Mysterius Girl

Mysterius Girl
Para penganggu


__ADS_3

Sinar mentari kini bersinar dengan cerah mengantikan cahaya rembulan .Sinar matahari yang menyusup dicelah celah jendela itu seakan tak mengusik pasangan yang kini masih tidur .


Lebih tepat gadis manis itu masih nyaman tidur didalam dekapan dada bidan yang kokoh .


Reygan masih senantiasa memandangi wajah sayu yang kini berada didalam pelukannya .


" Uugghh ..,," terdengar lenguhan dari gadis yang berada dalam pelukan pria tampan .


" Morning Baby..." sapa Reygan dengan senyum yang cerah secerah sinar mentari pagi ini.


" Morning Axe....kau kenapa kesini pagi sekali lalu bagaimana keadaan Anna.." tanya Quera .


" Baby....kau belum sadar kah aku tidak kemana pun dari semalam .." jawab Reygan dengan santai .


" Axe .... "belum sempat Quera bertanya lagi Reygan sudah lebih dulu mendaratkan ciuman dibibir Quera .Sontak saja Quera melebarkan matanya .seakan tak percaya Reygan mencium nya .Reygan yang melihat Quera tak menolak tidak melewatkan kesempatan untuk memberikan sedikit lum4tan .


Setelah puas barulah dia melepaskan ciuman itu untuk membiarkan Quera bernafas .


" ciuman pertama ku...." ucap Quera lirih .yang masih bisa didengar Reygan .


" Tadi itu juga yang pertama untuk baby ... jadi kita impas .." ucap Reygan dengan senyum lebar .


" .Iiissshh ... apa sih " rengek Quera yang kini wajah nya sudah semerah tomat .


" Hua hahaha ...baby kau sangat lucu " ucap Reygan yang tertawa .hal itu membuat Quera takjub melihat tawa Reygan yang begitu indah di dengar oleh Indra pendengaran nya .


" Axe... aku malu " ucap Quera menyembunyikan wajahnya di dada bidang milik Reygan .Ini bukan hanya sekedar sandiwaranya saja itu memang benar terjadi .


" Oke Oke ..... aku tidak kan menggoda mu baby .." jawab Reygan ." Baby sebaiknya kita membersihkan diri dulu sebelum Marvel akan datang memeriksa mu lagi .." lanjut Reygan .


" Yah kau benar aku akan mandi lebih dulu .." ucap Quera yang melihat jika infus Yang ada ditangan nya sudah dilepas .


" mau ku bantu Baby ..." tanya Reygan menggoda Quera.


" Tidak ....aku bisa sendiri.." jawab Quera dengan secepat mungkin berlari kekamar mandi yang ada diruangan itu .


Setelah beberapa sat Quera keluar dengan wajah yang berseri .


Pemandangan itu sungguh luar biasa bagi Reygan bisa menyaksikan senyum itu lagi .meski tak bisa melihat wajah aslinya .


" Baby ....Kau menggoda ku kah ..." ucap Reygan dengan suara yang serak .


melihat perubahan Reygan membuat Quera baru menyadari jika kini dirinya belum mengancingkan baju yang digunakan nya .


Bahkan Reygan dapat dengan jelas melihat Tatto yang ada di dada kiri Quera .


" Baby .... ini sangat indah jangan ditutupi .." ucap Reygan raut wajah sudah berubah suaranya semakin serak .


Tanpa Quera sadari jika Reygan sudah ada didepan nya yang langsung mencium bibir itu .

__ADS_1


Kali ini bukan hanya ciuman tapi juga tangan yang mulai menyerang ke mana mana.


membuat Quera melenguh tertahan . .


" Uugghh ..."


Suara Quera menjadi pemicu sesuatu yang ditahan Reygan kini benar Bangun .


Uugghh ... Eemm " lenguhan Quera terdengar merdu seakan menjadi magnet yang menarik Reygan untuk berbuat lebih .


Saat Ciuman Reygan baru saja sampai di leher Quera tiba tiba saja pintu diketuk ...


Tok Tok tok ....


Reygan melepaskan ciumananya dan menoleh melihat siapa yang menggangunya.


" CK sial... siapa yang menganggu ku.." batin Reygan .Quera sudah berlari meninggalkan Reygan .


Cklek ....


masuk lah seorang dokter dan juga seorang pria yang datang dengan senyum tanpa bersalah .


