa memberinya sambutan ." Sambung Alaska dengan wajah memerah kerena kelelahan .
Diruang monitor tawa menggema diruangan itu tanpa bisa dicegah . Saat melihat amarah yang begitu jelas terlihat dari keempatnya .
" Ha ha ha .... aduh perut ku sakit .Sungguh melihat wajah tersiksa mereka membuat ku puas . " Sam tertawa sambil memegangi perut nya .
" Kau benar .... aku yakin mereka saat ini sedang mencari maki orang itu . Ha ha ha ha ..." Zack menimpali ucapan Sam . Yang lainnya juga tertawa saat memperhatikan gerakan bibir yang mereka lihat .Mereka kembali fokus kepada musuh yang datang dengan teliti. Pria yang saat ini sedang gembira apa lagi dia melihat lord muda . Yang menyambut nya secara langsung sehingga bisa dipastikan akan ada pesta kemenangan.
__ADS_1
"Selamat lord .... selamat ." Pria itu berteriak dengan gembira .
," Eemm ....ayo masuk yang lainnya belum datang . " Zergan berkata sambil membalik badan .melangkah masuk .Pria yang datang mengikuti nya dengan senang hati .
Hara tersenyum dengan manis berdiri disamping meja . Yang sudah ada berbagai macam minuman beralkohol .
" Silahkan tuan...." Sapa Hara dengan berusaha menahan tangannya agar tidak memukul pria yang tersenyum mesum kepada nya .
" Aahh terima kasih cantik ... Lord Dimana nona Rebecca .?" tanya pria itu dengan senyum menjijikan untuk dilihat oleh para wanita .
" Tenang saja ...dia akan datang . Dan kalian bisa menikmatinya seperti biasa ." Jawab Zergan sambil melipat kaki nya . Punggung bersandar disofa empuk yang tersedia disana . Pria itu melihat sekeliling dengan senyum cerah .
" Anda selalu tahu...apa yang terbaik lord ...Apa kah lord tua juga sudah ada disini .?" Pria itu bertanya lagi dengan sopan .
" Dia sangat cantik ....lord ...." Ucap pria itu meminum cairan yang memabukkan itu .
" Tentu saja ...tapi yang ini khusus untuk ku . Jadi jangan coba coba untuk memintanya ." Zergan mengucapkan dengan penuh tekanan . Tak lama beberapa pria berdatang dengan tawa yang begitu senang . Zergan meremas pinggang adiknya yang sudah terlihat dipenuhi amarah .
" Jika kau tidak sanggup pergilah bersama dengan suami mu .Aku akan mengatasi mereka .Suami mu sudah memberikan salah para anggota mereka untuk memperlancar semaunya ." Bisik Zergan dengan senyum menggoda .
" Baik lah ...jika aku terlalu lama disini bisa bisa aku melepaskan tembakan kepada nya ".Bisik Hara tak kalah lirih .
__ADS_1
" Pergilah ...persiapkan dirimu tunggu aku dikamar ." Ucap Zergan tak lupa pria itu mengecup kening adiknya.
Benar saja saat Hara telah pergi dari ruangan itu . Ada beberapa pria datang dengan jas mahal mereka . Yang datang kali ini bukan hanya anggota lama. tapi juga para penerus mereka ikut untuk merayakan kemenangan mereka .
" Bagus ...dengan begini kita sudah bisa memulai pesta malam ini ." Seru Zergan dengan mengangkat gelas nya tinggi tinggi . Untuk bersulang dengan para tamu yang akan dibantainya saat ini .
" Selamat Lord .... selamat dengan begini kita bisa menguasai segala aspek . " Salah satu dari mereka berteriak dengan keras. Sehingga suaranya menggema ,setelah itu dia meneguk anggur yang ada ditangannya .
Prok ...prok...prok....
Zergan memberi tanda begitu juga para anggota wanita datang dengan senyum Menggoda .Mereka sengaja menggunakan baju yang begitu minim.Tapi jangan salah baju itu bisa membunuh dengan begitu muda .Apa lagi mereka yang berasal dari mawar kematian . Mereka telah siapa menebar racun dengan senyum manis mereka .
" Mari kita mulai berpesta .....," Sambut yang lainya dengan senang hati .Juga ada tak lama datang tiga orang wanita salah satunya sedang dalam keadaan hamil .Wanita itu begitu terkejut saat melihat Damian dan Alaska yang sedang membersihkan sampah didepan.
" Kak ...aku melihat anak Reygan didepan ...apa benar itu mereka .?" Rebecca bertanya dengan nada yang begitu manja .
" Eemm ..itu memang benar .. apa yang dingin kau lakukan . Jangan bertindak gegabah diam lah nikmati pestanya . Kelihatanya kehamilan mu cukup menganggu malam ini ." Zergan berkata dengan sinis kepada wanita hamil yang ada didepannya .
" Tenang saja kak .... tapi apa kau dimana saat ini Reygan berada . Bagaimana pun dia adalah ayah anak ku .?" Rebecca bertanya dengan mengusap perut nya yang terlihat mulai membuncit .
" CK CK .... bagaimana kamu bisa berpesta dengan kami . Jika kau begitu kesulitan seperti saat ini .Dan apa lagi itu anak dari Reygan Romanov . " Cibir salah satu pria yang menatap Rebecca dengan mesum .
__ADS_1
" Itu benar nona....dan juga sepertinya kau membawa teman baru .?" Pria yang berada dipojok bertanya dengan mata yang mulai memerah .