
Tak butuh waktu lama David datang kekampus sedangkan Quera , Masih duduk dengan tenang . Tanpa perduli melihat Kelly yang saat ini sedang kebingungan .
" Qila .... kenapa bisa begini ....kenapa bisa walikota meminta mereka mengeluarkan mu .?" Gadis itu bertanya dengan nada kesal .
" Apa dia tidak tahu kelakuan anaknya itu ..Cih kalau saja aku bertemu dengan nya pasti aku akan membuatnya malu ." Ucap Kelly geram .
Dia pernah melihat jiak Anna sedang bercumbu dengan salah satu model pria .Di hotel tempatnya bekerja part time selama ini .
Dan itu juga bukan pertama kalinya dia melihat itu bahkan dengan pria yang berbeda .
" Aku sering melihat nya sedang bercumbu dengan beberapa pria yang berbeda. Di hotel aku bekerja , bagaimana mungkin dia itu gadis murni seperti image nya selama ini ." Gerutu Kelly dia benar benar tidak terima jika Anna disanjung begitu tinggi padahal Anna itu rendahan .
Gadis itu terdiam saat seorang pria tampan mendatangi mereka dengan senyum ramah dan mengangguk kepala kepada Quera.
" Aku akan mengurusnya jadi tidak perlu cemas ." Ucap David dengan pelan .
" Heemm.... " Jawab Quera .Membuat David langsung pergi keruangan rektor yang saat ini berada diruangannya .
Tok..
Tok....
__ADS_1
Tok...
David mengetuk pintu ruangan rektor dengan agak keras dia juga emosi saat mendengar princess nya di keluarkan dari kampus , yang sebenarnya miliknya sendiri .
" Masuk .... " Jawab orang dari dalam .David masuk dengan tenang sambil memperhatikan sang rektor yang tidak memandangnya .
" Ehem.... seperti anda saat sibuk sir ....sampai tidak menengok siapa yang datang ." Ucap David membuat sang rektor kaget saat mendengar suara yang berbeda .
" Ma-maaf tuan ..... saya pikir itu salah satu murid yang bermasalah ." Ucap Rektor itu dengan ketakutan dia langsung berdiri menyambut David .
" Cih ... sudahlah aku kesini ingin bertanya , Kenapa bisa Aqila Lhateza dikeluarkan .?" Tanya David tanpa basa basi .
" Maaf tuan .... untuk karena ada laporan jika dia itu simpanan dan banyak hal lain lagi ." Jawab Rektor dengan terbata bata.
" Kami tidak menerima uang darinya tuan tapi dia mengancam jika Aqila tidak dikeluarkan maka dia akan menarik sahamnya. " Jawab Rektor yang semakin ketakutan .
" Heh .....apa kita butuh saham kecil itu katakan kepada walikota jika yayasan tidak butuh saham itu . Dan mulai sekarang dia bukan lagi pemegang saham , dan juga bersihkan nama Aqila sekarang juga." Sambung David semkin mencekam . Amarah pria itu seakan kan meledak begitu saja saat mendengar jawaban rektor itu .
" Baik tuan .... kami akan segera membersihkan nama nya dan mengembalikan statusnya sebagai mahasiswi ."Jawab Rektor itu dengan cepat .
" Ini .... peringatan terakhir jika tidak saya sendiri yang akan mendepak mu keluar dari sini .Dan ingat jangan sampai membuatnya marah atau pun tersinggung ." Perintah David lagi membuat rektor berkeringat dingin .
__ADS_1
" Biak tuan ...." Jawab Rektor dengan lirih .
David pergi begitu saja tanpa permisi . Pria itu ingin segera menemui sang princess . Karena memang sudah lama tidak bertemu .
David hanya bisa memandang dari jauh saat melihat tanda yang diberikan oleh Quera .
" Jangan coba coba mendekat ..... jika masih sayang nyawa ." itu lah kira kira yang terlihat dari gerakan tangan Quera .
David hanya bisa pasrah setelah kode itu akhirnya pria itu hanya bisa menghela nafas . Dan pergi meninggalkan kan kampus .
Guys ..... jangan lupa like and comen nya ....
Thanks guys .....
udah kasih dukungan
Maaf ya... ngak bisa up tiap hari .
dan mampir juga dikarya aku yang lain ...
__ADS_1
Bye bye ... guys
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