Mysterius Girl

Mysterius Girl
Kedatangan kakek Zhafran .


__ADS_3

Disaat Reygan yang masi kebingungan bagaimana membuat Quera bisa cepat sembuh dari rasa sakitnya .dibandara terlihat seorang kakek yang baru saja turun dari pesawat didamping oleh sang asisten yang umurnya juga terlihat sudah paruh baya .


Kakek Zhafran akhirnya datang namun dia tidak melihat kalau ada cucu kesayangannya itu .


" Kemana bocah nakal itu ....bukan kah aku sudah bilang kalau aku hari ini sampai ..." ucap kakek Zhafran


" mungkin tuan muda sedang ada dijalan .." jawan Zaen .


"coba kau hubungi sekarang ..," ucap kakek Zhafran geram kepada sang cucu.


Tut.... Tut....Tut ...


setelah terdengar nada sambung beberapa saat .


" Hemm..." jawab diseberang telfon .


" Cucu nakal ... dimana kau bukan kah kakek sudah bilang .." tanya Kakek Zhafran.


" rumah sakit ...." jawab Reygan .


" Apa... kau sedang sakit hah... " bentak kakek Zhafran yang kaget mendengar jawaban sang cucu .Bukan nya jawaban malah dimatikan itu membuat sang kakek mengamuk .


" Berandalan ini ... bisa bisanya membuat ku marah awas saja kau .." ucap Kakek Zhafran .


" ke rumah sakit sekarang .." lanjutnya memberi perintah kepada sang asisten .


Setelah berkendara hampir 1 jam kakek Zhafran kini tiba dirumah sakit .di lobby rumah sakit sudah Edrick yang menunggunya .


" Tuan besar ... maaf saya tidak tahu jika anda datang ." ucap Edrick sambil membungkuk hormat .


" Sudah la Rick dimana bos mu yang gila itu. .." tanya Kakek Zhafran .


" Mari tuan aku akan mengantarkan anda ..." jawab Edrick.


" CK bisakah kau memangil ku kakek Rick ..." lanjut kakek Zhafran .


Edrick hanya bisa tersenyum dengan hal itu. Zaen menepuk pundak sang anak .


" Boy .... kenapa bisa tuan muda bisa sakit .." tanya Zaen .


" ehemm ... emm itu yang sakit bukan bos .." jawab Edrick dengan kikuk menjawab pertanyaan ayahnya.


" maksud nya ...lalu siapa yang sakit .." tanya Kakek zhafran .


" Emm kakek bisa ikut saya ke tempat tuan muda .." jawab Edrick .


"Ya sudah ... ayo jalan " jawab Kakek zhafran .


langsung berjalan menuju ketempat Reygan .


Reygan yang kini tengah duduk di samping Quera tangan nya menggenggam erat tangan Quera .yang kini terbaring tak berdaya .setelah satu jam yang lalu Daniz datang membawakan obat untuk Quera .


" Baby... bagaimana kau menjalani hari hari mu ,apa kau tak mengingat ku sedikit saja..."batin Reygan .


" baby aku yakin ini kamu sayang ..lihat lah bagaimana kamu yang begitu tenang apa kau tidak ingin bangun ..." lanjut Reygan .


Dia semakin yakin jika gadis yang terbaring didepan nya adalah gadis kecilnya mengingat ada seorang dokter yang tiba tiba saja datang membawa serum untuk meredakan rasa sakitnya .

__ADS_1


Flash back of .


Disaat Marvel sedang tidak bisa berfikir bagaimana entah dari mana datang seorang dokter yang langsung memberikan suntikan kepada Quera .


Hal itu juga hampir saja terjadi pertengkaran bahkan Marvel sudah hampir saja menodongkan pisau bedah kepada Daniz yang langsung masuk kedalam .


" Siapa kau ...hah apa yang kau berikan kepada nya .kau cari mati .." ucap Marvel mencerca semua pertanyaan kepada Daniz .


" Diam lah jika kau masih ingin menyelamatkan pasien mu ini .. jika ini berlanjut ini akan membahayakan nya." jawab Daniz .


" Jika terjadi sesuatu kau kan terkubur bersamanya .." ucap Marvel .


" kau tenang saja bukan hanya aku tapi kami semua .." jawab Daniz ambigu .


setelah Daniz memberikan serum kepada Quera mulai tenang dan tidak kesakitan .


" cih seharusnya kalian lah yang akan terkubur .." batin Daniz yang melihat Quera yang kini sudah jauh lebih baik ." apa yang kau ingat princess sampai kau kesakitan seperti ini.." ucap Daniz .


Tanpa permisi Daniz segera meninggalkan ruangan Quera tanpa ada yang menyadari jika Daniz sudah pergi begitu saja .


" Kemana perginya orang tadi .." tanya Marvel kepada dokter yang menemaninya .


" Kami tidak tahu dokter .. " jawab mereka .


Masih dalam kebingungan Marvel memeriksa keadaan Quera yang kini mulai stabil kembali .


" Syukurlah ... kita bisa tenang sekarang .." ucap Marvel .


Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan Marvel segera keluar untuk mencari Reygan .


dan menceritakan semua kejadian yang ada Diruangan itu .


Flash back of


Pintu terbuka membuat Reygan menoleh melihat siapa yang masuk ke ruangan itu tanpa mengetuk nya terlebih dulu.