" Sial kalian ....ini menganggu saja .." ucap Reygan .membuat kedua orang yang masuk pun saling menatap .


"Apa mereka datang disaat yang tidak tepat. " batin keduanya .


" Kau benar habis lah kita. .." jawab Edrick dengan berbisik .


" Sampai kapan kalian akan saling berbisik .." suara Reygan membuat keduanya menatap Reygan .


" Maaf...bos saya mengantarkan baju ganti mu juga nona. " jawab Edrick .


" Ehemm apa kita melewatkan sesuatu bos ..tanya " Marvel ." atau kita melakukan kesalahan " lanjutnya lagi dengan wajah yang kebingungan .


x


" Kalian menganggu kesenangan ku saja .. " jawab Reygan .mendengar jawaban Reygan kedua nya seakan faham kesalahan apa yang mereka lakukan .


"Tamat sudah riwayat ku .. jangan jangan bos sedang bermesraan dengan Aqila .." Batin Edrick menjerit .


" Alamak .... sepertinya ada singga yang akan mengamuk .." batin Marvel .


" Emmm bos apakah kita hari ini akan kembali ..." tanya Edrick semoga saja dia tidak mendapat hukuman .


" Yah ... aku tidak bisa berlama lama .." jawab Reygan .


tok tok tok ...


" baby kau sudah selesai ...ini baju ganti mu " panggil Reygan .

__ADS_1


cklek ...


Quera hanya memperlihatkan kepalanya saja untuk mengambil paper bag yang diberikan Reygan .


" ganti lah baju mu aku akan mengantar mu pulang ..." ucap Reygan .yang tidak perduli jika ada dua manusia yang melihat apa yang dilakukan .


" Hemm..... " jawab Quera sambil menganggukkan kepala nya .


Reygan menghela nafas dia tidak tahu apa yang membuat gadis kecilnya itu enggan berbicara dengan orang baru .


" baby ...kenapa kau lebih memilih disebut bisu kalau kamu bisa bicara .." gumam Reygan .


" Bos perlukah aku melakukan pengobatan kepada pita suara Qila .." tanya Marvel .


" tidak perlu ....dia bukan bisu .." Jawab Reygan .Mendengar jawaban yang keluar dari bibir Reygan Marvel dibuat ternganga .


" kau .... kau tidak bercanda " tanya Marvel tergagap


"Tidak untuk apa aku bercanda. .." jawab Reygan santainya dengan memandangi pintu kamar mandi .


" Haish .... dasar budak cinta " seloroh Marvel yang melihat Reygan terus memperhatikan pintu kamar mandi .


" kalian .. pergilah " perintah Reygan " menganggu ... orang saja " lanjut Reygan .


Edrick hanya bisa menepuk jidatnya mendengar kalimat yang baru saja terucap dari bosnya .


Marvel menggeleng miris


" Baik lah kami pergi .... " ucap keduanya pergi meninggalkan bos yang sedang dimabuk cinta .


Suasana di rumah sakit yang begitu indah berbeda dengan suasana di Masion Romanov terlihat Dante dan juga istri yang datang kesana .


" Luois dimana sebenarnya Reygan ...kenapa dia belum kembali. ." tanya Dante setelah duduk dihadapan Luois.


" Tenang lah .. Reygan akan pulang sebaiknya kau bujuk dulu putri mu untuk bersiap di acara gala bisnis besok malam. karena kita akan mengumumkan hari pernikahan mereka ." jawab Luois dia ingin segera mendapatkan cincin warisan itu.


" Baik lah aku akan mengatakan kepada Anna untuk bersiap .." jawab Caren yang berada disamping Dante .


" yah kalian tenang saja ... dia pasti pulang karena kakek kesayangannya ada disini ." ujur Luois .


""Bagus .... sekarang kita harus kembali " jawab Dante .


Tak butuh waktu lama Dante juga Caren sampai dimasion mereka yang disambut para pelayan.


" Selamat datang kembali tuan dan nyonya .." ucap kepala pelayan .dengan tersenyum setelah keduanya lewat kepala pelayan tersenyum sinis .


" Dokter bagaimana keadaan Anna .." tanya Caren kepada dokter yang menangani Anna .


" Untuk sementara ini keadaan Nona Anna cukup stabil nyonya jadi ada tidak perlu terlalu khawatir .." jawab Dokter itu .

__ADS_1


__ADS_2