
" Zack jangan berisik ....." ucap Alfa dibalik Earphone yang terpasang dari masing-masing telinga mereka .
" Heh..... aku tahu apa kalian tahu jika saat ini ada 2 pemuda yang membuat onar di markas Nagata .." jawab Zack santai seakan mereka sedang bersantai pada hal mereka sedang membuat keributan yang sama dengan pembuat onar .
" Heh.... kalian ini sadar tidak jika kalian juga sedang membuat onar .." sahut Max yang jengah mendengar pembicaraan Temannya itu .
Sedangkan keduanya hanya bisa tertawa kecil mendengar jawaban dari max .
" Sudah jangan ribut lanjutan misi ini ..kalau gagal bisa kita dicabik cabik Demon ." seru Alfa .
" Baik kapten ...siapa juga yang mau berurusan dengan hewan itu " jawab Keduanya .
Mereka bergerak dengan senyap kali ini tujuan mereka Markas Benjamin .Mereka kesini untuk mencuri semua senjata dan juga penyimpanan dari orang itu .
" Kap... ada musuh diarah jam 3 berjumlah 6 orang dan juga arah jam 6 ada 4 orang berjaga .." ucap Zack yang sedang memantau keadaan markas .
" Oke .. sudah beres " jawab Alfa .
"Kalian berjalan lurus di depan akan ada persimpangan kalian menuju kiri cepat bergerak ..." suara Zack terdengar lagi .
" Lalu kemana kita sekarang disini tidak ada pintu ini jalan buntu ..." tanya Max yang sudah sampai .
" Bodoh itu ada jalan rahasia " jawab Alfa dari belakang .
" Ayolah cepat tekan tombol Kepala banteng itu " jawab Zack geram .
tanpa menunggu Alfa menekan patung kepala banteng itu dan .
Zzzrrtt ....
__ADS_1
Pintu terbuka terlihat didalam nya senjata berbagai macam jenis Alfa dan Max segera meminta anak buah mereka untuk mengeluarkan semau nya dan membawa nya kabur.
Sedangkan mereka berdua diikuti 5 orang berjalan menuju ketempat lain sesuai arah Zack .
" Kalian sekarang naik kelantai atas segara menuju kamar yang paling ujung .." ucap Zack .
" Oke ... kita berangkat " jawab Max . Meraka berjalan dalam keheningan hingga sampai lah mereka dikamar yang sudah disebutkan Zack .
" CK...sial kamar ini mengunakan password ... " ucap max yang mencoba membuka pintu .
" Minggir ... tunjukan bagaimana password yang digunakan orang itu ." aura Zack terdengar lagi setelah hampir 5 menit
Tiit ..pintu itu terbuka memapakan ruang kerja yang cukup mewah .Mereka menelusuri ruang itu mencari barang penting dan juga brankas orang itu .Akhirnya mereka menemukan yang mereka cari
" Zack lakukan sekarang ..." ucap Alfa .
" Sekarang kita bawa ini ke balkon kita harus segera pergi orang itu akan datang ." ucap Alfa memberi komando untuk segera pergi .
Tak lama setelah mereka pergi ada 3 buah mobil datang menuju markas yang sudah mereka bobol .
Ben melihat anak buahnya yang kini sudah tumbang membuatnya geram .Dia berlari menuju tempat senjata .
" Sial...kepar4t mana yang berani mencuri senjata ku ..." teriak Ben .Belum selesai dengan gudang senjata yang kosong anak buahnya datang dengan wajah panik .
"Ketua ..... brankas anda hilang ketua .." lapor anak buah Ben .
" Bedeb4h ... sialan cari mereka temukan kau ingin mereka menderita beraninya meraka permainkan ku .." teriak Ben penuh amarah dia tidak menyangka jika ada yang berani mencuri di markasnya
"Siapa pun yang sudah berani melakukan ini lihat saja aku akan membalas mereka .." gumam Ben sambil mengamuk kepada anak buahnya yang berjaga .
__ADS_1
Sedangkan yang mencuri kini sedang tertawa bahagia menuju markas mereka . Mereka tidak menyangka jika mencuri akan semudah itu .untung saja King mereka hanya memberi perintah untuk mencuri bukan menghancurkan markas Ben .
🌼🌼🌼🌼
Edrick baru sampai dikediaman utama Romanov segera meminta pelayan untuk membawa Edgar kedalam kamar .
" Bawa ... tuan muda kedua kekamar " ucap Edrick kepada pelayan itu .
" Baik ...tuan " jawab pelayan itu .
Tak...tak...tak....
Terdengar suara langkah kaki membuat Edrick menoleh dia bisa melihat sosok pria yang penuh dengan kharisma berjalan dengan arogan kearahnya .
" Bagaimana keadaanya .." tanya Reygan .
" Dia mabuk berat ... mungkin besok baru bisa diajak bicara ..lalu apa yang akan kau lakukan bos .."tanya Edrick .
" Aku ...juga tidak tahu jika dia mengikuti orang tuanya maka aku juga tidak bisa berbelas kasih lagi tapi ... jika dia mau lepas maka aku akan membiarkan dia pergi menjalani hidupnya ." ucap Reygan
" Hah... semoga saja dia tahu apa yang harus dia pilih selama ini dia sudah tertekan oleh orang tuanya ." jawab Edrick .dia menghela nafas panjang jika mengingat bagaimana Edgar kecil yang selalu mengejar dia dan juga Reygan .
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Thanks you.... All
Jangan lupa like and komen
Bye ..bye
__ADS_1