
Quera kini sedang termenung apa yang sebenarnya dia rasakan saat ini dia hampir tidak merasakan dendam yang selama ini dia rasakan .
Dia disini hampir 2 Minggu dia seharusnya ini jadwalnya untuk meminum ramuan khusus dari Sia .
Dia tidak mungkin memberi tahu hal ini pada Reygan .dia nyaman saat bersama pria itu walau mesum tapi dia merasa sangat dekat .
" Baby... apa yang sedang kau pikirkan ...Hemm tidak baik sering melamun.."Reygan selalu khawatir jika melihat Quera melamun .
" Eemm tidak aku hanya bingung aku sudah disini selama 2 Minggu pasti semua orang yang mengenal ku bingung mencari aku..." ucap Quera lirih .
Pasti teman nya Kelly akan sangat panik mencarinya .dan juga Tesya wanita yang menyayanginya tanpa perduli siapa Quera .
" Tenang lah baby ... mereka tidak mencari mu semua sudah aku urus .." jawab Reygan santai .
" Eemm bisakah aku mengirim Demon dan Whiteley keluar dari pulau aku ingin mereka bertemu seseorang.." ucap Quera dengan pelan .
" Baby .. bisakah kau percaya kepada ku lebih baik aku yang kesana daripada mereka " jawab Reygan .
" Eemm... bukan itu masalah nya tidak semua orang bisa kesana aku takut kamu malah tidka kembali .." Quera berbicara pelan .
" ha ha ha ... baby apa yang kau khawatir kan Hemm.." tanya Reygan .
" Eemm... aku takut kamu akan dihajar abang .." jawab Quera lirih..
__ADS_1
" ha ha ha ..baby ..bukan kah kamu juga tahu bagaimana kemampuan bertarung ku kamu kan pernah merasakannya ." ucap Reygan bangga sambil tertawa walau dihatinya dia meringis sedih dijadikan samsak oleh Hans dan juga Sam .
Membayangkan saja sudah merinding duluan .
jika Satu Lawan satu mungkin masih bisa mengalahkan salah satu dari meraka.
Tapi...... bila mengingat siapa lawannya juga pasti akan merasa takut meski tidak akan menolak jika mereka mengajak duel .
" Aku tahu kamu ... bisa tapi apa kamu yakin sanggup menghadapi mereka bukan hanya Abang tapi juga Kakak dan juga keduanya .." ucap Quera .
" Baby .... tenang saja oke ... semua akan baik baik saja .." jawab Reygan meyakinkan jika dia mampu menghadapi semuanya demi Quera .
"Eemm aku percaya ..." jawab Quera
"Aku juga ... tidak tahu kenapa bisa ..." sahut Quera .dia juga merasa bingung kenapa bisa jika bersama pria ini dia jadi banyak bicara .
" Baby.... bolehkah aku bertanya.." ucap Reygan sambil membelai rambut Quera yang saat ini sedang ada dipelukannya .
" Tanya saja bukan kah dari tadi sudah bertanya .." jawab Quera .
" Eemm... baby apa kamu pernah melihat cincin dengan permata biru safir .." ucap Reygan lirih .
" Cincin biru safir ... sepertinya aku punya tapi. aku simpan " jawab Quera " kata Abang itu cincin yang bagus jadi dia memintaku menyimpan nya .." lanjut Quera yang bersandar di dada bidang sang pria .
__ADS_1
" Axe ... jangan bilang kau membutuhkan cincin itu untuk wanita lain apa kau mau aku memotong junior mu ..." ucap Quera membuat Reygan langsung merinding..
" Tidak baby... cincin itu bisa membuka kunci pintu disini ." jawab Reygan .
" Oohh.... begitu toh..." sahut Quera .
" Baiklah minta saja pada Abang .." lanjutnya lagi .
Reygan menggaruk kepala nya tidak gatal kenapa wanitanya ini terlalu imut jika manja begini.
" CK ... baby jika kamu terlalu imut jangan salah kan aku jika memakan mu lagi..." bisik Reygan ditelinga Quera yang membuat Quera tersenyum masam membuang muka .
Yah mereka baru saja melakukan 2 ronde dan sekarang pria ini malah bilang lagi ...
Definisi pria mesum yang tidak ada obatnya itu lah pikiran Quera .
" Baiklah sekarang tidur dulu sebelum aku memakan mu .." ucap Reygan melihat wajah masam yang istri .
Mengingat kata Istri membuat dia tersenyum yah dia sudah menikahi wanita yang ada dipelukannya ini sejak membawanya kepulau ini. hanya saja belum ada Peresmian saja dan juga janji suci itu saja tinggal tunggu waktu yang tepat... saat semua sudah selesai .
Cincin kunci untuk membuka pintu dari pulau kembar yang dijaga Alfa terdahulu .
__ADS_1