
Setalah pembicara yang cukup intens akhirnya Hans mengambil keputusan dengan membawa Quera pergi kesana .Dia tidak ingin jika terjadi sesuatu kepada Quera Dengan kandungan Quera yang lemah membuatnya harus tegas .
Saat ini Hans sedang berhadapan dengan Reygan dengan wajah datar.Banyak mata yang mengawasi mereka . Hanya kedua pria itu tidak memperdulikan bisikan dari para wanita yang ada di disana .
" Apa yang membuatnya menyeret ku kesini bang .Aku yakin kau tidak akan hanya diam saja seperti ini .?" Tanya Reygan dengan dingin .Ini sudah 10 menit tapi Hans hanya diam saja .
" Hah ....aku juga sulit untuk mengatakannya tapi ini harus. " Jawab Hans sambil menghela nafas kasar ." Kami akan membawa Quera untuk berobat .Dan kau tidak bisa pergi bersamanya .Aku pastikan tempat itu aman dan juga hanya disana yah bisa menyelamatkan Quera saat ini ." Lanjutnya dengan wajah yang masam .
" Aku berencana untuk membawanya pergi dari ku lagi bang .?" Tanya Reygan dengan lesu .
" Iya .... ini juga terpaksa , Kau tahu sendiri kan keadaan nya saat ini .Ini hanya sebentar jadi bertahan lah ." Ucap Hans tak kalah sendu .
" Aku tahu bang ....jika itu untuk keselamatan nya lakukan bang asal di kembali dengan baik baik saja ." Jawab Reygan dengan semakin sendu .
"Emm aku pastikan dia kan kembali .Saat Quera kembali bersiap lah pernah yang sesungguhnya akan dimulai .Aku berharap kau siap dan juga DK menjadi kartel bukan hanya sekedar klan seperti sekarang." Ucap Hans dengan pelan dan lirih hanya Reygan saja yang mendengar perkataan Hans .
" Akan aku usahakan bang ....aku berjanji kami siap berperang kapan pun Quera Kemabli .Aku akan menunggu nya bang , Meski kami tidak bisa memiliki anak lagi aku rasa anak kalian akan mengobati rasa sakit kami ." Ucap Reygan dengan mata yang berkaca kaca .
"Eemm.... iya kau benar sudah jangan terus merasa bersalah bahkan kau sekarang sudah melakukan steril . Seharusnya kau bisa memiliki anak dari wanita lain ." Tanya Hans kepada Reygan .Pria itu mencoba untuk mengetes seberapa besar rasa cinta nya kepada Quera .
"Tidak bang .... aku hanya ingin anak dari Quera tidak dari wanita manapun ." Jawab Reygan dengan tegas ." Maka dari itu aku melakukan itu agar tidak ada wanita manapun yang akan memanfaatkan kelemahan Quera saat ini ."Lanjutnya dengan mata yang memancarkan aura yang berbeda .
" Lakukan apa pun yang menurut mu itu baik .Jangan siksa dirimu sendiri jika nanti Quera kan lama kembali ." Ucap Hans dengan sedikit senyum miring .Entah apa yang sedang dipikirkan nya hanya Hans lah yang tahu .
__ADS_1
" Lalu kapan Abang akan membawa nya pergi .?" Tanya Reygan dengan sendu .
" Setelah Sia memastikan jika Quera bisa melakukan perjalanan ." Jawab Hans dengan tegas . Dia harus melakukan itu dengan cepat sesuai dengan arahan Sia .
Sedangkan dikamar rawat Quera terlihat gadis berkaca mata , yang sedang menangis saat melihat keadaan Quera yang masih lemah .
"Seharusnya aku bisa membantu mu .... lihat sekarang kau kesakitan seperti ini tanpa ku bisa menolong mu ." Ucapnya lirih disela isak tangis nya .Sedang kan Quera hanya bisa terdiam dengan lemas memandang gadis itu .
" Sudah jangan menangis lagi..kami kan melakukan yang terbaik untuk Quera ." Jawab Sia dengan datar .Dia tidak menyangka jika teman Quera ini akan sebegitu bersalahnya dengan keadaan Quera saat ini .
" Aku hanya .... tidak tahu harus berbuat apa saat ini .Hiks ....seharusnya aku bisa menolong Aqila tapi aku ..." Ucap Kelly yang masih menangis terpotong saat Alfa masuk kedalam ruangan itu .