" kakek ...." sapa Reygan setelah melihat siapa yang datang .


" Siapa dia ..." tanya Kakek Zhafran sedikit memicing kan matanya melihat sang cucu tengah menemani gadis yang terbaring .


" Aqila ...." jawab Reygan " kakek jangan banyak tanya disini pulanglah nanti aku akan menjelaskan " lanjut Reygan .


" kau mengusir kakek mu ini ..." tanya Kakek Zhafran .


" Hemm ...terserah kakek saja ." jawab Reygan dengan malas melihat kakeknya yang terus bertanya .


" Kau cucu lacknutt . .bisa bisa dia mengusir kakek nya sendiri .." ucap kakek .Zaen ayo kita pulang saja kita tidak diterima disini.."lanjut sang kakek berjalan keluar dari ruangan Quera .Zaen hanya mengikutinya dari belakang .


" Ayah tunggu ...sekarang ayah pergi dulu " ucap Zaen kepada Edrick .


" Baik yah ..." ucap Edrick .


Didalam mobil kakek Zhafran masih memikirkan siapa kemungkinan gadis yang sanggup membuat cucunya itu kalang kabut bahkan terlihat sangat khawatir itu


" Zaen ... menurut mu siapa gadis itu .." tanya Kakek Zhafran ..


" Kita akan segera tahu tuan ... setelah orang orang kita mendapatkan data nya ." jawab Zaen .

__ADS_1


" kau selalu bergerak cepat Zaen .." ucap kakek Zhafran .


Zaen hanya tersenyum tipis namun diwajahnya terdapat terdapat kekecewaan.dan itu terlihat jelas oleh kakek Zhafran .


" Sudah Zaen jangan terus merasa bersalah itu semua sudah terjadi ... sekarang Reygan sudah semakin kuat itu sudah lah cukup .." ucap Kakek Zhafran. yang mencoba menenangkan Zaen .


" Tuan besar benar .." jawab Zaen


Setalah berkendara hampir 30 menit mereka sampai di mansion utama Romanov . sontak saja hal itu membuat penghuni Masion kalang kabut melihat siapa yang datang .


" Selamat datang kembali tuan besar ... " sebut kepala pelayan di masion itu .


" Hemm ... kau masih sehat Adolf " tanya Kakek kepada kepala pelayan .


" Yah saya masih sehat tuan besar " jawab Adolf ." Bagaimana kabar anda sendiri tuan .." lajut Adolf bertanya .


" Seperti yang kau lihat ....aku masih bisa berjalan ha ha ha .." kelekar kakek


" Dimana penghuni Masion ini saat ini .." tanya Kakek .


" Tuan Luois saat ini sedang ke cabang , nyonya sedang berada di pertemuan bersama teman temanya sedangkan tuan muda kedua mungkin sedang berada di kantor .." jawab kepala pelayan itu.


" Untuk tuan muda pertama tuan besar sudah tahu ..." lanjutnya lagi .


" Sudah lah sekarang aku ingin istirahat dulu .." ucap kakek .


" Mari tuan saya akan mengantarkan anda. .." jawab kepala pelayan .


Dilain tempat tepatnya disebuah markas atau masion besar yang ada didalam hutan buatan yang sangat indah. Kini ada beberapa orang yang sedang duduk dengan wajah yang cemas menunggu kedatangan orang yang mereka kirim melihat keadaan sang adik kecil yang kini berada di rumah sakit.


" Sial kenapa ... lama sekali Daniz .." ucap Hans .


" Bersabarlah Hans ... perjalanan kesini juga membutuhkan waktu. ." jawab sia .


" Apakah belum ada kabar Sama sekali .." tanya Sam yang melihat bagaimana saudaranya itu gelisah .


" J sudah memberi kabar jika keadaan Quera sudah di tangan Daniz .." jawab Hans .


Tak lama orang yang merak tunggu pun datang .


"Bagaimana keadaan nya sekarang .." tanya Hans yang langsung mencerca pertanyaan kepada Daniz .


" Tenang saja Q sekarang sudah baik baik saja. " jawab Daniz menghela nafas .


" Tapi aku tidak tahu jika hal ini terjadi lagi " lanjutnya dengan nada lesu .


" Lalu apa yang harus kita lakukan .." tanya Sia yang semakin cemas .


" Sial kenapa bisa begini ..." ucap Sam " Lalu bayangan apa yang dilihat princess sampai kesakitan seperti ini." lanjutnya .


" Sial sial ... kalua tahu begini aku akan melarangnya untuk muncul didepan orang itu. ." sambung Hans.


Hans tahu garis besarnya ingatan apa yang didapat akan Quera saat ini .Dia lah salah satu saksi bagaiman dulu Quera begitu dekat dengan Reygan.


" Apa yang harus kita lakukan sekarang yang bisa muncul dihadapan orang itu hanya Daniz ..untuk saat ini jika kita muncul mereka akan menjadi waspada. " ucap sia .


"kau benar lebih baik kita lihat saja dulu .." Jawab Sam .

__ADS_1


" Baik lah Aku dan Alexa akan ke sana sebagai perwakilan perusahaan untuk bertemu dengan Orang itu dan semoga saja kita bisa dapat informasi lagi..," sambung Sam .


" Hemm itu lebih baik ..," jawab mereka .


__ADS_2