"Kau sudah berusaha dengan memberi tahu kami, jika kau telat memberi informasi kami juga tidak akan tahu keadaan nya ." Sahut Alfa yang mendengar keluhan gadis yang tinggal bersama beberapa hari ini .
" Iya ...apa yang dikatakan Alfa memang benar jadi kami lah yang seharusnya berterima kasih kepada mu .Jadi sudah jangan menyalahkan diri mu sendiri lagi ." Sambung Sia menenagkan Kelly ." Aqila beruntung memiliki teman seperti mu ." Lanjutnya sambil menepuk punggung Kelly dengan pelan .
"Tenang lah saat ini kau tidak sendiri kami bersama mu .Kakak Pastikan tidak akan ada yang berani menyentuh mu ." Ucap Sia dengan tegas terlihat Sorot mata Sia yang memancarkan sinar yang berbeda .
" Kau juga punya Alfa yang akan menjaga mu ...jadi jangan terus bersembunyi keluar lah dari kegelapan ini ." Lagi lagi Sia mengatakan nya dengan penuh kasih .
" Hua .... Kakak aku punya kakak hiks .... aku hiks ...." Ucap Kelly dengan tangis semakin keras .Hingga akhirnya Alfa membawa Kelly kedalam pelukannya .Pria itu membawa Kelly keluar dari ruangan Quera agar tidak menganggu Quera istirahat.
" Sudah jangan menangis lagi ....kami akan selalu menjaga mu .King juga memintamu untuk bergabung dengan kami .Kami tahu siapa kamu jadi jangan lagi bersembunyi .Keluarlah kami akan mendukung mu ." Ucap Alfa dengan lembut saat Kelly masih menangis didalam pelukan pria itu
__ADS_1
" Hiks ... terima kasih ...hiks ..." Jawab Kelly dengan lemah selama hidup sendiri dan diburu oleh keluarga nya baru hari ini gadis itu menangis dengan begitu tersiksa .Bersama dengan mereka selama hampir setengah bulan membuatnya merasa kehangatan keluarga .
Entah berapa lama Kelly menangis sampai tertidur dipelukan Alfa .Tanpa mereka sadari jika ada beberapa pasang mata yang melihat mereka .Mereka saling pandang saat Alfa mengusap lembut sisa air mata gadis itu .Saat itu dia menyadari jika kaca mata yang digunakan Kelly sama dengan yang digunakan Quera .Sampai akhirnya dia mengusap lembut wajah gadis itu dan benar dia juga menyadari jika itu juga make up untuk menutupi wajah asli gadis yang tertidur dipelukannya itu .
" Hemm..... dia sedang tidur jangan kau melakukan apa pun .Lakukan saat nanti bangun ." Ucap Zack menyindir Alfa .
" Sshhtt ...diam lah ." Jawab Alfa membawa pergi Kelly yang sudah lelap .Marvel terkekeh geli saat melihat itu .
" Hehe he ...sepertinya serigala itu sudah mendapatkan betinanya." Ucap Marvel dengan terkekeh . Yang disambut dengan anggukan kepala oleh Zack .
" Sudah lah biarkan saja semoga .... mereka bisa bersatu .Kau tahu akan jika Alfa itu hampir mirip king ." Sahut Edrick yang dari tadi hanya diam memperhatikan saudara itu .
Ketiga pria itu pergi menuju ruangan Quera untuk mencari Reygan .
Cklek ....
Marvel mendorong pintu hingga terbuka , Dan disambut oleh Sia dengan wajah datar .
" Eemm....lady kami mencari bos ...kemana dia ?" Tanya Zack sedikit canggung .
" Axe ....sedang keluar dengan Hans kalian bisa mencarinya di kantin rumah sakit." Jawab Sia dengan tenang .
" Eemm....kami akan pergi mencarinya ada sesuatu yang harus kami bicarakan ." Jawab Marvel .Entah kenapa dia merasa gugup saat melihat Sia yang mendominasi .
__ADS_1
Kedua pria itu pergi dengan jawab masam .Sedangkan Edrick berdiam diri disana sambil mengamati keadaan Quera.
"Si .... bagaimana keadaanya sebenarnya jangan kau tutupi lagi .?" Tanya Edrick dengan sengit .